<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957</id><updated>2011-11-24T17:40:25.247-08:00</updated><title type='text'>Pemimpin Hari Ini dan Masa Depan</title><subtitle type='html'>Waktu terus berjalan. Sebagai calon pemimpin masa depan, manajemen waktu adalah penting. Mantapkanlah langkah kita dalam menyongsong masa depan yang lebih baik. Siapkan diri dengan amunisi yang cukup. Jangan sia-siakan waktu dengan hal yang remeh temeh. Ingat !! setiap kita adalah pemimpin, namun bagimana agar kepemimpinan itu muncul dari dalam diri kita, usaha yang keras sangat dibutuhkan.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>35</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-1243195808832900348</id><published>2011-11-24T17:30:00.000-08:00</published><updated>2011-11-24T17:40:25.273-08:00</updated><title type='text'>Mendapat Beasiswa Master (S2) karena Internet</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-v1xLUDv569M/Ts7xvVr8MXI/AAAAAAAAAIw/OvgrODdp-BM/s1600/hotrod3g_icon.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 170px; height: 34px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-v1xLUDv569M/Ts7xvVr8MXI/AAAAAAAAAIw/OvgrODdp-BM/s400/hotrod3g_icon.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5678741975738364274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hari itu, tepatnya Rabu, 4 Mei 2011, merupakan hari yang sangat bersejarah bagi saya pribadi, karena pada hari itu pengumuman hasil seleksi penerima beasiswa S2 ke Universitas Tokyo, Jepang diumumkan. Saya terpilih menjadi kandidat Indonesia untuk menempuh study S2 ke Jepang. Terus terang saya sangat bahagia dan beruntung sekali karena akan berangkat ke Jepang bulan April 2012.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya pribadi, keberhasilan saya mendapat beasiswa tidak terlepas dari peran internet yang membuat saya Xlangkah Lebih Maju. Terus terang, jika tidak karena bantuan internet, saya tidak akan mengetahui informasi mengenai beasiswa tersebut berikut formulir aplikasi yang diperlukan untuk mendaftar. Itu semua saya dapatkan setelah saya googling lewat internet. Saya bisa Xlangkah Lebih Maju dari teman-teman yang lain karena terus terang pendaftar beasiswa ini sangat sedikit dan banyak yang tidak mengetahui informasinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya berhenti sampai disitu saja. Sekarang saya sudah memiliki koneksi ke hampir seluruh universitas di Jepang, dan juga puluhan link beasiswa yang ditawarkan untuk bisa study ke Jepang. Semua saya dapatkan setelah saya banyak mencari informasi lewat internet. Bahkan saat ini saya tergabung dalam group beasiswa internasional sehingga ketika ada update penawaran beasiswa, informasinya akan masuk ke email saya secara otomatis, jadi saya selalu mendapatkan update informasi lebih cepat. Hal ini membuat saya Xlangkah Lebih Maju dari teman-teman yang lain. Bahkan karena banyak informasi beasiswa yang saya dapatkan melalui internet, sekarang saya membuat group facebook khusus bagi teman-teman yang berminat untuk study ke Jepang. Di group itulah semua informasi mengenai beasiswa ke Jepang saya sampaikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sebelumnya saya sangat minim informasi mengenai beasiswa study ke Jepang, sekarang saya merasa seperti gudang informasi beasiswa. Akhirnya saat ini saya banyak sharing dengan teman-teman yang lain bagaimana tips dan trik untuk mendapatkan beasiswa. Inilah yang membuat saya merasa bisa Xlangkah Lebih Maju yang tentunya saya niatkan untuk bisa membantu dan juga bermanfaat bagi teman-teman yang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-1243195808832900348?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/1243195808832900348/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2011/11/mendapat-beasiswa-master-s2-karena.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/1243195808832900348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/1243195808832900348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2011/11/mendapat-beasiswa-master-s2-karena.html' title='Mendapat Beasiswa Master (S2) karena Internet'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-v1xLUDv569M/Ts7xvVr8MXI/AAAAAAAAAIw/OvgrODdp-BM/s72-c/hotrod3g_icon.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-2703790758705987558</id><published>2011-02-06T18:49:00.000-08:00</published><updated>2011-02-06T18:56:24.372-08:00</updated><title type='text'>ACAPELLA : MUSIK YANG UNIK DAN ASYIK</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/TU9fTEMA4rI/AAAAAAAAAIk/LKPZIbBpJ8k/s1600/Justice-Voice01.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 264px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/TU9fTEMA4rI/AAAAAAAAAIk/LKPZIbBpJ8k/s400/Justice-Voice01.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5570776045226877618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;     Acapella merupakan suatu aliran musik yang dibawakan oleh sekelompok orang tanpa menggunakan alat musik . Sebagian orang mengatakan bahwa acapella merupakan musik mulut karena suara-suara yang dihasilkan merupakan suara yang dibuat dengan mulut melalui teknik yang khusus sehingga menyerupai suara aslinya, seperti suara seruling, gendang, terompet, ketipung, bass drum, biola, simbal, dan suara-suara unik lainnya, termasuk suara-suara hewan, seperti burung, ayam, bahkan suara yang menyerupai monyet. Berbagai suara ini dipadukan menjadi satu sehingga menghasilkan sebuah aransemen lagu yang harmonis dan sangat enak untuk didengar.&lt;br /&gt;     Beberapa pakar musik mengatakan bahwa musik acapella berasal dari Afrika melalui para imigrannya yang sudah terbiasa bernyanyi dalam perayaan pesta-pesta di suku-suku pedalaman. Kemudian pada jaman perbudakan mereka mulai menirukan orang-orang kaukasia (bule) yang bernyanyi di gereja-gereja yang diiringi alat musik. Oleh karena mereka tidak mampu membeli atau bahkan tidak diberi kesempatan untuk memainkan alat musik itu, mereka menirukan suara berbagai alat musik untuk mengiringi nyanyian-nyanyian di tenda-tenda tempat mereka berkumpul. Acapella bagi orang kaukasia tadinya hanya dianggap bernyanyi dengan pembagian suara tanpa alat musik dan tanpa menirukan suara alat musik. Tetapi bagi orang Afrika lain, mereka menyanyi sekaligus menirukan suara alat musik, jadi lebih lengkap . &lt;br /&gt;     Personel acapella secara umum terdiri dari lead I (tennor), lead II (tennor), rhythm I (tennor), rhythm II (tennor), rhythm III (barithon), dan bass. Ada juga yang menggunakan istilah lain seperti lead vokal, backing vokal (suara 2), backing vokal (falseto), bariton, perkusi dan bass. Dengan formasi seperti ini, dibutuhkan minimal 4 orang dalam satu tim sehingga dapat diciptakan sebuah lagu yang utuh, artinya minimal ada 1 orang vokal, 2 orang backing vokal, dan 1 orang bass. Untuk membuat sebuah aransemen yang baik, beberapa kelompok musik acapella melakukan beberapa langkah, seperti: (1) Menentukan lagu yang dinyanyikan oleh lead vocal; (2) Menentukan chord dengan bass; (3) Menentukan jenis aliran musik; (4) Menentukan pembagian suara rhythm; (5) Mengaransemen lagu dengan susunan: Intro - Lagu lengkap - Reff - Interlude - Lagu dan atau Reff - Coda pengantar untuk penutup sampai penutup .&lt;br /&gt; Karena acapella merupakan musik mulut, pada umumnya acapella merupakan genre musik yang cenderung “bereksplorasi”, artinya dalam musik acapella para personel dituntut untuk memperkaya dirinya dengan berbagai jenis aransemen dan juga aliran musik yang ada sehingga akan memperkaya pengetahuan dan tentunya keahlian dalam menirukan suara-suara tersebut. Oleh karena itu, seorang personel musik acapella yang professional haruslah benar-benar orang yang cinta terhadap musik dan selalu mengikuti perkembangan musik yang ada sehingga warna musik acapella yang dihasilkan akan terus berkembang dan tidak ketinggalan jaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Perkembangan Musik Acapella&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Kehadiran musik acapella di Indonesia pada awalnya tidak mendapat perhatian yang serius. Pasalnya musik ini terkesan berantakan, tidak harmonis, tidak professional dan tidak moderen. Apalagi jika para pemain tidak dapat menirukan suara alat musik dengan baik, musik yang terbentuk tentu saja menjadi tidak enak untuk didengar. Untuk menciptakan sebuah kolaborasi yang harmonis memang dibutuhkan waktu yang tidak sebentar. Beberapa tim musik acapella yang sukses bahkan membutuhkan waktu bertahun-tahun sampai pada akhirnya dikenal banyak orang karena kualitas musiknya yang luar biasa.&lt;br /&gt;  Awalnya acapella hadir dengan aransemen musik yang umumnya bergaya musik pop. Namun semakin lama tim-tim acapella yang kreatif mengkolaborasikannya dengan musik-musik bergaya keroncong, jazz sampai dangdut. Hadirnya variasi perkusi yang semakin moderen dan “gaya” yang dikenal dengan istilah “beat box”, ternyata semakin membuat aransemen musik menjadi semakin hidup. Segala jenis lagu dapat dimainkan dengan musik acapella bahkan menjadi lebih menarik karena adanya suara-suara tambahan yang sangat unik dan enak untuk didengar. &lt;br /&gt; Sebagai suatu aliran musik yag unik dan kreatif, acapella hadir dengan framenya yang terkesan sederhana dan murah. Karena tidak membutuhkan alat musik yang harganya mahal, banyak pencinta musik kemudian mencoba untuk membentuk tim yang awalnya hanya untuk sekedar mengisi waktu luang sampai tim yang memang benar-benar serius dan professional. Para personel musik ini tercatat mulai dari anak SD, SMP, SMA sampai dewasa bahkan banyak juga yang sudah berumah tangga. Kalau dulunya acapella hanya berkembang sebagai musik-musik gereja, saat ini acapella telah banyak dipakai oleh group musik umum sampai group musik islami, seperti nasyid. Bahkan di beberapa kota, nasyid acapella berkembang sangat luar biasa yang umumnya dibawakan oleh anak-anak sekolahan. Melihat potensi perkembangan nasyid acapella yang sangat luar biasa, di beberapa daerah bahkan telah dibentuk ANN (Assosiasi Nasyid Nusantara) yang berpusat di Jakarta.&lt;br /&gt; Di Jogjakarta misalnya, nasyid acapella menjadi aliran musik yang cukup dikenal. Tim acapella yang terbentuk juga cukup banyak. Berbagai perlombaan diadakan untuk menguji kemampuan dari personel tim acapella dalam menciptakan sebuah kreasi musik yang unik dan menarik. Bahkan di beberapa acara mulai dari acara informal, seperti acara sarasehan, perpisahan, reuni, sampai acara yang formal seperti pernikahan, seminar dan lokakarya, musik acapella menjadi pilihan untuk mengisi acara hiburan. Beberapa tim musik bahkan sudah mampu memasuki dapur rekaman dan menghasilkan beberapa album lagu, mulai dari album lagu kompilasi sampai album sendiri. Dengan berkembangnya tim-tim nasyid yang beraliran acapella di berbagai daerah di Indonesia, FNI (Festifal Nasyid Indonesia) pun akhirnya muncul sebagai ajang kompetisi khususnya bagi tim acapella untuk menampilkan kreasinya yang terbaik.  &lt;br /&gt;  Tidak hanya itu, melihat kecenderungan masyarakat yang sangat suka terhadap komedi, musik acapella semakin berkembang dengan trend nya yang terbaru yaitu “acamedy” (acapella komedy). Tidak hanya menyanyi dan menirukan suara alat musik, dalam acamedy dikembangkan gerakan-gerakan yang menyerupai theatrikal sehingga mengundang tawa bagi yang melihatnya. Gerakan-gerakan yang lucu ditampilkan sehingga sangat menarik perhatian penonton. Belum lagi gubahan-gubahan lirik yang lucu yang disusun sedemian rupa semakin menambah asyiknya musik acapella, tidak hanya bagi pemuda, namun juga bagi anak-anak dan dewasa khususnya ibu-ibu. Alhasil acapella mulai banyak diminati dan diterima di kalangan masyarakat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Acapella di Tengah Musik Tradisional dan Moderen&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Perkembangan musik acapella yang mulai pesat ternyata secara nyata menjadi saingan bagi aliran musik tradisional dan juga musik moderen. Dalam musik islami misalnya, kalau dahulu alat musik rebana sangat populer di kalangan pemuda, menjadi hiburan pilihan di acara-acara sekolah, peringatan hari-hari besar agama dan kegiatan-kegiatan lainnya, namun saat ini beberapa kalangan pemuda tidak lagi menyukai musik dengan menggunakan alat-alat tersebut. Kalau dahulu di rohis (rohani islam) sekolah pasti memiliki tim nasyid yang menggunakan alat rebana dan semacamnya, saat ini remaja lebih suka memilih musik acapella sebagai media hiburan musik remaja. Tidak tanggung-tanggung, di Jogjakarta misalnya, hampir di setiap sekolah khususnya SMA memiliki satu tim nasyid acapella, bahkan ada yang memiliki sampai 2 tim nasyid. Beberapa tim nasyid bahkan memiliki personel yang merupakan gabungan dari beberapa sekolah.&lt;br /&gt; Jika dibandingkan dengan musik moderen, musik acapella juga tidak kalah majunya. Dengan bertambahnya jumlah tim acapella di kalangan remaja saat ini, secara tidak langsung akan menyaingi musik-musik moderen seperti musik band, akustik maupun dengan piano atau keyboard. Kalau sebelumnya musik acapella hanya untuk lingkungan tertentu saja, dan tidak untuk ditampilkan di muka umum, saat ini musik acapella bahkan sudah mampu bersaing dengan aliran musik moderen. Di beberapa kompetisi musik yang ditayangkan di televisi misalnya, seperti di kompetisi “Suara Indonesia” yang belakangan ini menjadi ajang kompetisi musik yang cukup menarik, beberapa tim musik acapella dengan tampilan musiknya yang unik dan kreatif mampu menarik perhatian dewan juri dan juga penonton. Bahkan beberapa kelompok acapella mendapatkan polling sms tertinggi dan juga menjadi pilihan juri untuk maju ke babak berikutnya. Berbagai variasi aliran musik, mulai dari musik pop, dangdut, keroncong sampai jazz dikemas menjadi satu dalam sebuah tampilan lagu yang sangat menghibur penonton. Alhasil komentar-komentar yang cukup positif dilayangkan kepada tim acapella ini karena mendapat apresiasi yang sangat baik. Tidak hanya di televisi, acapella juga mulai merambah ke radio-radio. Di beberapa stasiun radio bahkan telah menyediakan waktu khusus bagi pendengar yang menyukai musik acapella. Setiap pekannya ditampilkan tim yang berbeda dan dibuka sesi diskusi antara pendengar dengan personel tim acapella sehingga semakin mengakrabkan musik ini dengan pendengarnya. &lt;br /&gt; Apresiasi positif terhadap musik acapella ternyata tidak hanya berasal dari masyarakat umum saja. Pemerintah daerah ternyata mulai melirik aliran musik ini. Informasi yang saya peroleh langsung dari sumbernya mengatakan bahwa ada sebuah tim acapella dari Sulawesi yang dikontrak oleh pemerintah daerah setempat untuk menciptakan sebuah alunan lagu yang kemudian dijadikan lagu daerah setempat. Bahkan salah satu tim musik acapella dari Kepulauan Riau sampai dibuatkan album dengan biaya yang seluruhnya ditanggung oleh pemerintah daerah setempat dengan catatan group musik ini bersedia bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk mengisi hiburan dalam setiap acara yang diadakan oleh pemerintah daerah. Belum lagi ada sebuah kejadian yang cukup menarik. Di daerah Pacitan yang sangat kental dengan musik “dangdut” nya, baik dalam acara-acara pernikahan maupun acara-acara yang bersifat umum, acapella mampu hadir dan mengisi acara tersebut dalam suatu kesempatan. Spontan perhatian masyarakat yang sebelumnya terbiasa dengan musik dangdut beralih ke group ini yang sedang menampilkan kreasi lagu mereka yang sangat unik dan kreatif. Apresiasi yang cukup baik tampak dari attensi mereka dalam menyaksikan penampilan group ini. Catatan pentingnya yaitu acapella mampu memberi warna tersendiri dalam dunia musik dan dalam waktu singkat mampu menarik perhatian penontonnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tantangan Musik Acapella&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Tanpa disadari musik ini akan semakin berkembang. Kalau sebelumnya para peminatnya hanya segelintir orang saja, sekarang musik ini sudah sangat akrab di telinga kita. Sejauh ini beberapa tim acapella bahkan sudah dapat membuktikan bahwa kualitas musik acapella mampu bersaing dengan group musik yang menggunakan alat-alat yang moderen. Acapella semakin membuktikan dirinya untuk bisa eksis di tengah-tengah masyarakat. &lt;br /&gt; Namun demikian harus tetap diingat bahwa dunia musik akan terus berkembang, termasuk musik-musik yang moderen. Banyaknya konser-konser musik, acara-acara yang menampilkan group musik moderen, tayangan-tayangan di televisi yang umumnya menampilan musik-musik yang beraliran band, yang pada intinya semakin meningkatkan jumlah peminat aliran musik tersebut, harus menjadi perhatian yang serius jika ingin mengembangkan musik acapella terutama dalam menjaring penonton sebanyak-banyaknya dari semua kalangan. Hal ini tentunya menjadi sebuah tantangan kepada group-group acapella baik yang sudah senior maupun yang masih awal. Karena hanya mengandalkan suara-suara mulut, kualitas tentunya menjadi kuncinya. Lagu-lagu yang unik, kreatif dan menarik menjadi sangat penting untuk mampu menarik perhatian publik. Latihan demi latihan untuk meningkatkan kualitas vokal maupun kualitas dalam membuat suara-suara tiruan tentunya menjadi hal yang harus diperhatikan dengan serius.&lt;br /&gt; Jika aliran musik ini pada akhirnya dipandang layak oleh masyarakat baik oleh kalangan pencinta musik acapella maupun kalangan umum untuk berkembang beriringan dengan musik-musik moderen, menjadi sebuah aliran musik yang benar-benar diakui  dan mendapat perhatian karena sifatnya yang mampu menghibur penontonnya, manajemen musik ini haruslah benar-benar dirancang dengan persiapan dan perencanaan yang matang. Untuk menciptakan sesuatu yang baru mungkin tidak sulit, namun bagaimana agar sesuatu itu dapat terus ada dan tetap konsisten tentunya menjadi hal yang tidak mudah. Kedepannya musik acapella akan semakin bersaing dengan musik-musik yang mungkin lebih bagus dan lebih moderen. Persaingan akan terus terjadi dan pada akhirnya yang mampu menarik perhatian penonton lah yang akan menang. Saat ini mungkin musik acapella belum dapat tampil di depan ribuan orang dalam suatu konser megah sebagaimana musik-musik band, rock, jazz dan lainnya. Tetapi ada kemungkinan besar musik ini akan mampu berkembang ke arah sana. Jika suatu saat hal itu terjadi, dan musik acapella benar-benar memberi warna baru dalam belantika musik di Indonesia secara meluas, hal ini tentu menjadi PR besar khususnya bagi managemen dan juga personel group musik ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kesimpulan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Acapella merupakan aliran musik yang dibawakan oleh sekelompok orang tanpa menggunakan alat musik. Kehadiran musik acapella yang unik dan kreatif ternyata mampu memberikan warna tersendiri bagi perkembangan dunia musik di Indonesia. Kalau sebelumnya acapella kurang dapat berkembang karena dipandang sebagai musik yang berantakan, tidak harmonis, dan tidak moderen, dan hanya disukai oleh sekelompok orang saja, saat ini musik acapella telah mampu tampil dengan professional dan sangat menghibur. Tidak hanya masyarakat umum, acapella juga telah mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Tim-tim acapella yang berkualitas sekarang telah mampu bersaing dengan musik-musik moderen baik dalam penampilan di acara-acara informal, formal, sampai pada ajang kompetisi musik yang belakangan ini bermunculan di televisi. Acapella juga telah mampu tampil di beberapa stasiun radio dan telah mampu berinteraksi secara langsung dengan pendengarnya. Potensi musik acapella untuk berkembang beriringan dengan musik-musik moderen menjadi perhatian yang cukup serius sehingga dibutuhkan menajemen dan perencanaan yang baik dalam mengelola musik ini sehingga suatu saat nanti musik acapella benar-benar dapat menjadi warna baru dalam belantika musik Indonesia.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Pustaka&lt;br /&gt;Ramadhan, I.N. 2007. Sejarah acapella. &lt;http://bncbogor.multiply.com/reviews/item/30 &gt; Diunduh pada tanggal 29 Desember 2010.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-2703790758705987558?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/2703790758705987558/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2011/02/acapella-musik-yang-unik-dan-asyik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/2703790758705987558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/2703790758705987558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2011/02/acapella-musik-yang-unik-dan-asyik.html' title='ACAPELLA : MUSIK YANG UNIK DAN ASYIK'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/TU9fTEMA4rI/AAAAAAAAAIk/LKPZIbBpJ8k/s72-c/Justice-Voice01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-3422009307880331060</id><published>2010-05-09T05:57:00.000-07:00</published><updated>2010-05-09T06:06:33.453-07:00</updated><title type='text'>CAFTA (CHINA–ASEAN FREE TRADE AGREEMENT) TERHADAP PERTANIAN INDONESIA: PELUANG ATAU ANCAMAN</title><content type='html'>Hadirnya CAFTA (China-Asean Free Trade Agreement), sebagai suatu bentuk perjanjian perdagangan bebas antara China dengan negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia didalamnya, haruslah benar-benar dicermati dengan teliti. Pasalnya dengan diberlakukannya model perjanjian semacam ini, tentu saja menimbulkan dampak positif dan negatif. Sebagai suatu perjanjian yang muncul pada saat KTT ASEAN ke-7 yang berlangsung di Bangladesh pada November 2001, CAFTA menjadi perhatian banyak pakar untuk melihat bagaimana perkembangannya. Setiap pakar di masing-masing negara ASEAN berusaha melakukan forcasting (peramalan) untuk melihat kesiapan negaranya dalam melakukan perdagangan bebas, khususnya dengan China. Hadirnya CAFTA menyebabkan diberlakukannya tarif bea masuk sebesar 0%. Di Indonesia sendiri, isu ini sejak tahun 2004 sudah sering dibahas. CAFTA di Indonesia ditandatangani pada awal tahun 2004 dan akan diberlakukan pada awal tahun 2010. Dengan demikian, mulai 1 Januari 2010 kemarin, perjanjian CAFTA secara legal telah berlaku. Yang menjadi masalah sekarang, apakah Indonesia siap atau tidak dalam menghadapai CAFTA ini, dan apakah CAFTA ini menjadi peluang atau ancaman bagi sektor pertanian secara khusus?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pakar mengatakan bahwa selama 6 tahun sejak disetujuinya Indonesia tergabung dalam CAFTA, belum ada persiapan yang maksimal yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Perdagangan bebas berarti perdagangan yang terjadi secara langsung, antara pedagang Indonesia dengan pedagang China, dan juga dengan pedagang dari negara ASEAN lainnya. Kita telah melihat sendiri, bagaimana sejarah pedagang China yang mampu menguasai pasar karena berbagai kelebihan yang dimiliki. Produk-produk China yang dijual di negara-negara ASEAN sangatlah murah harganya dibandingkan dengan produk dalam negeri. Selain itu, pengemasan produk yang cukup baik dan rapi, mulus serta bersih tentu saja menjadi daya tarik sendiri bagi pedagang dalam negeri untuk memilih produk tersebut dibandingkan dengan produk dalam negeri yang notabenenya masih jauh dari kualitas yang baik. Belum lagi selera konsumen yang umumnya lebih memilih produk-produk China dengan alasan kualitas produk yang lebih bagus. Produk-produk ini mampu menerobos supermarket dan kios-kios yang umumnya sering dikunjungi oleh konsumen, sedangkan produk lokal masih banyak yang dijual di pasar-pasar tradisional yang tentu saja masih sedikit konsumen. Alhasil dapat dikatakan produk pertanian lokal tidak mampu menandingi produk luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam CAFTA, dari sekian banyak produk yang diperdagangkan, ada sekitar 50 produk yang termasuk kedalam highly sevsitive, artinya tidak dimasukkan dalam skema perdagangan CAFTA, termasuk di dalamnya beras, jagung, kedelai dll. Namun demikian, masih cukup banyak produk pertanian yang masuk dalam skema perdagangan CAFTA, seperti buah-buahan, produk-produk bioteknologi, sayur-sayuran, dan berbagai macam makanan. Tetapi menurut hemat saya, tidak menutup kemungkinan suatu saat produk-produk highly sensitive tadi akan masuk dalam skema perdagangan CAFTA. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi pertanyaan mengapa pada tahun 2004 Indonesia memberanikan diri untuk tergabung dalam CAFTA? Beberapa pakar mengatakan bahwa pada saat itu tingkat/rate penjualan produk-produk pertanian Indonesia masih sangat tinggi sehingga Indonesia merasa yakin bahwa Indonesia akan mampu bersaing. Namun mulai tahun 2008, banyak sekali produk yang ternyata secara rate penjualan mengalami penurunan dan semakin lama semakin menurun. Produk-produk China yang pada tahun 2004 jika di rate memang masih rendah dalam skema perdagangan dunia. Namun China dalam beberapa tahun telah mampu bangkit dan memajukan produknya, baik secara kualitas, kuantitas, maupun kontinuitas, serta mampu menembus pasar dunia. Semakin lama produk-produk China ini semakin menguasai pasar dunia dan semakin menggeser produk-produk lokal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memang Indonesia siap untuk bersaing dengan negara-negara lain, khususnya China, persiapan yang dilakukan sejak tahun 2004 kemarin haruslah serius. Dalam peningkatan kualitas, kuantitas, dan kontinuitas produk-produk pertanian misalnya, haruslah mendapat perhatian yang khusus. Untuk dapat menghasilkan produk yang baik, semua persyaratan haruslah dipenuhi, seperti saprotan (sarana produksi pertanian), misalnya benih, pupuk, irigasi dan lain sebagainya. Pemberdayaan masyarakat petani (SDM Petani) haruslah dibina dengan sebaik-baiknya, apalagi jika ingin bersiang dengan pihak luar. Modal bagi petani haruslah ditingkatkan. Kelembagaan petani haruslah dikuatkan agar dapat bekerjasama dengan solid sehingga mampu bersaing dengan mantap. Namun kenyataan di lapangan tidaklah demikian. Saprotan yang diidam-idamkan petani tidak  kunjung datang. Pemberdayaan petani jarang dilakukan. Modal bagi petani juga masih sangat kurang. Kelembagaan petani semakin melemah, bahkan tidak jarang terjadi perang, baik antar petani maupun antara petani dengan aparat. Jika kenyataannya memang seperti ini, apakah Indonesia mampu bersaing dengan luar negeri yang nota benenya sudah sangat siap untuk bersaing dengan kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya tidak ada masalah dengan perdangangan bebas. Bahkan tentu saja perdagangan merupakan aktivitas yang secara alami terjadi dalam kehidupan, karena jika ada yang membutuhkan barang, tentu saja ada yang memproduksinya. Namun akan menjadi masalah jika perdagangan bebas terjadi pada dua kekuatan yang tidak seimbang, atau dikatakan juga perdagangan yang tidak adil. Memang dengan adanya perdagangan bebas ini ada beberapa peluang yang bisa diambil. Misalnya dengan diberlakukannya tarif bea masuk 0%, harapannya pedagang dan pebisnis dari dalam negeri mampu meningkatkan penjualan (ekspor) ke luar negeri. Selain itu, ada beberapa produk yang tentu saja masih dapat dijadikan produk unggulan ekspor, karena tidak semua tumbuhan pertanian tumbuh dan berkembang di China. Namun malangnya, banyak pengusaha yang malah mengembangkan produk yang kurang berkembang dalam pasar. Disamping itu, kehadiran CAFTA ini seharusnya bisa membangkitkan kreatifitas masyarakat, khususnya masyarakat petani, jika dikaitkan dengan dunia pertanian. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam berbagai diskusi yang menghadirkan berbagai elemen atau stake holder di bidang pertanian, mereka pada dasarnya mengalami keresahan dan tentu saja kekurangsiapan dalam menghadapi CAFTA, seperti badan karantina pertanian, dinas pertanian, penyuluh pertanian, sampai kepada petani. Namun karena perjanjian perdagangan bebas CAFTA ini sudah berlaku, berbagai stake holder ini tidak mempunyai pilihan lain kecuali menghadapi dengan segala kemampuan yang ada. Berbagai statement yang muncul dari berbagai pihak yang terkena dampak CAFTA ini pada intinya mengemukakan kesiapannya dan akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat bersaing dengan pihak luar. Dari pihak petani sendiri, mereka mengatakan hanya akan mampu menghadapi CAFTA ini jika berbagai stake holder, termasuk didalamnya pemerintah, akademisi, dan juga swasta, mampu merangkul petani, dan saling bekerjasama. Jika hal ini tidak terjadi, mustahil bagi petani untuk dapat bersaing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tidaknya CAFTA, perdagangan secara alami sebenarnya akan terus berlangsung. Sebelum CAFTA diberlakukan secara legal saja, dapat kita lihat bagaimana produk-produk luar sudah membanjiri pasar dalam negeri dengan cukup intensif. Apalagi jika diberlakukan CAFTA yang tentu saja akan semakin membuka peluang masuk dan berkembangnya produk luar ke dalam negeri. Kehadiran CAFTA memang bukanlah peluang ataupun ancaman, namun kehadirannya adalah peluang sekaligus ancaman, khususnya bagi dunia pertanian. Yang bisa kita lakukan sekarang adalah bagaimana agar kita dapat memaksimalkan peluang dan meminimalkan ancaman. Tetapi merupakan sebuah berita buruk jika ancaman ini ternyata menimpa petani yang jumlahnya sangat banyak di negeri ini. Apa yang bisa kita lakukan untuk petani merupakan suatu kontribusi yang tentunya sangat berguna agar mereka mampu bersaing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, yang bisa kita lakukan sekarang adalah memantau terus bagaimana perkembangan CAFTA, khususnya di negeri kita ini, sembari melakukan apapun yang kita bisa sebagai bentuk kontribusi nyata bagi kemajuan dunia pertanian di Indonesia. Semua pihak harus berbuat, semua pihak harus siap.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-3422009307880331060?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/3422009307880331060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2010/05/cafta-chinaasean-free-trade-agreement.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/3422009307880331060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/3422009307880331060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2010/05/cafta-chinaasean-free-trade-agreement.html' title='CAFTA (CHINA–ASEAN FREE TRADE AGREEMENT) TERHADAP PERTANIAN INDONESIA: PELUANG ATAU ANCAMAN'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-5806991349066518223</id><published>2009-11-03T17:19:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T17:22:38.021-08:00</updated><title type='text'>Puisi Negeri Para Bedebah</title><content type='html'>Ada satu negeri yang dihuni para bedebah &lt;br /&gt;Lautnya pernah dibelah tongkat Musa &lt;br /&gt;Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah &lt;br /&gt;Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah? &lt;br /&gt;Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah &lt;br /&gt;Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah &lt;br /&gt;Atau jadi kuli di negeri orang yang upahnya serapah dan bogem mentah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di negeri para bedebah &lt;br /&gt;Orang baik dan bersih dianggap salah &lt;br /&gt;Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan &lt;br /&gt;Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah &lt;br /&gt;Karena hanya penguasa yang boleh marah &lt;br /&gt;Sedang rakyatnya hanya bisa pasrah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka bila negerimu dikuasai para bedebah &lt;br /&gt;Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah &lt;br /&gt;Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum &lt;br /&gt;Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka bila negerimu dikuasai para bedebah &lt;br /&gt;Usirlah mereka dengan revolusi &lt;br /&gt;Bila tak mampu dengan revolusi, &lt;br /&gt;Dengan demonstrasi &lt;br /&gt;Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi &lt;br /&gt;Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Karya:Adhie Massardi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari forum.detik.com (4 November 2009)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-5806991349066518223?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/5806991349066518223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/11/puisi-negeri-para-bedebah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/5806991349066518223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/5806991349066518223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/11/puisi-negeri-para-bedebah.html' title='Puisi Negeri Para Bedebah'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-8277122019804374478</id><published>2009-11-02T04:32:00.000-08:00</published><updated>2009-11-02T04:35:10.994-08:00</updated><title type='text'>“APA SUMPAHMU  HARI INI WAHAI PEMUDA?”</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Su7R7jpq5dI/AAAAAAAAAHM/juSMNc4cZNs/s1600-h/Image139.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Su7R7jpq5dI/AAAAAAAAAHM/juSMNc4cZNs/s400/Image139.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399483824376309202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; “Sesungguhnya di tanganmulah (pemuda) nasib suatu bangsa. Jika kalian bergerak maju, maka majulah bangsamu, namun jika kalian bergerak mundur&lt;br /&gt; maka terpuruklah bangsamu.”&lt;br /&gt;(Syekh Mustofa Al Ghalayani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pentingnya peran pemuda dalam membawa perubahan bagi bangsa ini karena di pundak merekalah nasib bangsa ini diletakkan. Para pemudalah yang nantinya akan memimpin bangsa ini dan membawa bangsa ini kepada kemajuan atau kemuduran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita pastinya masih ingat sumpah para pemuda Indonesia 81 tahun lalu, tepatnya 28 Oktober 1928. Dalam sumpah itu ada 3 hal yang diucapkan, yaitu terkait tanah air, bangsa, dan bahasa. Kala itu para pemuda dihadapkan pada kondisi perlawanan terhadap penjajahan. Dengan semangat yang tentunya sudah mendarah daging yaitu untuk mewujudkan sebuah kemerdekaan di bumi pertiwi ini, semua pemuda dari seluruh daerah menyatakan satu tekad dan sumpah, bersatu-padu, saling mambantu dengan tekad yang sama yaitu mewujudkan kemerdekaan demi terciptanya tanah air yang satu, bangsa yang satu, dan bahasa yang satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kondisi sekarang tentunya sudah berbeda. Tantangan kita sekarang ternyata lebih berat. Sekarang kita dihadapkan pada persoalan rumah tangga sendiri. Bangsa ini sepertinya telah dililit utang berupa utang permasalahan yang segera harus diselesaikan. Namun lagi-lagi kita dihadapkan pada kenyataan bahwa semakin lama semakin sulit mencari manusia-manusia idealis yang memegang teguh kebenaran dan keadilan. Kebenaran dan keadilan serasa telah dikebiri dan dikendalikan oleh para penguasa. Berbagai kasus ketidakadilan di negeri ini yang seharusnya dapat diselesaikan dengan proses hukum yang sudah jelas aturannya malahan semakin rumit dan terkesan dibuat sulit. Berbagai kepentingan pun semakin menunjukkan wajah aslinya. Yang jelas di negeri ini ada semacam gerakan bawah tanah yang ingin membungkam mulut orang–orang yang meneriakkan kebenaran dan keadilan. Gerakan itu semakin nyata, berani dan terang-terangan. Berbagai kasus ketidakadilan di negeri ini seperti kasus antara KPK dan Kepolisian yang melibatkan Bibit dan Chandra seharusnya bisa menjadi entry point untuk mengamati labih jauh adanya gerakan untuk menghancurkan para pembela kebenaran dan keadilan di negeri ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi malangnya gerakan itu semakin lancar saja melaksanakan semua aksinya dan sangat sedikit orang yang peduli dan kemudian berusaha memberikan suara lantang untuk sekedar menyadarkan kepada semua orang tentang ketidakadilan di negeri ini. Pun termasuk generasi muda saat ini. Menurunnya semangat perlwananan sepertinya sudah menjadi kemakluman disaat paradigma pemikiran pemuda sudah dikotori dengan hedonisme dan acuh tak acuh. Peran pemuda yang seharusnya menjadi social control dan motor penggerak perubahan pun dipertanyakan. Kita sebagai mahasiswa yang saat ini sangat cocok menyandang predikat kaum muda sepertinya sudah melupakan jati diri kita. Tidak ada kata-kata semangat perlawanan sebagaimana yang pernah didengungkan beberapa waktu yang lalu. Perlawanan terhadap tentara Jepang (dalam peristiwa Malari), perlawanan tehadap rezim Soeharto, perlawanan terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang menyengsarakan rakyat dan lain sebaginya. Apakah kita berpikir bahwa ketiadakdilan di negeri ini tidak lebih penting dari kasus-berbagai kasus di atas? Apakah kita akan membiarkan mafia-mafia yang ingin memberantas kebenaran dan keadilan merajalela di negeri yang kita cintai ini? wahai pemuda, dimana suaramu??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai generasi muda, tidak ada kata istirahat untuk membunyikan genderang perubahan dan perbaikan yang seharusnya selalu di dengungkan. Semua orang harus bergerak dan bertindak. Jangan sampai kita biarkan semua ketidakadilan di negeri ini menjadi hal yang biasa saja tanpa ada perlawanan. Sudah saatnya para pemuda kembali berikrar untuk bersatu padu melawan seluruh mafia kejahatan yang selama ini sangat bebas berkeliaran di negeri ini. Kita harus peduli dan tanggap dengan semua isu yang ada. Pemuda harus kembali menjadi social control dan bisa membawa pesan-pesan kebaikan dan kebenaran. Pemuda harus bisa kembali beraksi dengan segala kecerdasan dan originalitas pemikirannya yang memang masih segar dan idealis. Dengan demikian dibutuhkan suatu sumpah perubahan yang baru bagi para pemuda saat ini. Walau kita tidak bisa mengikrarkannya sebagaimana para pemuda pada tahun 1928 yang lalu paling tidak kita berniat dan bersungguh-sungguh dengan tekad yang kuat dan terpatri dalam hati untuk dapat meneriakkan kebenaran di negeri ini dengan cara kita masing-masing, apapun itu. Perjuangan harus dari semua lini, dari semua jalan yang bisa kita manfaatkan. Pemuda harus bangkit dan kembali membuat sejarah di setiap masa. &lt;br /&gt;Jadi, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;APA SUMPAHMU  HARI INI WAHAI PEMUDA??? &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-8277122019804374478?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/8277122019804374478/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/11/apa-sumpahmu-hari-ini-wahai-pemuda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/8277122019804374478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/8277122019804374478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/11/apa-sumpahmu-hari-ini-wahai-pemuda.html' title='“APA SUMPAHMU  HARI INI WAHAI PEMUDA?”'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Su7R7jpq5dI/AAAAAAAAAHM/juSMNc4cZNs/s72-c/Image139.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-1759049710545301481</id><published>2009-10-27T18:35:00.000-07:00</published><updated>2009-10-27T18:39:59.678-07:00</updated><title type='text'>PROGRAM 100 HARI DEPARTEMEN PERTANIAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/SuegvG1CauI/AAAAAAAAAHE/aeQnZbgwbv4/s1600-h/1005528p.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 298px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/SuegvG1CauI/AAAAAAAAAHE/aeQnZbgwbv4/s400/1005528p.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5397459409574193890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Beberapa program yang ditargetkan oleh Menteri Pertanian, Bapak Suswono, di bidang pertanian antara lain sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Dalam 2,5 bulan ke depan, departemen pertanian akan memprioritaskan audit lahan pertanian yang selama ini selalu disebutkan 7 juta ha, padahal menurut data alih fungsi lahan pertanian ke nonpertanian, tiap tahun mencapai 100.000 hektar dan pencetakan sawah baru minim,&lt;br /&gt;2. Menambah lahan garapan petani. Selama ini rata-rata lahan garapan petani 0,3 hektar. Dengan luas lahan garapan sesempit itu, tidak mungkin petani bisa kaya. Meski tidak berarti petani harus memiliki lahan tersebut, tetapi setidaknya ada peningkatan lahan garapan. Idealnya lahan garapan petani 2 hektar.&lt;br /&gt;3. Mendorong peningkatan nilai tambah dari komoditas petani. Selama ini produk pertanian yang dijual atau ekspor dalam bentuk komoditas primer, yang tidak memberikan nilai tambah dan menumbuhkan industri pengolahan. &lt;br /&gt;4. Indonesia harus memiliki industri pascapanen yang unggul, yang mengolah produk-produk pertanian lokal supaya berdaya saing dan menciptakan nilai tambah&lt;br /&gt;5. Departemen Pertanian, dalam pemberdayaan ekonomi petani, tidak lama lagi akan meluncurkan program pengembangan usaha agrobisnis pedesaan (PUAP). Program PUAP didukung anggaran senilai Rp 1 triliun dengan cakupan meliputi 10.000 desa. Menurut Bapak Suswono, pencanangan penyerahan program PUAP kemungkinan berlangsung di Cirebon dan Kabupaten Tegal. Untuk melaksanakan PUAP, per Gapoktan akan memperoleh dana Rp 100 juta untuk keperluan pembelian sarana produksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Diolah dari berbagai sumber.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-1759049710545301481?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/1759049710545301481/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/10/program-100-hari-departemen-pertanian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/1759049710545301481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/1759049710545301481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/10/program-100-hari-departemen-pertanian.html' title='PROGRAM 100 HARI DEPARTEMEN PERTANIAN'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/SuegvG1CauI/AAAAAAAAAHE/aeQnZbgwbv4/s72-c/1005528p.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-3506541023900539919</id><published>2009-10-24T04:27:00.000-07:00</published><updated>2009-10-24T04:36:27.402-07:00</updated><title type='text'>SELAYANG PANDANG TENTANG MENTERI PERTANIAN INDONESIA 2009-2014 KABINET INDONESIA BERSATU II</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/SuLl85g6HuI/AAAAAAAAAG8/duIHsthaWik/s1600-h/Suswono+(1).jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 189px; height: 278px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/SuLl85g6HuI/AAAAAAAAAG8/duIHsthaWik/s400/Suswono+(1).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5396128137937034978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ir. Suswono, MM.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;A. DATA PRIBADI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Nama Lengkap &amp; Gelar  :  Ir. Suswono, MM&lt;br /&gt; Jenis kelamin          :  Laki-Laki&lt;br /&gt; Tempat tanggal lahir  :  Tegal, 20 April 1959&lt;br /&gt; Agama    :  Islam&lt;br /&gt; Status    :  Menikah&lt;br /&gt; Nama Istri   :  Mieke Wahyuni&lt;br /&gt; Alamat Kantor   :  Gd. Nusantara I Lt. 4 R. 0423 Jl. Gatot Subroto     &lt;br /&gt;                                    Gd.DPR/MPR RI Jakarta&lt;br /&gt; Telpon,Fax Kantor  :  5756 105, 5715 530, 5715 498&lt;br /&gt; Alamat Rumah  :  1. Rumah Jabatan Anggota DPR RI Blok B - 3 No.  &lt;br /&gt;                               147 Kalibata Jakarta 12750&lt;br /&gt;       2. Jl. Jabaru IV No.40 Rt.04 Rw.05 Pasirkuda Kec. &lt;br /&gt;          Bogor Barat Kota Bogor&lt;br /&gt;       3. Jalan Munggaran No. 8 Kelurahan Kedung Waringin, &lt;br /&gt;          Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Telpon,Fax Rumah   :  (0251) 633 633&lt;br /&gt; Email    :  suswono@indo.net.id&lt;br /&gt; Website    :  www.suswono.net&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;B.RIWAYAT PENDIDIKAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; 1. SMA Negeri Slawi 1979&lt;br /&gt; 2. S1 Institut Pertanian Bogor, Sosek Fapet 1984&lt;br /&gt; 3. S2 Institut Pertanian Bogor, Magister Manajemen Agribisnis 2004&lt;br /&gt; 4. Sedang dalam proses menyelesaikan Program S3 Doktor Manajemen Bisnis IPB          &lt;br /&gt;               (kandidat doktor)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;C. RIWAYAT PEKERJAAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; 1. Direktur PSDA Watch 2002-sekarang&lt;br /&gt; 2. Guru MAN Bogor&lt;br /&gt; 3. Dosen Institut Pertanian Bogor&lt;br /&gt; 4. Dosen Universitas Ibnu Khaldun Bogor 1984-2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;D. RIWAYAT JABATAN PADA LEMBAGA PEMERINTAHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;      • Tenaga Ahli Menteri Kehutanan dan Perkebunan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;E. PENGALAMAN/JABATAN PADA ORGANISASI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; 1. Ketua PII Komisariat Slawi&lt;br /&gt; 2. Ketua Senat Fapet Institut Pertanian Bogor&lt;br /&gt; 3. Ketua HMI Cabang Bogor&lt;br /&gt; 4. Wakil sekjen Partai Keadilan&lt;br /&gt; 5. Wakil Sekjen Partai Keadilan Sejahtera&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;F. KEANGGOTAAN/JABATAN DI DPR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; 1. Komisi IV&lt;br /&gt; 2. Fraksi PKS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;G. PENGHARGAAN/TANDA JASA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;     • Pelajar teladan tingkat SLTA se-Kabupaten Tegal 1978&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;H. HAL YANG INGIN DIPERJUANGKAN SEBAGAI ANGGOTA DEWAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  1.Penyalur aspirasi masyarakat yang aspiratif, khususnya terkait dengan upaya  &lt;br /&gt;    meningkatkan kesejahteraan petani, buruh, nelayan, dan pengusaha kecil.&lt;br /&gt;  2.Mitra eksekutif yang kritis dan konstruktif, khususnya terkait dengan kebijakan  &lt;br /&gt;    pelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;VISI BESAR MENTAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1."Pertanian Industrial Berkelanjutan yang Berbasis Sumbderdaya Lokal untuk  &lt;br /&gt;  Meningkatkan Nilai Tambah Daya Saing Ekspor dan Kesejahteraan Petani." &lt;br /&gt;2.Swasembada beras berkelanjutan.&lt;br /&gt;3.Meningkatkan nilai tukar dan daya saing pertanian, guna menggenjot peningkatan  &lt;br /&gt;  kesejahteraan petani&lt;br /&gt;4.Meningkatkan kesejahteraan petani dengan meningkatkan kepemilikan lahan yang &lt;br /&gt;  terbatas.&lt;br /&gt;5.Melanjutkan keberhasilan program-program yang telah dilaksanakan pendahulunya, &lt;br /&gt;  Dr. Anton Apriyantono&lt;br /&gt;6."Pertanian diharapkan tidak hanya menjadi tulang punggung kehidupan bagi warga yang  &lt;br /&gt;  menggantungkan hidup secara langsung dari sektor ini saja, namun juga diharapkan  &lt;br /&gt;  menjadi salah satu sumber devisa negara.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;STRATEGI DAN PROGRAM KERJA PAK SUSWONO DI BIDANG PERTANIAN KEDEPAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1.Perkembangan agribisnis itu diarahkan untuk peningkatan kemampuan ekspor&lt;br /&gt;2.Melakukan penataan dan pembenahan pada Departemen Pertanian sebagai pilar utama  &lt;br /&gt;  pembangunan nasional guna meningkatkan kesejahteraan petani&lt;br /&gt;3.Melakukan kerjasama lintas sektor terutama dalam hal ini dengan Depnakertrans guna &lt;br /&gt;  mengembangkan program transmigrasi ke luar Jawa untuk mengatasi permasalahan &lt;br /&gt;  keterbatasan lahan terutama di Pulau Jawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;BERIKUT 10 ARAHAN PRESIDEN KEPADA SUSWONO TENTANG MASALAH PERTANIAN KE DEPAN:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Ketahanan Pangan&lt;br /&gt;2.  Kemandirian Pangan di tiap daerah&lt;br /&gt;3.  Produktivitas Hasil Pertanian&lt;br /&gt;4.  Keterpaduan Antar Sektor&lt;br /&gt;5.  Kesejahteraan Petani&lt;br /&gt;6.  Subsidi Tepat dan Ideal&lt;br /&gt;7.  Ekspor Impor yang Adil&lt;br /&gt;8.  Peningkatan Produksi Peternakan&lt;br /&gt;9.  Peningkatan Kerjasama Negara-negara Sahabat&lt;br /&gt;10. Pemberantasan KKN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;CERITA SINGKAT TENTANG PAK SUSWONO&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; Dalam penilaian orang terdekatnya, Suswono dikenal sebagai sosok yang sederhana. Penggemar sayur asem itu, saat pulang kampung, selalu dibuatkan makanan kesukaannya itu.&lt;br /&gt;"Kakak saya, Suswono, memang salah satu penggemar sayur asem, bila pulang ke Slawi minta dibuatkan sayur asam," kata adik kandung Suswono, Siti Arumsih.&lt;br /&gt; Soal makanan, kata Siti yang tinggal di RT02/RWIV, Desa Kalisapu, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal itu, Suswono bukanlah orang yang pilih-pilih. Sebagian besar makanan kesukaannya adalah makanan sederhana.&lt;br /&gt; Berdasarkan cerita beberapa teman dekatnya, Suswono memang dikenal memiliki kecerdasan yang lebih baik ketimbang mereka. Suswono pernah aktif di sejumlah organisasi seperti menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bogor, Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Peternakan IPB, Pengurus Pelajar Islam Indonesia (PII) Daerah Tegal, dan Ketua PII Komisariat Slawi. Asisten pribadi Suswono dan pengelola Kantor Perwakilan Pusat Informasi dan Pengaduan (PIP) Slawi, Aji Kurnia Darmawan, mengaku, mengenal Suswono sebagai pribadi yang layak dicontoh masyarakat.&lt;br /&gt;"Sosok Suswono merupakan sosok pekerja keras, disiplin, dan memberikan perhatian kepada sesama," katanya.&lt;br /&gt; Ikhwal sosok pekerja keras itu, dikuatkan oleh Hj.Mieke Wahyuni, sang istri.&lt;br /&gt;"Sejak muda, bapak sudah terbiasa dengan kesibukan dan mobilitas tinggi. Sebagai seorang isteri saya selalu mendukung penuh langkah suami. Sebagai bentuk dukungan penuh, berbagai urusan keluarga di rumah, semua saya pegang kendali," katanya.&lt;br /&gt; Menurut Mieke, sejak duduk di bangku SMA di Kabupaten Tegal, Jateng, Suswono telah aktif di organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII) dan saat kuliah di Fakultas Peternakan IPB, suaminya itu aktif di HMI.&lt;br /&gt; Saat sudah berkeluarga, hobi berorganisasi Suswono tidak lantas padam, namun semakin meningkat. Hal tersebut ditunjukkannya dengan menjadi bagian penting dari sejarah lahirnya PK dan kemudian PKS. &lt;br /&gt; Mieke Wahyuni mengatakan, setiap kali sang suami mengalami promosi jabatan, ia tidak terlalu kaget. Misalnya pada tahun 2004 lalu saat suaminya terpilih sebagai anggota DPR, dan kemudian salah satu pimpinan di Komisi IV, ia dan keluarganya menyikapinya biasa-biasa saja.&lt;br /&gt;Hal sama juga dilakukannya saat dipilih Presiden SBY sebagai anggota Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II.&lt;br /&gt; Ia bahkan mengingatkan suaminya agar tidak banyak berubah seandainya dipilih presiden menjadi Menteri Pertanian. "Jabatan sifatnya amanah dan sementara, karena itu harus hati-hati mengemban amanah tersebut," katanya.&lt;br /&gt; Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Rojikin A.H. mengharapkan, Suswono melaksanakan berbagai program pemerintah untuk kepentingan seluruh masyarakat dan bukan kepentingan partai.&lt;br /&gt; "Kalau menjadi menteri diharapkan melaksanakan program pemerintah sepenuhnya dan bukan untuk kepentingan partai. Bidang pertanian menjadi sektor yang harus diperhatikan, termasuk di Tegal," &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;- Diolah dari berbagai sumber -.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-3506541023900539919?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/3506541023900539919/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/10/selayang-pandang-tentang-menteri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/3506541023900539919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/3506541023900539919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/10/selayang-pandang-tentang-menteri.html' title='SELAYANG PANDANG TENTANG MENTERI PERTANIAN INDONESIA 2009-2014 KABINET INDONESIA BERSATU II'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/SuLl85g6HuI/AAAAAAAAAG8/duIHsthaWik/s72-c/Suswono+(1).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-4863065956174245894</id><published>2009-10-21T20:12:00.000-07:00</published><updated>2009-10-21T20:13:59.389-07:00</updated><title type='text'>HASIL PERTEMUAN FORUM KOMUNIKASI MAHASISWA PERTANIAN INDONESIA (FKMPI) BANTEN, 17 SEPTEMBER 2009</title><content type='html'>Berdasarkan kondisi pertanian Indonesia saat ini, serta berbagai permasalahan-permasalahannya di dalam upaya pembangunan pertanian Indonesia ke arah yang lebih baik lagi, maka dengan ini kami Mahasiswa Pertanian seluruh Indonesia yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Pertanian Indonesia (FKMPI) menuntut kepada pemerintah Indonesia sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Wujudkan kedaulatan pangan di Indonesia&lt;br /&gt;2. Wujudkan regulasi lahan pertanian berdasarkan reforma agraria&lt;br /&gt;3. Bentuk dan berlakukan undang-undang perlindugan hak asasi petani&lt;br /&gt;4. Tingkatkan sistem kelembagaan tani dan pendidikan kepada petani&lt;br /&gt;5. Optimalkan pertanian organik secara menyeluruh&lt;br /&gt;6. Berantas mafia-mafia petanian&lt;br /&gt;7. Perbaiki infrastruktur dan peningkatan teknologi&lt;br /&gt;8. Tingkatkan mutu dan kesejahteraan penyuluh pertanian&lt;br /&gt;9. Posisikan pejabat pertanian sesuai dengan keilmuannya&lt;br /&gt;10. Wujudkan informasi pertanian secara berimbang&lt;br /&gt;11. Keluar dari WTO dan segala bentuk perdagangan bebas dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu FKMPI juga telah berhasil membuat kriteria pertanian dan telah diusulkan disampaikan kepada seluruh masyarakat melalui aksi yang dilakukan di 5 kota besar pada tanggal 6 Oktober 2009 yang lalu, termasuk di Jakarta sebagai pusat aksi seluruh mahasiswa pertanian. Adapun kriteria Menteri pertaian Indonesia versi Mahasiswa adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Berlatar belakang pendidikan pertanian serta menguasai ilmu pertanian baik terapan maupun teknis&lt;br /&gt;2. Berani turun secara langsung ke lapangan melihat kondisi permasalahan pertanian di Indonesia&lt;br /&gt;3. Mampu menjadikan pertanian sebagai leading sector perekonomian bnagnsa&lt;br /&gt;4. Bersedia berkomunikasi dan bekerjasama serta mengikutsertakan petani, mahasiswa, institusi, dan instansi pertanian dalam mengambil kebijakan&lt;br /&gt;5. Membuat dan mampu mengawal kebijakan-kebijakan yang berpihak pada upaya pembangunan pertanian dan kepentingan petani&lt;br /&gt;6. Berpengalaman dan berdedikasi di bidang pertanian&lt;br /&gt;7. Memiliki track record yang baik (tidak pernah terlibat kasus hukum)&lt;br /&gt;8. Loyal terhadap pemerintah dan NKRI&lt;br /&gt;9. Mampu mewujudkan program wilayah bebas korupsi (WBK) di Departemen Pertanian&lt;br /&gt;10. Berani bertindak cepat dan tepat dalam mengambil keputusan untuk kemajuan pertanian di Indonesia&lt;br /&gt;11. Mampu mewujudkan  kedaulatan pangan di Indonesia pada tahun 2014&lt;br /&gt;12. Berani membuat program peningkatan kesejahteraan untuk petani&lt;br /&gt;13. Berani membuat kebijakan bersama dengan Depdiknas agar dunia pendidikan pertanian lebih diperhatikan dan maju.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-4863065956174245894?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/4863065956174245894/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/10/hasil-pertemuan-forum-komunikasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/4863065956174245894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/4863065956174245894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/10/hasil-pertemuan-forum-komunikasi.html' title='HASIL PERTEMUAN FORUM KOMUNIKASI MAHASISWA PERTANIAN INDONESIA (FKMPI) BANTEN, 17 SEPTEMBER 2009'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-2633770259872671763</id><published>2009-10-21T19:04:00.000-07:00</published><updated>2009-10-21T19:06:57.671-07:00</updated><title type='text'>TEROR AKIDAH OLEH PENGUASA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/St--Lys_jSI/AAAAAAAAAGs/o9vkx-Bqxrk/s1600-h/images+(3).jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 111px; height: 111px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/St--Lys_jSI/AAAAAAAAAGs/o9vkx-Bqxrk/s400/images+(3).jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5395239988411469090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Islam adalah agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam. Ideologi Islam yang mulia yang diajarkan dan dibawa oleh Nabi kita yaitu Nabi Muhammad SAW sejak dahulunya memang sudah mendapat perlawanan. Di jaman Rasulullah, kita pasti masih ingat akan golongan ummat yang tidak menyukai berkembangnya ajaran Islam yaitu kaum kafirin-kaum Qurais. Mereka selalu melakukan teror dan perlawanan agar ajaran Islam tidak dapat tersebar dan menjadi ajaran baru yang tentunya berbeda dengan ajaran nenek moyang mereka yang kita ketahui bersama sangatlah tidak manusiawi dan biadab. Begitulah sifat orang-orang yang tidak menyukai Islam. Ketika Islam dianggap membahayakan posisi mereka, para kaum kafirin, maka mereka akan selalu berusaha untuk menjatuhkan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malangnya, model-model pemikiran kaum Quraisy ini sampai sekarang masih ada. Mereka menamakan diri mereka kaum liberalis, sekuler, dan pluralis. Mereka berusaha untuk melakukan “amandemen” terhadap ajaran Islam. Berbagai cara kemudian dilakukan untuk menyudutkan ajaran Islam. Mulai dari memunculkan berbagai fitnah yang kejam sampai kepada mencoba untuk merusak ajaran Islam yang sangat murni dan mulia ini. Islam dianggap agama yang keras, kejam, suka membunuh, suka menimbulkan kerusuhan dan perlawanan dan menimbulkan ketidakharmonisan dalam kehidupan. Munculnya aksi-aksi terorisme oleh sekelompok orang yang memang kurang memahami konsep ajaran Islam yang utuh dijadikan alasan dan dimanfaatkan untuk membangun wacana dan opini bersama bahwa Islam adalah agama teroris. Islam dianggap ajaran yang menghalalkan bunuh diri dengan membunuh orang-orang yang dianggap berbeda dengan Islam. Kata-kata “jihad” yang mulia, yang selalu dipakai oleh Rasulullah untuk membangkitkan semangat kaum muslimin untuk menegakkan dan menjaga agama Allah ini sepertinya sudah menjadi kata-kata yang sangat biadab, keji, menakutkan dan siapa saja yang mengeluarkan kata itu akan ditekan, bahkan dianggap teroris yag harus diperangi dan dilawan. Dan itu semua adalah pemikiran dari kaum-kaum yang selalu ingin menghancurkan agama Islam yang mulia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam oleh kaum liberal dianggap sebagai ajaran yang membahayakan. Kaum ini selalu berusaha untuk membangun wacana-wacana agar ajaran Islam yang murni dan mulia itu hanya berupa ajaran-ajaran yang sederhana saja, seperti sholat, puasa, zakat, infaq dan lain-lain. Tidak perlulah belajar jihad, kebangkitan ummat, dan sejenisnya karena ajaran seperti itu dianggap membahayakan kaum liberal. Dengannya akan muncul semangat perjuangan yang tentu saja oleh kaum liberal, plural, dan sekuler dianggap akan mengganggu pergerakan dari paham kafir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat keji opini yang dibangun di masyarakat. Setiap orang yang memakai simbol-simbol Islam dianggap teroris, seperti memakai jubah, peci, sarung, berjenggot, bersorban dan sebagainya. Kegiatan-kegiatan keislaman, seperti Rohis di SMA-SMA, kegiatan pengajian di mesjid-mesjid, belajar agama, kegiatan dakwah kampus semuanya sekarang diawasi. Kegiatan seperti itu dianggap akan sangat berbahaya karena dikhawatirkan akan melahirkan dan menciptakan generasi-generasi terorisme. Mereka-para teror akidah-menggunakan alasan ini untuk mematikan pergerakan kaum muslimin, para da’i, para pejuang agama, yang memiliki semangat yang tinggi dan ihklas untuk menyebarkan agama. Opini yang terbangun di masyarakat adalah bahwa Islam adalah ajaran yang sangat berbahaya, tidak sesuai dengan peri kehidupan manusia yang damai, aman, dan penuh kasih sayang. Padahal ajaran tentang kasih sayang berasal dari agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh biadab para teror akidah ini. Malangnya teror ini dilakukan oleh para penguasa yang seharusnya melindungi setiap ajaran agama. Mereka padahal kebanyakan orang Islam juga yang dididik dengan ajaran Islam, sudah mengenal Islam sejak kecil. Namun anehnya malah mereka sendiri yang sepertinya tidak mengerti tentang ajaran Islam yang sejatinya sangat mulia dan luhur. Semua pihak sepertinya saling mendukung untuk menyudutkan agama Islam, baik penguasa, media, dan tentu saja kaum kafirin dengan ajarannya yang sejatinya sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Dari sini kita dapat melihat bahwa mereka-para penguasa- telah benar-benar terpengaruh oleh paham-paham kaum liberal, sekuler, dan pluralisme dan mungkin sudah menjadi bagian dari mereka. Sedikit demi sedikit ajaran Islam mulai hilang dari diri mereka. Yang ada tinggallah amalan-amalan sehari-hari, seperti sholat, puasa hanya demi menutupi identitas mereka agar tetap dianggap Islam. Namun secara bathiniyah, ajaran Islam yang murni dan mulia itu semakin lama semakin tergerus dari diri mereka. Setiap saat ejekan terhadap ajaran Islam yang dianggap “biadab” selalu dilontarkan, bahkan dari orang yang mengaku beragama Islam sendiri. Tidak ada lagi kebanggaan menjadi kaum muslim. Tentu saja lontaran itu dari mereka-mereka yang sesungguhnya tidak mengerti ajaran Islam dengan baik, ajaran Islam yang sangat mulia dan luhur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, sebagai intelektual muslim, sebagai generasi penerus Islam, yang berusaha untuk selalu menghidupkan ajaran Islam, dan berjuang untuk tegaknya kalimah Allah SWT, kita harus selalu berjuang dengan sekuat tenaga untuk mempertahankan ajaran yang mulia ini. Jangan takut terhadap penguasa karena merekalah yang sesunggunya teroris, yang selalu melakukan teror terhadap agama Islam, yang terang-terangan menyebutkan bahwa agama Islam adalah agama yang perlu untuk selalu diawasi karena dianggap sangat berbahaya. Namun demikian, jangan lupa bahwa kita dituntut untuk selalu menunjukkan akhlak yang mulia, kata-kata yang baik dan sikap yang mulia dalam menyikapi setiap tekanan dan penindasan yang dilakukan oleh para teror akidah itu. Hadapilah dengan sabar dan ikhlas karena Allah SWT akan selalu melindungi dan membantu kaum muslimin. Namun demikian, tekad untuk selalu mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran harus selalu ditegakkan, dan jangan sampai melemah hanya karena takut akan dicurigai oleh para penguasa. Takutlah hanya kepada Allah SWT semata yang sejatinya adalah pemilik jasad dan ruh ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lebih baik menjadi orang Palestina, yang terjajah secara fisik namun merdeka secara batin. Mereka bebas melakukan apa saja untuk berjuang menegakkan kalimah Allah, daripada merdeka secara fisik namun terjajah secara batin, sebagaimana kita yang selalu takut, mendapat tekanan, dan menjadi lemah untuk menegakkan kalimah Allah di muka bumi ini”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahua’lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-2633770259872671763?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/2633770259872671763/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/10/teror-akidah-oleh-penguasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/2633770259872671763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/2633770259872671763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/10/teror-akidah-oleh-penguasa.html' title='TEROR AKIDAH OLEH PENGUASA'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/St--Lys_jSI/AAAAAAAAAGs/o9vkx-Bqxrk/s72-c/images+(3).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-3386746071131832872</id><published>2009-07-01T18:05:00.005-07:00</published><updated>2009-07-01T18:07:02.908-07:00</updated><title type='text'>JANJI – JANJI DAN KONTRAK POLITIK PARA CAPRES DAN CAWAPRES</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/SkwIGZhqlkI/AAAAAAAAAGM/gKB-2IBTiag/s1600-h/images+(2).jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 143px; height: 132px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/SkwIGZhqlkI/AAAAAAAAAGM/gKB-2IBTiag/s400/images+(2).jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353662963061003842" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;Pemilu presiden tinggal menunggu hari. Tepat pada tanggal 8 Juli nanti, rakyat Indonesia akan kembali lagi mengantri di depan TPS hanya untuk mencontreng calon presiden yang nantinya akan memipin negeri ini 5 tahun kedepan. Nasib bangsa ini benar – benar akan dipertaruhkan di sana. Tangan-tangan rakyat yang dengan mantap memilih capres idaman dan kebanggaannya, akan benar-benar menjadi penentu siapa capes dan cawapres yang nantinya akan memenangkan pilpres. Tiga pasangan calon yang nantinya akan bertarung menjadi persaingan yang cukup menarik untuk disaksikan. Berbagai debat capres dan cawapres sudah bebeapa kali ditayangkan di media televisi. Namun jika diminta memberi tanggapan akan debat tersebut, tidak lain hanya sebuah dialog atau bahkan diskusi publik yang bertemakan “&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;presiden menjawab&lt;/b&gt;”. Tidak ada sedikit pun debat disana. Malahan masing-masing capres saling mendukung satu sama lain. Tidak ada semangat, “&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;greget&lt;/i&gt;” yang muncul disana. Lalu bagaimana masyarakat akan menilai? Padahal ketika mendengar akan dilangsungakannya debat capres, semuanya sudah mempersiapkan diri untuk menyaksikan acara yang katanya sangat luar biasa itu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;“Tiada hari tanpa kampanye!“, telah menjadi tekad para capres dan cawapes menjelang pemilu kali ini. Setiap hari capres dan cawapes memiliki agenda yang cukup padat. Ada yang keliling negeri untuk berceramah di depan rakyat dengan membawa setumpuk kertas berupa bahan pidato yang berisi visi dan misi&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;mereka. Tiada maksud lain. Capres dan cawapes ingin menarik simpati mereka, sekaligus suara mereka tentunya. Dengan semangat dan keyakinan yang mantap, berbagai janji-janji pun diucapkan. Ada yang berani untuk tidak menerima gaji jika terpilih nanti, ada yang berjanji akan memberikan bantuan 1 milyar pertahun untuk setiap desa, dan berbagai janji-janji lainnya. Ada lagi capres dan cawapres yang sibuk kesana-kemari untuk membuat kontrak politik. Dari kontrak politik ke kaum buruh sampai ke mahasiswa yang memang cukup menarik perhatian publik. Begitu pentingya kemenangan dalam pemilu kali ini sehingga apapun mereka lakukan demi mandapat perhatian dari rakyat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Jika kita kembali melihat kualitas capres dan cawapres kita saat ini, adakah rasa bangga kita untuk memilih mereka?&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Terkadang untuk mengatakan “ada” atai “iya” saja sudah cukup berat. Kemudian janji-janji pasangan mana yang menurut kita bisa dipercaya? Sudah sejalankah ucapan mereka dengan apa yang mereka lakukan selama ini? pastinya kita bisa menilai dengan mudah karena semua pasangan adalah orang lama dan pernah mengurusi negara ini di bidangnya masing-masing. Kita juga bisa menilai, bagaimana selama ini kinerja mereka dalam memperjuangkan hak rakyat dan nasib bangsa ini. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Belum lagi pasangan capres dan cawapes yang sudah menandatangani kontrak politik. Sepertinya membubuhkan tanda tangan di atas kertas yang berisi perjanjian yang telah disepakati kedua belah pihak itu layaknya membubuhkan tandan tangan oleh seorang kepala sekolah ketika menyetujui acara pentas seni di sekolah. Gampang sekali. Pertanyaannya mampukah mereka melaksanakan semua kontrak itu? Apakah mereka hanya menerapkan paradigma akan berusaha semaksimal mungkin, selebihnya tergantung nasib dan rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Jika kita benar-benar warga negara yang baik, tugas kita juga adalah mengawasi dan memberikan tanggapan terhadap is-isu yang sedang berkembang selama ini, termasuk isu pilpres yang memang sedang hangat-hangatnya. Kita semua adalah masyarakat yang cerdas, yang masih mampu untuk membedakan mana yang benar, sesuai kenyataan dan realita dan mana yang bohong, yang hanya fakta karangan semata, dan penuh tipu daya. Setiap rakyat harus memiliki pandangannya masing-masing. Sudah sesuaikah visi misi para pasangan capres dan cawapres dengan harapan kita bersama? Sudah terakomodasikah keinginan, dan hak kita sebagai warga negara terhadap bangsa ini melalui janji-janji mereka? Dan yakinkah kita akan kualitas mereka memimpin bangsa ini untuk mewujudkan janji-janji yang telah mereka sampaikan?&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;jika kita memang yakin akan salah satu pasangan capres dan cawapres, silahkan untuk mendukungnya, namun jika memang tidak yakin, sebagai warga negara yang baik kita juga harus bersikap bijaksana. Kalau kita memang merasa bahwa golput adalah pilihan yang tepat, tidak berarti kita meninggalkan kewajiban kita untuk taat terhadap pemimpin yang terpilih nantinya. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Oleh karena itu, sebagai seorang mahasiswa, kita berkewajiban untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dan memberikan interpretasi terhadap janji maupun kontrak politik yang dibuat oleh capres dan cawapres kita sehingga masyarakat yang awam sekalipun dapat mengerti. Jangan kita memilih karena janji-janji semata, karena janji-janji itu kerap kali dilanggar dan tidak dittepati. Namun pilihlah berdasarkan kualitas dan kapabilitas mereka yang memang tidak bisa dibuat-buat dan dikarang-karang. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;“Kebagkitan tidak akan pernah terjadi selama kita masih berpikir bahwa upaya untuk mewujudkan kebangkitan adalah tugas orang lain dan orang lain lah yang memiliki kemampuan untuk melakukannya. Kebangkitan akan benar-benar pasti ketika setiap diri kita bertanggung jawab dan merasa yakin bahwa terwujudnya suatu kebangkitan adalah tugas kita dan kita harus berbuat sesuatu untuk kebangkitan itu sendiri”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-3386746071131832872?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/3386746071131832872/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/07/janji-janji-dan-kontrak-politik-para_01.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/3386746071131832872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/3386746071131832872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/07/janji-janji-dan-kontrak-politik-para_01.html' title='JANJI – JANJI DAN KONTRAK POLITIK PARA CAPRES DAN CAWAPRES'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/SkwIGZhqlkI/AAAAAAAAAGM/gKB-2IBTiag/s72-c/images+(2).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-2928932872034084750</id><published>2009-06-07T23:44:00.000-07:00</published><updated>2009-06-07T23:53:51.895-07:00</updated><title type='text'>SUDAH LUPAKAH KITA DENGAN PANCASILA?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Siy0-0tLz-I/AAAAAAAAAF8/yBU9G8A9BMw/s1600-h/images+(1).jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 104px; height: 104px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Siy0-0tLz-I/AAAAAAAAAF8/yBU9G8A9BMw/s320/images+(1).jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344845849174986722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Siy0Dhz40cI/AAAAAAAAAF0/GSF9FxmMWT8/s1600-h/imagesas.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 135px; height: 94px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Siy0Dhz40cI/AAAAAAAAAF0/GSF9FxmMWT8/s320/imagesas.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344844830490546626" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;       Apakah yang terlintas dalam pikiran kita ketika mendengar kata Pancasila? Apakah sekedar 5 poin yang selalu dibacakan ketika kita SD? Atau jangan-jangan masih ada diantara kita yang belum hafal juga kelima poin itu? Hahaha… tetapi kecil kemungkinan itu terjadi karena kita pasti akan ditertawakan oleh teman-teman kalau belum dapat menghafalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pancasila adalah dasar negara kita. Dengan berpedoman kepadanya kehidupan berbangsa dan bernegara ini dijalankan. Sebagai suatu dasar negara, Pancasila dibuat dengan sangat hati-hati karena harus mampu mewakili semua aspek kehidupan, dia harus memiliki turunan makna yang jelas yang mampu hadir sebagai “mutiara tausyiah” di dalam kehidupan real di masyarakat. Untungnya Pancasila telah mampu mengeksistensikan dirinya sebagai dasar negara yang sampai saai ini tidak pernah dirubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, dengan semakin berkembangnya kehidupan bermasyarakat, dengan semakin menjamurnya berbagai paham dan aliran, membuat semakin kompleksnya hubungan diantara manusia. Demokrasi yang hadir sebagai alat kebebasan membuat orang semakin kreatif dalam membuat hal-hal yang baru. Masih segar dalan ikatan kita berbagai macam aliran agama yang hadir di tengah-tengah masyarakat seperti Lia Eden, Ahmadiyah, dan aliran keagamaan lainnya. Dimana-mana banyak terjadi kasus-kasus kejahatan kemanusiaan, seperti pembunuhan, pemerkosaan, penjarahan, penculikan, penganiayaan terhadap manusia yang terkadang sangat kejam dan tidak manusiawi. Harga nyawa sudah seperti harga sebuah permen, yang murah sehingga dapat dibayar cash. Dalam bidang politik, diwakili dengan membludaknya partai peserta pemilu di tahun 2009 ini. Cita-cita sila ke-4 sebagai perwujudan sebuah pemerintahan yang dipimpin secara hikmat dan kebijaksanaan nampaknya masih jauh dari harapan. Kita bisa melihat sendiri sejauh mana musyawarah dapat menjadi pemersatu bagi terbentuknya suatu hasil yang disepakati bersama, dapat diterima secara ikhlas dan semua orang mengakui dan mau menjalankannya. Jika kita diminta menilai, apakah sistem pemerintahan yang ada sekarang telah mewakili cita-cita dari sila ke-4? silahkan jawab sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malangnya berbagai hal baru yang dibuat oleh manusia, sebagai hasil dari kreatifitas manusia, sebagai bukti adanya kebebasan, sebagai pemikiran bahwa sistem yang dulu tidak laku lagi, ternyata malah membuat pertentangan, kerusuhan dan perpecahana diantara kita. Sungguh ironi memang! Persatuan bangsa ini benar-benar telah dipertaruhkan. Jiwa gotong-royong, saling bahu membahu diantara sesama sekarang tingal kenangan. Semakin hari manusia semakin egois, individualistik, berprinsip “Emang gue pikirin”, bersyair “ Urusan, urusan gue, elu jangan ikut campur !!!!”,  bernyanyi “ Andaikan saja dunia ini manjadi milik Saya !” dan bersikap “ Awas loe, macam-macam gue sikat !!!”. Belum lagi maraknya kasus-kasus ketidakadilan di negeri ini. Hukum telah dipermainkan oleh pihak yang memiliki uang. Orang yang mencuri sandal bahkan mendapat hukuman yang lebih berat dibandingkan orang yang korupsi. Pendidikan yang seharusnya menjadi hak setiap warga negara menjadi tidak terlaksana sepenuhnya. Yang bisa sekolah adalah yang punya uang. Dengan alasan pendidikan yang semakin maju, berkembang dan canggih, biaya pun menjadi semakin mahal. Tidak semua orang dapat menikmati indahnya bersekolah. Dimana keadilan di negeri ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita merenung sejenak, berusaha untuk memaknai semua poin yang tercantum dalam Pancasila. Tidakkah kita terharu dan bangga dengan dasar negara kita ini? Adakah yang kurang? Adakah yang salah? Adakah yang tidak sesuai dan bertentangan dengan kehidupan bermasyarakat? Ternyata tidak ada. Semua poin mengajarkan kebaikan, norma-norma yang mulia, yang sangat sesuai jika diterapkan karena mendatangkan kedamaian, ketentraman, dan persatuan. Pamcasila mengajarkan kepada kita kunci sukses dalam berkehidupan yang tenteram, dan langgeng. Pancasila telah mampu menyeimbangkan antara dunia dan akhirat, yaitu dengan mangajarkan untuk berketuhanan dan juga menjaga hubungan yang baik diantara manusia. Pancasila juga sangat sesuai dengan budaya kita, yaitu budaya ketimuran. Para founding fathers kita memang benar-benar cerdas dalam merumuskan pancasila ini terlepas dari adanya perbedaan pendapat dalam memaknai filosifinya. Namun secara normatik, nilai-nilai pancasila adalah nilai-nilai yang berbudi dan luhur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, dengan melihat realita yang ada apakah memang perlu jika pancasila diganti saja? Diubah dengan nilai-nilai yang baru? Apakah itu yang kita harapkan? Tidak perlu ada lagi gotong-royong, tidak perlu ada lagi persatuan, biarkan saja ketidakadilan merajelala dimana-mana. Kasus-kasus kemanusiaan tidak perlu diambil pusing, dan biarkan menjadi beban bagi yang mengalaminya saja. Tidak perlu ada lagi musyawarah, yang penting siapa yang berkuasa, memiliki kekuatan, dialah yang akan memimpin rakyat, apakah kata-kata “hikmah dan kebijaksanaan” telah benar-benar “kuno”? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peranan Pancasila sebagai dasar negara dengan segala nilai-nilainya yang luhur sudah  seharusnya dijadikan reerensi untuk memaknai setiap sistem dan nilai yang berlaku di masyarakat saat ini, baik norma yang baru muncul maupun yang akan muncul kemudian sebagai konsekuensi dari perkembangan pemikiran manusia dan kehidupan masyarakat yang sangat kompleks. Jika kita masih percaya bahwa nilai-nilai Pancasila masih sangat relevan dengan kehidupan kita, masih sesuai sebagai dasar negara dengan nilai-nilai yang dibawanya maka sudah sepantasnya sebagai warga negara yang baik kita kembali menjunjung tinggi dasar negara kita ini. Mari kita mencoba untuk merefleksikannya kembali, dan berusaha untuk menerapkan nilai-nilainya sesuai dengan kehidupan kekinian dan kedisinian sehingga nilai itu tidak menjadi hilang namun dapat selalu menjadi pedoman bagi kita dalam menjalani kehidupan bermasyarakat demi terciptanya Indonesia yang lebih baik dan bermartabat tentunya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-2928932872034084750?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/2928932872034084750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/06/sudah-lupakah-kita-dengan-pancasila.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/2928932872034084750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/2928932872034084750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/06/sudah-lupakah-kita-dengan-pancasila.html' title='SUDAH LUPAKAH KITA DENGAN PANCASILA?'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Siy0-0tLz-I/AAAAAAAAAF8/yBU9G8A9BMw/s72-c/images+(1).jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-709108887331951229</id><published>2009-05-29T00:22:00.000-07:00</published><updated>2009-06-05T09:35:29.630-07:00</updated><title type='text'>USAHA UNTUK MEWUJUDKAN DIVERSIFIKASI PANGAN DI INDONESIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Sh-NvEVnWfI/AAAAAAAAAB4/v8IKhb0cDt4/s1600-h/images.11111221211.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 133px; height: 143px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Sh-NvEVnWfI/AAAAAAAAAB4/v8IKhb0cDt4/s320/images.11111221211.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341143522842466802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selama ini permasalahan penerapan diversifikasi pangan sepertinya menjadi permasalahan yang tidak pernah selesai. Bahkan ada yang mengatakan tidak akan pernah selesai. Kalau dalam tulisan sebelumnya kita telah banyak berbicara mengenai pentingnya penerapan diversifikasi pangan, sekarang kita akan membahas upaya penerapan diversifikasi pangan di Indonesia.&lt;br /&gt;Usaha-usaha yang dapat dijadikan solusi antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Pembatasan restoran fast food atau restoran apapun  yang menjual produk impor. &lt;br /&gt; Pemerintah harus tegas menangani masalah ini. Oleh karena itu, agar tidak terjadi benturan dengan masyarakat yang juga ingin mencicipi hidangan luar, restoran seperti ini harus dibatasi keberadaannya. Banyak daerah yang telah membuktikan hal ini. Di Kabupaten Bantul misalnya, salah satu kabupaten di Yogyakarta. Di daerah itu kegiatan pemberdayaan pedagang tradisional sangat bagus sekali. Di sana hampir tidak ditemukan adanya bangunan koorporasi asing yang menjual makanan produk impor. Bahkan di sana tidak satu pun mall yang berdiri. Berdasarkan pernyataan dari Bupati Bantul sendiri, hal ini dilakukan untuk menjaga dan melindungi pedagang tradisional, yang secara tidak langsung akan melindungi produk lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Sosialisasi program diversifikasi secara serentak dan terencana&lt;br /&gt;  Sosialisasi ini sangat penting sekali. Namun syaratnya harus dilakukan secara serentak, artinya pemerintah pusat yang berwenang untuk memberikan komando. Harus ada road map diversifikasi konsumsi yang diterima oleh semua pihak, pemerintah pusat, pemerintah daerh, LSM, lembaga penelitian/pendidikan, dan masyarakat luas. Walaupun sekarang sudah ada otonomi daerah, tetapi program diversifikasi pangan ini harus dilakukan secara global dan menyeluruh, walaupun dalam tindakannya dilakukan secara lokal. Selama ini yang terjadi, sosialisasi ini dilakukan oleh sebagian daerah saja, bahkan terkadang dilakukan oleh lembaga nonpemerintah. Pemerintah harus tanggap dan pintar dalam mencari momentum yang tepat. Pemerintah sebagai pusat komando dan pemerintah daerah sebagai pelaksana yang bekerjasama dengan berbagi pihak. Selain itu kagiatan ini harus terencana, artinya jangan dilakukan hanya sekali namun merupakan program jangka panjang yang jelas arah dan tujuannya. &lt;br /&gt;  Pemerintah harus terus menerus melaksanakan sosialisasi dan kampanye diversifikasi pangan, disertai bimbingan teknis dan insentif ekonomi dari pangan pokok beras kepada pangan pokok lokal lainnya, atau dengan campuran untuk mengurangi konsumsi beras antara lain dengan beras jagung, sagu, jagung, ubi dan lain-lain. &lt;br /&gt;       Beberapa program yang dapat dilakukan seperti:&lt;br /&gt;a. Gerakan Nasional Hari makan bukan nasi&lt;br /&gt;b. Pemberian penghargaan terhadap daerah yang telah berhasil mengembangkan potensi bahan pangan yang ada, selain beras tentunya. Untuk kriterianya, pemerintah dapat membuat sendiri sesuai dengan kearifan dan potensi lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3). Kerjasama dengan lumbung pangan desa &lt;br /&gt; Sampai saat ini dapat dikatakan hubungan pemerintah daerah dan juga pusat dengan lumbung pangan desa masihlah kurang. Sampai saat ini pemerintah baru sampai mengkonsep model lumbung yang baik, namun realita di lapangan banyak lumbung pangan yang bergerak sendiri-sendiri. Kalaupun ada kerjasama pemerintah dengan lumbung pangan, itupun hanya ke lumbung pangan beras saja, seperti yang ada di Subang, Jawa Barat. Hal ini diakui oleh Dirut Perum Bulog, Mustofa Abubakar, dalam Seminar dan Temu Ahli Nasional di Yogyakarta, 21 Januari 2009 lalu. Intinya BULOG akan lebih meningkatkan kerjasama dengan lumbung pangan setempat yang selama ini memang masih kurang, dan BULOG juga berterima kasih kepada lumbung pangan yang selam ini telah membantu tugas BULOG dalam menjamin ketersediaan pangan secara beragam kepada masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4). Research Center (Pusat Penelitian)&lt;br /&gt;Pembangun research center (pusat riset) yang melakukan kajian, penelitian dan pengembangan budidaya pertanian, khususnya pengembangan potensi pertanian lokal yang memberikan ruang bagi pembelajaran bagi petani lokal di tingkat kabupaten sangatlah penting. Research Center (pusat riset) berfungsi sebagai ruang pendidikan, untuk meningkatkan kapasitas, keterampilan, pengembangan budidaya dan pengembangan teknologi, khususnya pasca panen bagi petani. Fungsi yang lainnya adalah sebagai pengembangan media, sistem informasi dan data base bagi petani. &lt;br /&gt;  Sejauh ini, research center yang benar-benar aktif dan profesional hanyalah di pusat penelitian tingkat nasional. Seperti di Balai Penelitian Tanaman pangan yang terdapat di Sukamandi, Subang, Jawa Barat. Itupun terbatas pada bahan pangan tertentu saja seperti beras. Sedangkan jika kita kembali kepada konsep kearifan lokal, sangat kurang efisien ketika Balai Penilitian ini disuruh untuk meneliti di tempat yang lain, seperti di Yogyakarta, Sulawesi, Nusa Tenggara dan tempat-tempat berpotensi lainnya. Selain secara pendanaan mengeluarkan dana yang cukup besar, secara teknis juga sulit untuk dilakukan. Tidak mungkin balai seperti itu melakukan penelitian ke semua tempat di seluruh Indonesia. Terkadang jika mengandalkan Dinas Pertanian juga tidak cukup, karena wilaya kerja Dinas Pertanian juga cukup luas. Harus dibentuk lagi tim seperti ini yang sangat fokus terhadap ketahanan pangan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5). Pasar Pertanian&lt;br /&gt;      Untuk menjamin ketersediaan akan produk bahan pangan yang dapat diakses oleh masyarakat luas harus dibangun pasar pertanian. Pasar ini sebenarnya tidak perlu luas, yang penting ada bangunan maupun tempat yang permanen yang dapat dijadikan sebagai tempat bertransaksi.  Pasar ini berisi berbagai macam produk pertanian sebagai hasil usaha lokal. Melalui pasar ini, pemerintah dapat menetapkan harga yang layak akan setiap produk sehingga menjamin ketersediaannya karena bahan pangan tersebut memiiki nilai ekonomi yang cukup menguntungkan. Pemerintah juga dapat melakukan proteksi terhadap hasil pertanian lokal. Petani pun merasa bersemangat untuk mengelola lahannya karena ada kepastian distribusi akan produk yang dihasilkan. Selain itu pasar pertanian dapat mengupayakan kerjasama yang luas dalam persoalan pemasaran produk-produk pertanian dengan pihak-pihak di luar kabupaten sehingga semakin menjamin akan ketersediannya secara fisik dan juga keuntungan secara ekonomi. Intinya pasar tani ini berperan untuk memberikan dorongan kepada kemajuan produksi dan pemasaran bagi produk-produk pertanian.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;6). Perubahan pola investasi pemerintah &lt;br /&gt;  Dalam konteks ini, pemerintah diharapkan mampu meningkatkan perhatiannya kepada pertanian melalui peningkatan investasi. Investasi ini lebih kepada subsidi yang memang sangat dibutuhkan. Jika tidak ada dana yang mencukupi, pertanian akan sulit untuk berkembang, apalagi jika investasi ini ditujukan kearah pengembangan industri pertanian, pasti kedepannya akan memberi keuntungan yang sangat menjanjikan. Artinya, industri dibangun untuk meningkatkan dan memajukan pertanian kedepannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7). Memantapkan kelembagaan terkait lembaga ketahan pangan&lt;br /&gt; Hal ini terkait dengan  kondisi kelembagaan pangan, yang dalam hal ini diampu oleh Dewan Ketahanan Pangan. Kondisinya antara lain:&lt;br /&gt;a. belum mampu mengintegrasikan berbagai kebijakan/program untuk mencapai tujuan yang sama (terkait dengan ketahanan dan keamanan pangan)&lt;br /&gt;b. terlalu fokus pada sisi suplai/produksi, disamping minimnya dana&lt;br /&gt;c. kurang independen karena di bawah departemen teknis yaitu Departemen Pertanian&lt;br /&gt;d. belum ada Road Map yang menjadi pegangan nasional, didukung oleh masyarakat luas (termasuk Pemda/Pemkot)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Realita yang ada menunjukkan bahwa sekarang kita seperti kehilangan arah. Kita sepertinya telah “salah kiblat”. Indonesia yang dikenal sebagi negara agaris dengan potensi sumber daya alamnya yang sangat luar biasa ternyata tidak mampu membuktikan kemampuannya untuk meningkatkan kemakmuran rakyatnya melalui pertanian. Yang ada malah keluarga petani miskin yang setiap saat selalu bertambah. Selama ini yang terjadi adalah fokus pemerintah yang tidak jelas dan sepertinya mengarah ke industri, namun bukan industri pertanian. Pertanian malah menjadi penyokong industri tersebut, tepatnya sebagai penyedia bahan baku. Alhasil, pertanian kita semakin lama semakin mundur. Lahan-lahan yang potensial terkadang malah dijadikan bangunan, seperti : pabrik, rumah, perkantoran, dan lain-lain. Dukungan pemerintah kepada sektor industri sangat luar biasa sekali. Sedangkan pertanian semakin lama semakin ditinggalkan. Seharusnya kita mencontoh negara-negara yang maju pertaniannya seperti Jepang, Thailand dan Cina padahal sebenarnya sumberdaya alam yang kita memiliki jauh lebih besar dari mereka. &lt;br /&gt; Oleh karena itu, dalam tulisan kali ini saya ingin menegaskan kembali bahwa tidak benar kalau dikatakan bahwa negara kita itu miskin. Negara kita ini sangat kaya sekali, namun pengelolaannya saja yang belum maksimal. Dan jika ditanya apakah kita bisa dan siap untuk diversifikasi pangan, maka jawabannya sangat bisa. Tapi apakah kita saat ini sudah siap untuk diversifikasi pangan? Nah jawabannya adalah belum. Walaupun sumberdaya kita sangat melimpah baik alam maupun tenaga kerjanya, namun jika kita belum selesai dengan permasalahan-permaslahan baik konseptual, fungsional, maupun permasalah sosial yang ada, maka akan sulit sekali diversifikasi dilakukan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-709108887331951229?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/709108887331951229/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/05/usaha-untuk-mewujudkan-diversifikasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/709108887331951229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/709108887331951229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/05/usaha-untuk-mewujudkan-diversifikasi.html' title='USAHA UNTUK MEWUJUDKAN DIVERSIFIKASI PANGAN DI INDONESIA'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Sh-NvEVnWfI/AAAAAAAAAB4/v8IKhb0cDt4/s72-c/images.11111221211.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-3185491888163249738</id><published>2009-05-28T23:56:00.000-07:00</published><updated>2009-05-29T00:08:30.549-07:00</updated><title type='text'>Mengapa Diversifikasi Pangan Menjadi Penting?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Sh-JUJyo9UI/AAAAAAAAABw/vVj7_KPL6bA/s1600-h/images111.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 114px; height: 115px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Sh-JUJyo9UI/AAAAAAAAABw/vVj7_KPL6bA/s320/images111.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341138662403405122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Penganekaragaman pangan bukan saja dimaksudkan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap beras, tetapi juga untuk peningkatan mutu gizi makanan rakyat dalam rangka meningkatkan kualitas sumberdaya manusia Indonesia. Mutu gizi makanan penduduk ditentukan oleh jumlah dan macam zat-zat gizi yang dikonsumsi. Makan beragam sumber zat-zat gizi akan semakin memperbesar kemungkinan akan terpenuhinya kebutuhan gizinya”.&lt;br /&gt; Begitu pentingnya diversifikasi pangan ini dilakukan karena memang tidak selamanya kita bisa menggantungkan kebutuhan pangan kita terhadap beras semata. Jika kita menilik kembali upaya penerapan diversifikasi pangan di Indonesia, ternyata disana-sini masih banyak kendala yang sedang dihadapi. Berbagai kendala itu selalu saja muncul dan dijadikan alasan sulitnya penerapan diversifikasi pangan di negara kita, mulai tataran teknis, sumber daya alam, pemerintah selaku penanggung jawab, sampai kepada masyarakat sebagai objek, khususnya masyarakat tani. &lt;br /&gt; Adapun beberapa sebab mengapa diversifikasi ini harus dilakukan antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jumlah penduduk Indonesia semakin lama semakin besar dengan potensi lahan yang semakin bekurang&lt;br /&gt;  Selain sebagai suatu potensi yang cukup besar, namun dengan bertambahnya penduduk di Indonesia dengan cepat merupakan suatu permasalahan. Walaupun tahun ini kita tidak melakukan impor beras, namun dengan semakin sempitnya lahan pertanian karena konversi lahan maupun karena semakin tingginya penurunan kualitas lahan, pasti semakin lama produksi akan semakin menurun. Jika peningkatan pertumbuhan penduduk tidak diimbangi dengan peningkatan penyediaan bahan pangan, yang terjadi pasti kelaparan. Dan ketika ini terjadi, mau tidak mau pemerintah harus mengeluarkan kebijakan impor beras kembali. &lt;br /&gt;  Penduduk Indonesia pada tahun 2035 diperkirakan akan bertambah menjadi 2 kali lipat dan jumlahnya sekarang, menjadi ± 400 juta jiwa. Dengan meningkatnya pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, terjadi pula peningkatan konsumsi/kapita untuk berbagai pangan. Akibatnya, dalam waktu 35 tahun yang akan datang Indonesia memerlukan tambahan ketersediaan pangan yang lebih dari 2 kali jumlah kebutuhan saat ini. &lt;br /&gt;  Diawal abad ke-20, selama 30 tahun penduduk Indonesia bertambah 20 juta jiwa, dan diawal abad ke-21, selama 30 tahun penduduk Indonesia bertambah hampir 200 juta jiwa. Penduduk Indonesia menjadi 5 kali lipat dalam waktu 100 tahun. Inilah alasan mengapa kemudian diversifikasi pangan harus segera dilakukan (Husodo, 2003).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Produksi beras yang tidak selamanya akan bertahan.&lt;br /&gt; Sebelumnya sudah disebutkan bahwa salah satu kendala dalam produksi beras adalah lahan yang semakin sempit. Penduduk Indonesia dari tahun ke tahun semakin bertambah, dengan pertumbuhan sekitar 1,5% /tahun, sehingga mendorong permintaan pangan yang terus meningkat. Sementara lahan pertanian khususnya lahan sawah, yang luasnya mencapai 7,7 juta ha, ternyata belum mampu memenuhi kebutuhan pangan Indonesia terutama beras, jagung, dan kedelai, sehingga perlu ditambah dengan impor yang pada dekade terakhir jumlahnya meningkat. Produksi dan kebutuhan beras pada tahun 2010 diperkirakan 32,65 juta ton dan 36,77 juta ton beras, sehingga terjadi defisit sekitar 4,12 juta ton beras. Demikian pula untuk tahun 2015 dan 2020 diprediksi terjadi kekurangan beras sebanyak 5,8 juta ton pada tahun 2015 dan meningkat menjadi 7,49 juta ton beras pada tahun 2020. Untuk menghasilkan padi sebanyak itu diperlukan luas panen sekitar 13.500-15.000 ha lahan sawah atau luas baku sawah sekitar 9.000-10.000 ha jika diasumsikan IP 150%. &lt;br /&gt; Konversi lahan sawah terutama di Jawa tidak terkendali, sehingga mengancam stabilitas ketahanan pangan nasional. Dalam periode 1981-1999 konversi lahan sawah nasional mencapai 1.628 ribu ha dimana sekitar 61,6% terjadi di Jawa. Sebagian besar lahan sawah yang terkonversi tersebut pada mulanya beririgasi teknis atau setengah teknis dengan produktivitas tinggi. Bahkan jika dilihat pada 3 tahun terakhir atau periode 1999-2002 menunjukkan peningkatan konversi lahan sawah rata-rata sekitar 187.720 ha/tahun. Potensi ketersediaan lahan untuk perluasan sawah di seluruh Indonesia adalah seluas 8,28 juta ha, terdiri atas potensi sawah rawa 2,98 juta ha dan sawah non rawa 5,30 juta ha. Potensi pengembangan sawah terluas terdapat di Papua, Kalimantan, dan Sumatera, masing-masing dengan luas 5,19 juta ha, 1,39 juta ha, dan 0,96 juta ha. Di Sulawesi hanya mencakup sekitar 0,42 juta ha, Maluku dan Maluku Utara 0,24 juta ha, Nusa Tenggara dan Bali 0,05 juta ha, dan Jawa hanya 0,014 juta ha. Strategi perluasan sawah dapat dilakukan melalui pemanfaatan lahan potensial sawah di daerah irigasi, optimalisasi lahan-lahan sawah terlantar terutama di daerah rawa pasang surut dan lebak, dan perluasan sawah secara kawasan di daerah yang potensinya cukup luas seperti di Papua dan Kalimantan.&lt;br /&gt; Oleh karena itu, jika kita ingin tetap ingin hidup mulailah dengan memvariasikan mekanan sehari-hari kita sehingga kita tidak terfokus terhadap beras saja. Namun jangan menggantinya dengan makanan fast food atau malah gandum, karena itu hanya akan membuka bagi kebijakan impor gandum dan juga membuka kesempatan bagi pengusaha asing yang ingin menjual makanannya di negara ini. Pada akhirnya pedagang tradisional dapat tersingkir dan kalah bersaing dengan produk makanan luar. Hal bijak yang bisa dilakukan adalah dengan mengkonsumsi produk lokal yang sampai saat ini telah banyak dikembangkan dan juga telah dipasarkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-3185491888163249738?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/3185491888163249738/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/05/mengapa-diversifikasi-pangan-menjadi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/3185491888163249738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/3185491888163249738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/05/mengapa-diversifikasi-pangan-menjadi.html' title='Mengapa Diversifikasi Pangan Menjadi Penting?'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Sh-JUJyo9UI/AAAAAAAAABw/vVj7_KPL6bA/s72-c/images111.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-5460448265585812398</id><published>2009-05-23T03:15:00.000-07:00</published><updated>2009-05-23T03:20:23.530-07:00</updated><title type='text'>MOMENT KEBANGKITAN NASIONAL YANG TELAH KEHILANGAN NILAI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/ShfNs9E__jI/AAAAAAAAABo/VVgf98WCW9k/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 137px; height: 101px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/ShfNs9E__jI/AAAAAAAAABo/VVgf98WCW9k/s320/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338962055464484402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tidak terasa sudah 101 tahun berlalu sejak berdirinya budi utomo pada tahun 1908. Semangat perjuangan mereka dalam membangun bangsa ini sudah seharunya dijadikan tauladan dalam menjalani kehidupan berbangsa yang sejatinya semakin kompetitif dan semakin kompleks. Tantangan perjuangan ke depan semakin berat dengan persaingan yang semakin metafisik. Pengaruh luar yang semakin menggerogoti bangsa ini dari segala aspek tenyata berdampak terhadap lemahnya daya saing dan juga tidak termaksimalkannya pemanfaatan sumber daya yang ada. Konteks penjajahan di era sekarang memang jauh lebih parah ketimbang penjajahan di era perjuangan sampai dengan 1945. Bangsa ini semakin tidak dapat berbuat banyak untuk mendayagunakan sumber daya yang dimiliki karena telah dikuasai oleh pihak asing. &lt;br /&gt;Saat mereka sedang giat-giatnya melakukan berbagai upaya untuk menguasai bangsa ini, kita malah sibuk dengan urusan kita sendiri. Moment pemilu sepertinya sudah mengaburkan semangat kita untuk melakukan refleksi terhadap kebangkitan nasional yang sudah dibangun oleh pada founding fathers kita. Kita sangat sibuk dengan urusan kelompok masing-masing demi terfasilitasinya berbagai kepentingan yang telah direncanakan. Panasnya semangat pemilu telah mendinginkan semangat kebangkitan yang seharunya dijadikan mesin uap bagi perjuangan pergerakan kedepan. Fokusnya kita terhadap berbagai kepentingan telah membuat kita malas untuk merefleksikan kembali arti perjuangan yang sesungguhnya, yaitu perjuangan untuk membuat bangsa ini bangkit dari rasa egois, rasa kesukuan, rasa perbedaan dan melebur menjadi satu semangat, yaitu semangat persatuan untuk kemajuan bersama. &lt;br /&gt;Dua puluh mei sekarang tinggal kenangan. Tidak ada lagi rasa haru dan semangat ketika mendengar tanggal itu. Dua puluh mei layaknya 20 di bulan-bulan lainnya. Tiada kesan, tiada makna, tiada visi dan mimpi yang seharusnya muncul sebagai langkah baru dalam perjuangan kedepan. Sekarang lebih mudah untuk mencari perbedaan daripada persamaan, karena orang lebih suka membuat perbedaan dibanding persamaan. Orang semakin enggan bekerjasama dalam menyelesaikan suatu pekerjaan dengan alasan tidak bisa fokus, tidak satu pemahaman, tidak satu golongan, beda pola kerja dan pola tindakan, beda kepentingan, beda target dan tujuan, beda kesibukan dan lain sebagainya. Lalu kapan bangsa ini bisa bersatu? Ataukah memang persatuan itu tidak lagi bisa tercapai? Apakah kita butuh suasana penjajahan sebagaimana yang dirasakan oleh para founding fathers kita?&lt;br /&gt;Pada kenyataannya semangat itu akan selalu tersedia. Sebelum terlambat dan menyesali kondisi yang yang semakin parah, satu-satunya hal yang dapat kita lakukan adalah kembali ke jalan yang benar, yaitu jalan yang telah dirintis oleh para founding father kita, jalan yang mengutamakan kebersamaan, dengan semangat perjuangan yang tidak kenal lelah, yang melandaskan segala sesuatunya kepada kepentingan rakyat, yang bernyanyikan lagu maju terus pantang mundur, yang bersyairkan negeri indah Indonesia, dengan metode yang terencana dan tertata, yang yang bermimpikan persatuan dan kemajuan bangsa dengan memanfaatkan segala kekayaan yang ada, baik kekayaan pribadi maupaun kekayaan bangsa, dengan tujuan terciptanya Indonesia yang lebih baik dan bermartabat tentunya.&lt;br /&gt;Namun tujuan itu sampai sekarang baru sebatas mimpi yang kita tidak tahu kapan akan terealisasi. Jika melihat kondisi bangsa sekarang ini, rasa pesimis telah mengalahkan rasa optimis. Setiap hari yang ada hanya pertentangan, kericuhan, pergaduhan, perselisihan, mulai dari tingkatan grass root sampai ke pejabat pemerintahan di pusat sana, membuat mindset (cara berpikir) masyarakat diarahkan kerpada pemahaman bahwa perselisihan dan perbedaan itu adalah suatu kebaikan. Malangnya pemahaman ini malah diajarkan kepada anak cucu dan generasi kita yang baru. Setiap saat mereka melihat bangsa ini dengan kondisi yang sedemikian rupa. Apalagi media sepertinya sangat senang dan bangga jika menayangkan program-program seperti ini, karenea dinilai memiliki nilai jual yang tinggi dan sangat diminati masyarakat. Ironis memang tapi faktanya memang demikian.&lt;br /&gt;Melihat kondisi ini, tugas kita kedepan pastilah semakin berat. Bagi kita yang masih pedulai akan kebangkitan bangsa ini, sadarlah bahwa bangsa ini membutuhkan ide-ide dan terobosan baru bagi bangsa ini untuk dapat bergerak lebih maju. Moment 20 Mei jangan hanya dijadikan moment kebangkitan bangsa lagi, tetapi sudah menjadi moment bagi pergerakan bangsa untuk lebih maju dan berkembang lagi. Sudah cukuplah predikat `bangsa yang sedang berkembang` mendampingi kita bertahun-tahun, dan sesegera mungkin kita naik  tingkat dan diakui menjadi negara maju. &lt;br /&gt;Wahai para pemimpin bangsa, sadaralah kalian bahwa bangsa ini sedang sakit, jika tidak segera diobati, bangsa ini bisa saja mati dan ketika bangsa ini mati, kalian harus bertanggungjawab. Kami selaku rakyat kecil hanya bisa mengingatkan. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pengobatan walau dengan usaha yang sekecil mungkin. Walau demikiian, kami yakin bahwa dengan usaha yang kecil itu, pasti akan menghasilkan sesuatu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-5460448265585812398?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/5460448265585812398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/05/moment-kebangkitan-nasional-yang-telah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/5460448265585812398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/5460448265585812398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/05/moment-kebangkitan-nasional-yang-telah.html' title='MOMENT KEBANGKITAN NASIONAL YANG TELAH KEHILANGAN NILAI'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/ShfNs9E__jI/AAAAAAAAABo/VVgf98WCW9k/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-2640489212084531950</id><published>2009-05-16T01:59:00.000-07:00</published><updated>2009-05-16T02:02:10.115-07:00</updated><title type='text'>PEMBANGUNAN JALAN TOL SEMARANG-SOLO YANG TIDAK PRO RAKYAT</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Sg6A3jTvmvI/AAAAAAAAABg/JPqOU72XK5s/s1600-h/jalan+tol.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 97px; height: 130px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Sg6A3jTvmvI/AAAAAAAAABg/JPqOU72XK5s/s320/jalan+tol.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5336344300339829490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Panjang jalan tol yang akan dibangun mencapai 75,8 kilometer yang melintasi enam wilayah kabupaten/kota. Jalan tol ini dibagi dalam lima bagian/seksi antara yaitu Tembalang-Ungaran (11,2 Km), Ungaran-Bawen (11,9 Km), Bawen-Salatiga (18,8 Km), Salatiga-Boyolali (20,9 Km) dan Boyolali-Karanganyar (13 Km). Daerah yang akan terkena Tol Semarang-Solo, Kota Semarang meliputi Kelurahan Pedalangan, Padangsari, Gedowong, Pudakpayung dan Sumur Boto (Kecamatan Banyumanik dan Kelurahan Kramas (Tembalang). Untuk Kabupaten Semarang Desa Susukan, Kolirejo, Sidomulyo, Gedanganak, Leyangan, Beji (Kecamatan Ungaran), Desa Karangjati, Wringin Putih, Ngempon (Kecamatan Bergas), Desa Derekan, Klepu (Kecamatan Pringapus, Desa Lemahireng, Kandangan, Bawen, Polosari (Kecamatan Bawen). Lainnya Desa Tuntang, Delik, Watuagung (Kecamatan Tuntang), Desa Pabelan, Sukoharjo, Ujung-Ujung (Kecamatan Pabelan), Desa Nyamat, Barukan, Tegalwaton (Kecamatan Tengaran), Desa Plumbon, Kebowon, Bejilor (Kecamatan Suruh), Desa Kemetul, Kenteng, Koripan, Susukan, Timpik, Bodron (Kecamatan Susukan), Desa Pitungan dan Jetis (Kecamatan Kaliwungu. Untuk Kota Salatiga yang terkena Kota Bugel, Kauman Kidul (Kecamatan Sidorejo) dan Desa Tingkir Tengah Kecamatan Tingkir).Kabupaten Boyolali yang terkena Desa Ngampon, Selondoko, Sidomulyo, Ngargosari (Kecamatan Ampel), Desa Kiringan, Karanggeneng, Mudol (Kecamatan Boyolali), Desa Metuk, Kragilan, Brojan (Kecamatan Mojosongo), Desa Mojolegi, Gumukrejo (Kecamatan Teras), Desa Tanjungsari, Trayu, Bongok dan Denggungan (Kecamatan Banyudono). Kabupaten Karanganyar yang terkena Desa Ngasem, Malangjiwan dan Bolon (Kecamatan Colomadu) sedangkan di Sukoharjo yang terkena Desa Wirogunan Kecamatan Kartosuro (dikutip dari harian Kedaulatan Rakyat).&lt;br /&gt; Kejadian ini merupakan suatu fakta akan berdirinya ketidakadilan di negeri ini. Fakta dilapangan menunjukkan banyak pihak yang merasa dirugikan dengan adanya pembangunan jalan tol Semarang-Solo ini. Dengan alasan untuk meningkatkan akses ke kawasan industri dan pariwisata, lebih dari 4000 ha lahan pertanian potensial terpaksa dikorbankan. Belum lagi lahan kehutanan dan perkebunan. Berbagai dampak buruk sudah dapat diprediksi, seperti peningkatan pembangunan di sekitar jalan tol, mulai dari pemukiman, pertokoan, sampai industri. Dan ironinya lahan-lahan di sepanjang jalan tol Semarang-Solo tersebut merupakan lahan pertanian yang cukup potensial.&lt;br /&gt; Jika kita menilik kembali Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) 1960, disana disebutkan bahwa yang dimaksud dengan Reforma Agraria adalah suatu penataan ulang atau restrukturisasi pemilikan, penguasaan, dan penggunaan sumber-sumber agraria, terutama tanah untuk kepentingan petani ,buruh tani, dan rakyat kecil pada umumnya yang sekaligus menjadi landasan menuju proses industrialisasi nasional yang baik dan benar. &lt;br /&gt; Dari pernyataan diatas sebenarnya sudah jelas bahwa kepentingan petani, buruh petani dan rakyat kecil adalah yang diutamakan dari segala-galanya. Walaupun ada targetan untuk menuju industrialisasi, namun pelaksanaannya harus dilakukan dengan baik dan benar. Artinya proses menuju kesana tidak justru mengorbankan kepentingan petani, buruh tani dan rakyat kecil. Jika kita melihat proyek jalan tol ini, sudah sangat jelas bahwa proyek ini sangatlah merugikan banyak orang. Biaya ganti rugi lahan yang diberikan tentu saja bukanlan solusi yang terbaik. Bagaimana para pemilik lahan itu meneruskan kehidupannya jika lahan sebagai sumber penghidupan telah diambil? Lain soal jika pemerintah telah menyiapkan suatu usaha yang dapat dikelola sebagai gantinya,  yang menguntungkan dan berkelanjutan. Sedangkan dengan program ganti rugi lahan ini, selain pemilik lahan termasuk petani tidak dapat lagi mengusahakan lahannya, biasanya lahan dibeli dengan harga yang lebih rendah dari biasanya&lt;br /&gt; Fakta ini merupakan salah satu bukti ketidakkonsistenan pemerintah terhadap kebijakan-kabijakan yang dibuat. Di satu sisi, pemerintah gencar-gencarnya melaksanakan program swasembada pangan khususnya beras, namun disisi lain kebijakan yang dibuat malah mengganggu dan menghambat tercapainya tujuan itu. Hal ini dikarenakan lahan adalah faktor penentu produksi bahan pangan. Dengan adanya proyek ini, selain jumlah lahan semakin berkurang, kualitasnya juga semakin buruk karena adanya pembangunan disana-sini. Padahal Pulau Jawa sendiri merupakan daerah penghasil bahan pangan terbesar di Indonesia. Lebih dari 50% produksi bahan pangan berasal dari Pulau Jawa.&lt;br /&gt; Kebijakan-kebijakan seperti ini sebenarnya sudah lama diberlakukan. Berbagai macam penekanan terhadap rakyat kecil tanpa sadar terus berlangsung. Pada masa pemerintahan SBY kebijakan-kebijakan antipetani terus saja ada, apalagi sejak munculnay Pepres No.36/2005 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pelaksanaan Pembangunan untuk Kepentingan Umum. Dari pepres ini jelaslah bahwa tiada lagi yang namanya kepemilikan pribadi. Semuanya harus rela dikorbankan untuk kepentingan umum. Padahal sebenanya “kepentingan umum” yang dimaksud juga tidak jelas. Kalau rakyat kecil yang dirugikan, “kepentingan umum” yang dimaksud itu kepentingan siapa ? semakin lama sistem ototarian semakin berkembang di negeri ini. Dapat dimungkinkaa berbagai kebijakan yang dikeluarkan hanya untuk kepentingan segelintir orang saja, yang selalu mencari keuntungan. Semakin lama, pemodal besar semakin menggerogoti bangsa ini, dan akhirnya semakin banyak pula rakyat yang dimiskinkan dan disengsarakan karena sumber-sumber penghidupan telah diambil secara paksa.&lt;br /&gt; Oleh karena itu, sudah seharusnya semua orang yang masih peduli menyuarakan aspirasi dan pendapatnya. Berbagai usaha harus diupayakan untuk membantu rakyat kecil yang dirugikan, apalagi kita sebagai seorang mahasiswa yang merupakan motor penggerak perubahan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-2640489212084531950?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/2640489212084531950/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/05/panjang-jalan-tol-yang-akan-dibangun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/2640489212084531950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/2640489212084531950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/05/panjang-jalan-tol-yang-akan-dibangun.html' title='PEMBANGUNAN JALAN TOL SEMARANG-SOLO YANG TIDAK PRO RAKYAT'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Sg6A3jTvmvI/AAAAAAAAABg/JPqOU72XK5s/s72-c/jalan+tol.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-7419990030087422315</id><published>2009-05-15T01:35:00.000-07:00</published><updated>2009-05-15T01:37:15.553-07:00</updated><title type='text'>JAMUR TIRAM : KESEMPATAN SUKSES YANG DISIA-SIAKAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Sg0psLDajAI/AAAAAAAAABY/KoQGlA4rBGc/s1600-h/jamur.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 121px; height: 115px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Sg0psLDajAI/AAAAAAAAABY/KoQGlA4rBGc/s320/jamur.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335966972362001410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;        Jamur adalah tanaman yang sudah banyak dibudidayakan untuk dimanfaatkan. Selama ini kita sudah sering melihat jamur dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Mulai dari restoran-restoran yang besar sampai ke rumah makan yang sederhana sudah menyajikan hidangan jamur sebagai santapan. Rasa jamur setelah dimasak juga cukup enak dan sudah dimodifikasi dalam berbagai macam bentuk penyajian baik jamur sebagai sup, digoreng, disambal dan lain sebagainya. Peluang bisnisnya juga cukup baik namun belum begitu tersebar di seluruh penjuru negeri. Selama ini kita banyak melihat jamur-jamur yang dapat dimanfaatkan itu seperti misalnya jamur tiram, banyak tumbuh di lingkungan sekitar namun dibiarkan begitu saja. Ada 2 kemungkinan mengapa ini terjadi yaitu ketidakpedulian terhadap pemanfaatan jamur dan ketidaktahuan dalam mengolah jamur sehingga memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi. &lt;br /&gt; Namun selain memiliki peluang yang masih cukup menjanjikan, ternyata dalam pemanfaatannya memiliki bermacam-macam tantangan, mulai dari tantangan dalam pengolahannya, pendistribusiannya,dan juga tantangan di dalam  pembudidayaannya. Tantangan dalam pengolahan yaitu bagaimana agar jamur ini dapat dikelola dengan sekreatif mungkin sehingga memiliki nilai jual dan nilai tawar yang tinggi. Kemudian tantangan dalam pendistribusiannya yaitu bagaimana agar pemanfaatan jamur ini bisa tersebar di seluruh penjuru negeri yang harapannya memang semua orang dapat mengolah dan menjadikannya sebagai salah satu bahan pangan. Dan terakhir yaitu tantangan dalam pembudidayaanya yaitu bagaimana agar dalam mengusahakan pananaman dan perbanyakan jamur ini sendiri tidak terhambat oleh kontaminan, hama, penyakit maupun faktor-faktor abiotik seperti suhu, kelembaban, cahaya dan lain-lain. &lt;br /&gt; Akan tetapi, kesempatan untuk mengembangkannya masih terbuka lebar. Apalagi orang yang konsen dan mau mengembangkannya masih sedikit. Sudah banyak orang-orang yang sukses dengan budidaya jamur ini, misalnya saja Bapak Triono Untung Piryadi, Raja Jamur Tiram dari Cianjur dan juga Bapak Mudi di Yogyakarta. Banyak cerita sukses yang telah dilalui mereka dan perjuangan mereka dalam mengembangkannya. Poin pentingnya, kondisi iklim di Indonesia ternyata sangat mendukung untuk budidaya jamur tiram. Selain itu, pengusaha jamur tiram sendiri sampai sekarang masih sangat sedikit, padahal di pasar internasional jamur tiram sangat diminati. Selamat mencoba.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-7419990030087422315?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/7419990030087422315/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/05/jamur-tiram-kesempatan-sukses-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/7419990030087422315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/7419990030087422315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/05/jamur-tiram-kesempatan-sukses-yang.html' title='JAMUR TIRAM : KESEMPATAN SUKSES YANG DISIA-SIAKAN'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Sg0psLDajAI/AAAAAAAAABY/KoQGlA4rBGc/s72-c/jamur.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-2899293017947977290</id><published>2009-05-14T00:57:00.001-07:00</published><updated>2009-05-14T00:58:12.049-07:00</updated><title type='text'>MENERAWANG KOALISI SBY, DAN KEMUNGKINANNYA MENANG DALAM PILPRES MENDATANG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/SgvPBAXTMKI/AAAAAAAAABQ/DI2VheasqfE/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 100px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/SgvPBAXTMKI/AAAAAAAAABQ/DI2VheasqfE/s320/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335585799735029922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pasca kemenangan Partai Demokarat (PD) dalam pemilu legislatif 9 April 2009 yang lalu setelah mengantongi 20,6% suara membuatnya semakin percaya diri akan kemenangannya dalam pilpres pada 8 Juli mendatang. Tak heran jika banyak partai yang ingin berkoalisi dengan PD seperti PKS, PAN,PKB dan PPP. Dari PKS ada Hidayat Nur Wahid, dari PAN ada Hattarajasa yang diusung untuk mendampingi SBY sebagai cawapres. Adanya koalisi ini sontak membuat partai lainnya merasa khawatir mengingat partai-partai yang berkoalisi tersebut termasuk partai-partai yang besar. Sedang koalisi lainnya yaitu Golkar dan Hanura dengan Jusuf Kalla sebagai capres dan Wiranto sebagai cawapres sudah optimis akan berkoalisi dan berjuang untuk menang disamping koalisi lainnya seperti PDIP dan Gerindra. Dalam beberapa waktu belakangan ini, di media sering diberitakan akan kemungkinan terpilihnya Hidayat Nur Wahid sebagai pendamping SBY nantinya, walaupun SBY secara resmi belum mengumumkannya dan baru akan mengumumkannya 15 Mei mendatang. Namun pasangan SBY dan HNW sepertinya mendapat apresiasi positif dari banyak pihak mengingat cawapres harus berasal dari koalisi partai islam. Namun beberapa waktu lalu ada berita yang mengejutkan. Boediono, Gubernur Bank Indonesia, muncul dan disinyalir akan mendanpingi SBY sebagai cawapres. Seketika itu juga pasangan SBY dan Boediono ini sepertinya semakin kuat dan sering diberitakan di media. SBY acap kali mengundang Boediono untuk sharing seputar pencalonannya sebagai cawapres mendapingi SBY. Adanya berita ini membuat partai koalisi PD yaitu PKS, PKB, PAN, dan PPP menjadi kecewa akan realita yang ada. Apalagi pada Selasa malam kemarin (12/5), SBY mengundang seluruh partai koalisi di Wisma Negara untuk menjelasakan perihal pencalonan Boediono sebagai cawapes. Pencalonan Boediono dianggap akan berdampak positif bagi pembangunan perekonomian kedepannya karena Boediono dianggap sangat professional dalam mengelola perekonomian, apalagi beliau memahami perihal perekonomian global yang didominasi oleh kapitalis, dan Boediono dianggap mampu untuk mengatasi hal itu, dan dianggap mampu untuk melakukan kerjasama dengan negara-negara kapitalis seperti Amerika. Namun pada dasarnya keengganan PD untuk menarik cawapres dari parpol mengingat kenyataan yang terjadi sekarang dimana Jusuf Kalla yang sampai saat ini masih berstatus Wapres namun pada pemilu kali ini malah menjadi saingan SBY. PD menganggap tindakan menarik Wapres dari parpol akan menjadi boomerang bagi mereka nantinya pada pemilu berikutnya karena partai tersebut pasti akan menjadi besar dan menyaingi PD. Sedangka Boediono sendiri tidak mewakili atau masuk ke partai apapun, sehingga sangat cocok dengan keinginn PD.&lt;br /&gt; Walau belum secara resmi diumumkan oleh SBY perihal bacawapres yang akan mendampinginya, namun pertemuan malam itu sudah dapat dijadikan bukti akan mantapnya pilihan SBY terhadap Boediono. Kejadian ini memicu isu akan pecahnya koalisi PD dengan partai lainnya. Gabungan partai koalisi islam tersebut pada dasarnya kurang setuju dengan pasangan SBY dan Boediono. Mereka menganggap Boediono merupakan utusan dari PDIP dan memang dikirim untuk memecah belah koalisi tersebut. Jika gabungan partai islam tersebut tidak berkoalisi dengan PD, dapat dimungkinkan akan bergabung dengan Gerindra. Hal ini tentu saja menjadi kabar gembira bagi Gerindra karena suara mereka akan semakin bertambah. Gerindra sendiri telah mantap mengusung Prabowo sebagai capres dalam pemilu mendatang. Prabowo merasa sangat senang sekali akan pecahnya koalisi ini dan semakin yakin akan niatnya untuk maju sebagai capres.&lt;br /&gt; Jika kondisi ini benar-benar terjadi, persaingan tentu saja akan semakin seru. Berpindahnya koalisi partai islam ke Gerindra tentu saja harus benar-benar menjadi petimbangan bagi PD jika mau menang dalam pilpres mendatang, apalagi Gerindra saat ini sedang menarik partai-partai yang kemaren tidak lulus threshold untuk bergabung. PD harus bisa memprediksikan dengan tepat akan perolehan suara nantinya dan jangan sampai menyesal di belakang hari. Namun demikian tidak ada kepastian yang mutlak dalam politik, apapun bisa terjadi. Sekarang kita tunggu saja apa yang akan terjadi pada 15 Mei mendatang, dan setelah itu mari kita perhatikan apa yang akan dilakukan oleh partai-partai yang bertarung dalam pilpres kali ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-2899293017947977290?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/2899293017947977290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/05/menerawang-koalisi-sby-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/2899293017947977290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/2899293017947977290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/05/menerawang-koalisi-sby-dan.html' title='MENERAWANG KOALISI SBY, DAN KEMUNGKINANNYA MENANG DALAM PILPRES MENDATANG'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/SgvPBAXTMKI/AAAAAAAAABQ/DI2VheasqfE/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-7363879674340762129</id><published>2009-05-14T00:54:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T00:56:22.469-07:00</updated><title type='text'>KETIKA CINTA DIPOLITISI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/SgvOiJnBSQI/AAAAAAAAABI/UAqxJwrWIEg/s1600-h/antasari.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 116px; height: 88px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/SgvOiJnBSQI/AAAAAAAAABI/UAqxJwrWIEg/s320/antasari.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335585269640939778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kasus Ketua KPK non-aktif, Antasari Azhar, yang telah menjadi tersangka pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen sampai saat ini masih hangat diperbincangkan. Rumor terkait motif dibalik pembunuhan itu secara umum menyebutkan bahwa peristiwa ini disebabkan oleh adanya cinta segitiga antara Antasari Azhar, Rani Julianti, dan juga Nasrudin Zulkarnaen. Antasari Azhar disinyalir cemburu dengan Nasrudin Zulkarnaen karena telah menikah siri dengan Rani Julianti. Rani Julianti disebut-sebut sebagai sosok yang mampu menggoyahkan hati Antasari Azhar. Sontak kecemburuan ini menyebabkan Antasari menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh Nasrudin tepatnya tanggal 14 Maret lalu seusai bermain golf di Modernland, Tangerang.&lt;br /&gt; Rumor yang telah beredar di masyarakat sampai ini sudah sejauh itu. Keprihatian sudah sepantasnya ditujukan ke Antasari Azhar yang sampai saat ini telah menjadi tersangka, walaupun label tersangka yang seharusnya di berikan oleh pihak kepolisian namun malah yang memberikan adalah kejagung. Permasalahan cinta segitiga yang dijadikan alasan pembunuhan rasa-rasanya tidak pantas untuk orang sekelas Antasari Azhar. Apalagi Antasari Azhar tahu betul bahwa beliau adalah aktor publik, yang kegiatan sehari-harinya selalu saja terpantau. Posisi Ketua KPK tentu saja menjadi cambukan bagi beliau untuk selalu menunjukkan performa sebagai penegak hukum, yang sudah sepantasnya selalu berjaga-jaga dan berhati-hati dengan segala tindakan yang mungkin akan menjadi boomerang bagi dirinya, apalagi selama ini kinerja beliau dipandang sebagian orang sangat baik dalam menangani berbagai kasus besar yang salah satunya adalah kasus yang menimpa besan presiden SBY.&lt;br /&gt; Dengan realita ini, seharusnya kita bisa cerdas dalam menilai kasus ini sehingga tidak memiliki pandangan yang keliru. Kasus cinta segitiga ini sudah benar-benar dipolitisi sehingga telah mengaburkan permasalahan yang sebenarnya. Mereka pastilah orang-orang yang tidak senang akan cara kerja Antrasari yang diakui memang sangat fenomenal sekali yang telah menyeret banyak pejabat-pejabat negara. Apalagi sekarang adalah saat-saat yang sangat menegangkan karena kita masih dalam suasana pemilu. Pemilu ini juga dapat kita jadikan objek studi yang sangat menarik akan maraknya kasus suap disana-sini sehingga dapat dijadikan referensi untuk mencari kebenaran yang sesungguhnya. Selain itu juga kasus ini sepertinya telah dimanfaatkan untuk mengaburkan isu yang selama ini sedang berkembang, yaitu permasalahan DPT (Daftar Pemilih Tetap) dan permasalahan seputar kasus kecurangan dalam pemilu, sehingga kita dapat melihat di media-media bahwa isu yang selalu dimunculkan dan diberitakan adalah kasus Antasari, dan permasalahan pemilu entah kemana nasibnya.&lt;br /&gt; Posisi Ketua KPK adalah posisi yang sangat strategis, apalagi kewenangan yang dimilikinya sangat luar biasa. Tidak ada pejabat yang bisa terlepas dari KPK ketika faktanya mereka telah melakukan pelanggaran. Setiap saat akan selalu ada orang-orang yang berusaha untuk menjatuhkan pejabat di KPK ketika mereka dinilai telah mengganggu dan membahayakan posisi dan juga kerja mereka. Sebagai warga negara yang baik , kita seharusnya bisa menilai kasus ini secara keseluruhan dari berbagai aspek, dan janganlah sampai megambil kesimpulan yang terburu-buru. Kalaulah memang Antasari Azhar terbukti telah melakukan pelanggaran, wajarlah kalau mendapat hukuman sesuai undang-undang. Namun dapat kita lihat sendiri dalam kasus ini bahwa belum apa-apa Antasari sudah dijadikan tersangka, padahal belum ada bukti yang menegaskan akan keterlibatan Antasari Azhar. Keberadan Rani Julianti sendiri pasca terbunuhnya Nasrudin juga entah kemana rimbanya. Menurut berita Rani Julianti sekarang sedang diamankan polisi di suatu tempat rahasia. Sampai segala fakta-fakta menjadi jelas dan dapat dibuktikan, masih ada waktu untuk kita mencari tahu dan memberikan opini yang sehat. Jangan sampai kita menjadi orang-orang yang berbuat dosa karena terlibat dalam kejahatan yang mengorbankan orang yang tidak berdosa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-7363879674340762129?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/7363879674340762129/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/05/ketika-cinta-dipolitisi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/7363879674340762129'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/7363879674340762129'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/05/ketika-cinta-dipolitisi.html' title='KETIKA CINTA DIPOLITISI'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/SgvOiJnBSQI/AAAAAAAAABI/UAqxJwrWIEg/s72-c/antasari.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-1993008527901906059</id><published>2009-05-14T00:36:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T00:54:11.142-07:00</updated><title type='text'>MENGAPA ALUMNI MASIH SANGAT DIBUTUHKAN?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/SgvOE-RnqAI/AAAAAAAAABA/atoTL3MYbAY/s1600-h/alumni.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 127px; height: 95px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/SgvOE-RnqAI/AAAAAAAAABA/atoTL3MYbAY/s320/alumni.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335584768382183426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selama ini sering kali keberadaan para alumni dipandang sebelah mata. Kehidupan mahasiswa yang semakin apatis terkadang membuat mahasiswa semakin tidak mengenal orang-orang disekitarnya, apalagi alumni yang pada umumnya tidak lagi berada di kampus. Belum lagi mahasiswa yang masih baru yang tentu saja tidak mengenal alumni-alumni yang telah lama menyelesaikan studinya di kampus. Namun jika kita mencermati kembali, keberadaan alumni ternyata memiliki banyak sekali kemanfaatan. Dalam kehidupan organisasi misalnya, sering kali kita melihat banyaknya bantuan dari alumni dalam menyukseskan suatu kegiatan kemahasiswaan. Mereka bertindak sebagai donatur. Kemudian juga kita pernah mendengar suatu cerita bagaimana kemudian seorang pencari kerja di suatu perusahaan pada akhirnya dapat memperoleh pekerjaan dengan mudah karena direkturnya adalah alumninya sendiri sehingga sang direktur sangat paham terhadap kompetensi pencari kerja tersebut yang nota benenya adalah alumninya sendiri. Belum lagi para alumni yang sering kali memberikan informasi mengenai lowongan pekerjaan, beasiswa untuk melanjutkan pendidikan sampai kepada peluang bisnis dan usaha. Semuanya itu merupakan kemanfaatan yang terkadang kita tidak menyadarinya. Namun kemanfaatan itu hanya dapat diperoleh bagi mahasiswa yang secara masif mampu melakukan pendekatan dengan para alumni baik secara formal maupun informal. Kesemuanya itu pada akhirnya berhenti pada satu poin penting yaitu bagaimana kemudian hubungan silaturahmi dengan alumni tetap terjaga. Syukur jika ada suatu ikatan alumni secara resmi yang dibentuk atas kesepakatan bersama. Dari hubungan silaturahmi itulah nantinya berbagai kemanfaatan yang bahkan tidak kita prediksipun akan terjadi. Oleh karena itu, kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pendekatan terhadap alumni sangat penting untuk dilakukan, seperti kegiatan temu alumni. Apalagi di saat-saat penerimaan mahasiswa baru yang harapannya memang mahasiswa baik mahasiswa lama maupun yang masih baru, dapat lebih jauh mengenal para alumni mereka dan agar mereka mengetahui bahwa selama ini ternyata banyak alumni yang telah sukses dan telah menduduki posisi yang penting di perusahaan–perusahaan yang cukup berkembang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-1993008527901906059?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/1993008527901906059/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/05/mengapa-alumni-masih-sangat-dibutuhkan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/1993008527901906059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/1993008527901906059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/05/mengapa-alumni-masih-sangat-dibutuhkan.html' title='MENGAPA ALUMNI MASIH SANGAT DIBUTUHKAN?'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/SgvOE-RnqAI/AAAAAAAAABA/atoTL3MYbAY/s72-c/alumni.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-5728250625413639033</id><published>2009-05-12T04:19:00.000-07:00</published><updated>2009-05-12T04:22:28.272-07:00</updated><title type='text'>Mahasiswa Ciptakan Robot Petani</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Sglb1vZ4UCI/AAAAAAAAAA4/Q7JfuZUVoBk/s1600-h/a1020758162_30243845_1431060.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 180px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Sglb1vZ4UCI/AAAAAAAAAA4/Q7JfuZUVoBk/s320/a1020758162_30243845_1431060.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5334896212413272098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sekelompok mahasiswa asal Massachusetts Institute of Technology, Cambridge, Amerika Serikat berhasil menciptakan sebuah robot yang berguna bagi pertanian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robot yang belum diberi nama itu dapat melakukan pekerjaan dalam berkebun layaknya seorang petani, seperti menyiram air, memanen, dan merencanakan serta memprediksi waktu penyebaran benih tomat. Demikian yang dilansir Yahoo News, Selasa (14/4/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecanggihan lain dari robot adalah, mampu mendeteksi buah yang sudah matang, yang kemudian dipetiknya menggunakan alat khusus yang dirancang di tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pembimbing Lab Robot di MIT Daniela Rus, para mahasiswanya tersebut telah bekerja sejak mereka masuk kuliah. Pada awal semester misalnya, mereka diajarkan dasar-dasar dalam membuat robot. Setelah itu, melakukan studi tentang apa yang dibutuhkan manusia terhadap pekerjaan robot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huan Liu, 21 tahun, mengatakan kalau awalnya tim ini kesulitan dalam menentukan desain yang dapat mengetahui buah tomat sudah matang atau belum. Pasalnya, tingkat kematangan tiap-tiap buah berbeda. Namun, tim ini akhirnya memasang kamera untuk memantau perkembangan buah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Robot temuan kami ini diharapkan mampu memikat banyak orang. Dan bisa membantu di lingkungan peternakan dan perkebunan," tegas Huan Liu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Okezone.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-5728250625413639033?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/5728250625413639033/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/05/mahasiswa-ciptakan-robot-petani.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/5728250625413639033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/5728250625413639033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/05/mahasiswa-ciptakan-robot-petani.html' title='Mahasiswa Ciptakan Robot Petani'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/Sglb1vZ4UCI/AAAAAAAAAA4/Q7JfuZUVoBk/s72-c/a1020758162_30243845_1431060.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-4962659281428421440</id><published>2009-05-07T00:24:00.001-07:00</published><updated>2009-05-07T00:24:31.588-07:00</updated><title type='text'>KETIKA DZKIR DITINGGALKAN !</title><content type='html'>Allah SWT telah berfirman dalam Al Qur’an  Surat Al Ahzab ayat 41 :” Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah kepada Allah dengan dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya”. Dalam ayat yang lain disebutkan bahwa “ …..dengan berdzikir hati menjadi tenang”.&lt;br /&gt;Dalam ayat tersebut Allah SWT telah memberikan jaminan kepada kita bahwa dengan berdzikir kepada-Nya, kita akan memperoleh rasa ketenangan yang pastinya sangat luat biasa. Salah satu senjata bagi orang yang beriman adalah dzikir. Kerika dzikir telah menjadi kebiasaan kita, akan tertanamlah rasa kesabaran dalam diri kita, rasa keihklasan akan setiap takdir yang diberikan-Nya, rasa tawakkal yang tinggi dan pastinya keyakinan akan setiap pertolongan dan juga hikmah dibalik setiap keputusan-Nya. Orang yang berdzikir akan terpancar darinya rasa kedamaian, sikap yang tenang, segala kegiatannya yang bermanfaat, segala tindakannya yang selalu mendatangkan kemanfaatan bagi orang lain dan juga dari amal perbuatannya yang menjadi panutan dan contoh bagi orang lain.&lt;br /&gt;Namun dengan semakin rusaknya akhlak manusia, dengan semakin ditinggalkannya ajaran agama, dengan semakin dijauhinya kegiatan-kegiatan ibadah, orang semakin lupa kepada Allah. Orang semakin sibuk dengan urusan dunianya dan Allah tidak lagi menjadi tempat meminta, menolong, sebagai tempat berteduh, tempat berkeluh kesah, tempat memohon ampunan dan tempat meminta kemudahan. Alhasil, Allah semakin jauh dari orang-orang seperti itu, Allah tidak lagi peduli dengan orang seperti itu. Manusia pun semakin jauh dari ketenangan dan kedamaian yang hakiki. Dimana-mana kita lihat banyak orang yang stress dengan berbagai permasalahan yang dihadapi. Apalagi sekarang dapat kita lihat banyak para caleg yang menjadi frustasi bahkan menjadi gila karena kalah dalam pemilu. Bahkan ada yang sampai mencoba bunuh diri. Benar-benar tindakan yang jauh dari tuntunan agama Islam. &lt;br /&gt;Dari fakta itu, dapat kita lihat bahwa dalam diri para caleg yang melakukan tindakan bodoh itu, tidak ada rasa ketenangan dalam diri mereka, tidak ada rasa keihklasan dalam diri mereka. Yang ada hanya kemarahan dan jalan pintas yang pastinya jalan pintas itu datangnya dari bujukan syetan. Ketika Allah tidak bisa kita hadirkan dalam diri kita, maka syetan akan mudah untuk masuk dan menuntun kita ke jalan kesesatan dan kemaksiatan. Dan kasus para caleg sekarang itu adalah kasus nyata akan jauhnya mereka dari Allah SWT. Kekecewaan memang adalah sesuatu yang fitrah, dan wajar jika kita mengalaminya. Namun yag tidak wajar bagi orang–orang yang beriman adalah kekecewaan yang berkepanjangan dan berakhir dengan tinadakan yang tidak diridhoi-Nya. &lt;br /&gt;Oleh karena itu, sebagai orang yang beriman, marilah kita meningkatkan dzikir kita kepada Allah, agar Allah dapat hadir dalam diri kita, mengawal setiap aktivitas kita, meletakkan kita diatas jalan yang lurus, dan memberikan kesabaran, keihklasan. Pertolongan Allah SWT sangat kita butuhkan dalam menjalani kehidupan ini yang semakin lama semakin berat, semakin membuat kita stress dengan segudang persoalan, dengan semua permasalahan dan Allah adalah sebaik-baik tempat untuk kembali, dan hanya Dialah yang mampu memberi ketenangan, semangat, dan kesabaran kepada kita dalam mengarungi kehidupan ini.&lt;br /&gt;Wallahu’alam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-4962659281428421440?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/4962659281428421440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/05/ketika-dzkir-ditinggalkan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/4962659281428421440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/4962659281428421440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/05/ketika-dzkir-ditinggalkan.html' title='KETIKA DZKIR DITINGGALKAN !'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-6123881110431069791</id><published>2009-05-07T00:18:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T00:22:26.098-07:00</updated><title type='text'>GONJANG-GANJING PEREKONOMIAN PASCA PEMILU</title><content type='html'>Pemilu legislatif ternyata berdampak dalam bidang perekonomian. Menjelang pemilu para caleg dengan sukarela membagi-bagi uang untuk menarik simpati dan suara rakyat. Besarnya uang yang dikeluarkan terkadang tidak dapat dipercaya secara akal sehat. Paling tidak untuk dana kampanye saja mereka mengeluarkan Rp. 20.000- Rp.50.000 per orang. Bayangkan saja jika ada sekitar 15-20 parpol yang membagi-bagikan uang seperti itu. Alhasil pendapatan masyarakat pun meningkat selama kampanye. Belum lagi program-program sumbangan dalam bentuk sembako, sarana dan prasarana umum dan lain-lain yang tujuannya untuk mendukung dan memperlancar aktivitas masyarakat. Tidak tanggung-tanggung memang, mulai dari masyarakat umum, tukang sablon, percetakan, periklanan, fotocopy, sampai tukang becak merasa senang karena banyaknya pesanan. &lt;br /&gt; Bagaimana dengan kondisi perekonomian pascapemilu? Pengaruhnya memang tidak dapat dirasakan secara nyata, tetapi ada beberapa fakta yang dapat dibahas. Fakta yang pertama adalah meningkatnya pendapatan RSJ (Rumah Sakit Jiwa) terkait banyaknya caleg yang strees dan gila dan terpaksa diinapkan. Bahkan di beberapa rumah sakit sampai berani menambah jumlah kamar untuk pasien yang stress. Fakta yang kedua adalah kegiatan arus jual beli masyarakat yang terganggu akibat pasar yang ditutup. Kejadian ini mungkin hanya terjadi di beberapa daerah saja. Beberapa waktu lalu di TV diberitakan adanya penutupan salah satu pasar oleh salah seorang caleg karena kecewa para pedagang di pasar tersebut tidak memilihnya. Hal ini karena tanah tempat berdirinya pasar tersebut merupakan tanah miliknya sehingga dengan seenaknya caleg tersebut menutup pasar itu. Kejadian ini spontan menghambat kegiatan perekonomian masyarakat setempat sehingga proses jual beli masyarakat pindah ke tempat lain. Jika hal ini terus berlanjut, kegiatan perekonomian masyarakat akan terus terganggu. Belum lagi kasus perobohan rumah sedekah oleh caleg yang merasa pemilik rumah tersebut tidak memilihnya saat pemilu. Caleg tersebut meminta rumahnya kembali dengan cara merobohkannya. &lt;br /&gt; Kejadian seperti ini tentu saja sangat mengganggu kehidupan bermasyarakat. Masyarakat sebagai pihak yang hanya menerima segala kebaikan dari para caleg tentu saja tidak dapat berbuat apa-apa. Kondisi perekonomian menjadi naik turun sesuai dengan kondisi yang ada. Kondisi akan menjadi baik ketika para pemilik modal merasa diuntungkan dan akan buruk ketika mereka dirugikan. Mereka dapat menguasai media dan opini publik, mempengaruhi aktivitas masyarakat, sampai memicu suasana yang kurang harmonis seperti kasus bentrok antara parpol dengan KPU karena merasa kurang puas dengan hasil yang ada dengan alasan banyakya kasus kecurangan disana-sini.&lt;br /&gt; Ini belumlah berakhir karena masih ada satu lagi pemilu, yaitu pemilu presiden. Para pemilik modal besar akan terus berusaha untuk menarik simpati masyarakat dengan menggunakan senjata uang. Uang yang beredar tentu saja semakin banyak. Namun persolaan ini tidaklah sepenuhnya kesalahan para caleg. Hal ini karena sistem demokrasi yang ada yang mendorong terbukanya kesempatan kepada setiap orang maupun kelompok yang telah memenuhi persyaratan untuk membentuk parpol. Kemudian dengan diputuskannya sistem suara terbanyak, akan semakin mengundang keinginan para caleg untuk mengeluarkan uang pribadi sebesar-besarnya karena kesempatan untuk menang bagi setiap caleg adalah sama, berbeda dengan pemilu sebelumnya dimana yang memiliki kesempatan adalah yang berada pada nomor urut pertama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-6123881110431069791?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/6123881110431069791/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/05/gonjang-ganjing-perekonomian-pasca.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/6123881110431069791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/6123881110431069791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/05/gonjang-ganjing-perekonomian-pasca.html' title='GONJANG-GANJING PEREKONOMIAN PASCA PEMILU'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-3107259387236371250</id><published>2009-04-29T21:44:00.000-07:00</published><updated>2009-04-29T21:47:11.883-07:00</updated><title type='text'>KATANYA DEMOKRASI, TAPI KOK MALAH DEMOCRAZY ??</title><content type='html'>Banyaknya kasus seputar pemilu kali ini menjadi bahan yang cukup menarik untuk diteliti dan diperbincangkan. Mulai dari maraknya kasus caleg yang stres dan akhirnya menjadi gila karena kalah dalam pemilu legislatif, sampai kepada kasus-kasus terkait kecurangan-kecurangan dalam pemilu. Ribuan kasus telah masuk ke KPU dan entah sudah berapa banyak yang kemudian dapat ditanggapi dan diselesaikan. Berbagai persoalan ini harus menjadi sebuah refleksi bagi kita apakah kemudian sistem pemilu kali ini benar-benar telah efektif dalam menampung aspirasi dan kepentingan masyarakat.&lt;br /&gt; Pemilu merupakan pencerminan adanya sistem demokrasi di negara ini. Setiap orang diberi kebebasan untuk mengeluarkan suara dan pendapatnya. Harapan besar dari sebuah pemilu adalah terciptanya pemerintahan yang lebih baik lagi, yang dipilih oleh rakyat dan menyuarakan aspirasi rakyat. Paradigma ini semakin melegitimasi bahwa keberagaman adalah sesuatu yang lebih baik sehingga aspirasi rakyat dapat lebih tersalurkan. Namun pertanyaan besarnya adalah apakah kemudian dengan jumlah parpol yang semakin banyak, dapat semakin membuktikan akan baiknya sistem pemerintahan yang terbentuk nantinya?&lt;br /&gt; Menurut Jean Jacques Rousseau, tokoh filosofi besar, penulis and komposer pada abad pencerahan, pada dasarnya ada 3 syarat yang harus dipenuhi suatu negara agar sitem demokrasi dapat benar-benar diterapkan. Pertama, negara harus memungkinkan warganya untuk saling mengenal, sehingga menurutnya sistem demokrasi ini dapat diterapkan di negara yang kecil. Hal ini sangat penting karena suatu sistem demokrasi dapat berjalan dengan baik apabila dapat diterima oleh semua orang, dapat dipahami, dan masing-masing orang mampu memahami dan menghormati kepentingan orang lain dengan baik. Dengan saling mengenal, diharapkan sistem ini akan dapat dijalankan secara bersama-sama dan saling mendukung apabila ada hambatan. Jika melihat negara Indonesia, kita akan menyadari bahwa Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak keempat, setelah China, India, dan AS. Panjang wilayahnya saja lebih kurang 5000 km. Dengan ratusan kabupaten dan ribuan kecamatan, sangat mustahil jika negara mampu membuat warga negaranya dapat mengenal satu sama lain, apalagi sampai membuat warga negaranya mampu memahami dan menghormati kepentingan masing-masing. Kemudian syarat yang kedua adalah harus ada keseragaman urusan sehingga diskusi atau obrolan tidak berlanjut dan membosankan. Syarat kedua ini semakin mengaburkan akan terwujudnya sistem demokrasi di negara ini. Jika kita melihat jumlah parpol yag ada pada pemilu kali ini, total 44 parpol dengan kepentingan yang berbeda-beda tentu saja sangat mustahil jika ingin disergamkan. Banyaknya jumlah parpol menjadi bukti bahwa memang negara kita ini sulit untuk disatukan sehingga terwujudnya sistem demokrasi pun entah kemana nasibnya. Dan syarat yang terakhir adalah harus adanya kesetaraan kekayaan sehingga hak dan otoritas menjadi sama. Kalau tidak begitu, kemungkinan bangsa ini akan menjadi budak opini. Syarat ketiga ini menjadi pelengkap akan  sulitnya penerapan sistem demokrasi di negara ini. Kita dapat melihat besarnya finansial yang dikeluarkan oleh parpol terkait dana untuk kampanye. Baik di TV, media massa seperti koran, poster, spanduk, pamflet, dan media lainnya yang digunakan sebagai sarana kampanye ternyata menampilkan orang dari partai tertentu dan ternyata  yang tampil itu-itu saja. Artinya disini, hanya parpol yang memiliki finansial yang besar saja dapat menguasai media. Padahal media sangat berperan besar dalam mempengaruhi opini publik. Pada akhirnya tidak ada keseimbangan diantara parpol, parpol yang besar semakin besar dan parpol yang kecil semakin terhimpit dan semakin tidak memiliki kesempatan. Disinilah letak ketidakseimbangan yang terjadi pada pemilu kali ini jika memang negara kita ini menganut sistem demokrasi.&lt;br /&gt; Oleh karena itu, benarlah fakta bahwa pada dasarnya tidak ada satupun negara yang mampu menerapkan sistem demokrasi secara sempurna, bahkan AS sekalipun. Jika penafsiran sistem demokrasi dalam kaitannya dengan pemberian kebebasan untuk setiap orang, kelompok, ataupun golongan untuk mendirikan parpol, maka kita harus merefleksikan kembali apakah kemudian kebijakan ini merupakan win-win solution. Dan fakta dilapangan ternyata membuktikan bahwa pemilu kali ini ternyata lebih buruk dari pemilu sebelumnya. Kalau memang sistem demokrasi memiliki tujuan untuk terciptanya pemerintahan yang lebih baik lagi melalui pemilu, maka kepentingan bangsa dan negara serta terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih baik harus menjadi prioritas. Kalau memang fakta di lapangan membuktikan bahwa dengan semakin banyaknya parpol, semakin banyak pula terjadi kekisruhan yang mengakibatkan terganggunya kehidupan bermasyarakat maka lebih baik jumlah parpol dikurangi saja, tidak harus semuanya boleh ikut karena tidak ada jaminan dengan semakin beragamnya kepentingan, semakin baik pula hasil yang diperoleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                          Yogyakarta, 30 April 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-3107259387236371250?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/3107259387236371250/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/04/katanya-demokrasi-tapi-kok-malah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/3107259387236371250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/3107259387236371250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/04/katanya-demokrasi-tapi-kok-malah.html' title='KATANYA DEMOKRASI, TAPI KOK MALAH DEMOCRAZY ??'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-2025240297965182361</id><published>2009-04-23T08:22:00.000-07:00</published><updated>2009-04-23T08:28:07.203-07:00</updated><title type='text'>GAGAL JADI ANGGOTA PARLEMEN, CALEG JADI FRUSTASI</title><content type='html'>Pesta demokrasi yang baru saja berlalu ternyata melahirkan berbagai persoalan baru. Banyak parpol yang merasa tidak puas dengan hasil yang ada. Hasil penghitungan suara oleh KPU mencatat kemenangan PD sebagai kemenangan yang telak dengan mengantongi 20,623% suara di pemilu legislatif kali ini. Hampir di seluruh TPS, PD mengantongi suara terbanyak dan berhasil unggul menyaingi parpol-parpol lainnya. Lalu, bagaimana dengan parpol yang miskin suara? Hasil pemilu telah menjadi kabar buruk bagi para calon yang tidak bisa menduduki kursi panas di parlemen.&lt;br /&gt; Tidak tanggung-tanggung besarnya finansial yang telah dikeluarkan oleh para caleg. Demi agar dapat menduduki kursi di parlemen, mereka rela mengorbankan apapun yang dimiliki. Berbagai usaha dilakukan untuk menarik simpati dari masyarakat dan uang telah menjadi senjata yang sangat mujarab. Tapi, kenyataan sepertinya masih jauh dari harapan. Jumlah suara yang diperoleh ternyata masih jauh dari target. Tak ayal lagi, banyak para caleg yang frustasi dengan hasil yang ada karena pengorbanan yang telah dilakukan ternyata berbuah kegagalan. Ironisnya realita ini ditanggapi dengan aksi gila para caleg. Dalam pemilu kali ini tercatat lebih dari 7000 caleg yang merasa frustasi dengan hasil perolehan suara. Di TV sudah sering ditayangkan berbagai kasus caleg yang bunuh diri karena kalah dalam pemilu. Belum lagi yang menjadi tidak waras, selalu menyendiri di kamar dan berbagai tingkah aneh lainnya. Kekalahan dalam pemilu sudah mengaburkan akal sehat para caleg dan mendorong mereka mengambil jalan pintas. Setelah ditelusuri, ternyata tidak sedikit para caleg yang terpaksa memimjam uang untuk membiayai dana kampanye. &lt;br /&gt; Persoalan ini sebenarnya bukan hal yang baru. Kasus-kasus seperti ini selalu saja terjadi dalam pemilu di saat para caleg gagal mengantongi suara sesuai dengan target yang diharapkan. Kondisi ini semakin memperjelas akan fakta bahwa moral bangsa ini semakin rusak sejalan dengan rusaknya moral masyarakatnya. Kecerdasan intelektual ternyata tidak diimbangi dengan kecerdasan emosional dan spiritual. Fakta ini juga menjelaskan bahwa caleg tersebut sebenarnya belum siap untuk duduk di kursi parlemen.&lt;br /&gt; Kejadian ini harus menjadi renungan kita bersama. Parpol juga memiliki peranan yang sangat penting dalam persoalan ini. Parpol harus lebih selektif dalam menetukan orang-orang yang potensial dan professional untuk maju dalam pemilu. Seleksi calon harus dilakukan dengan lebih ketat, tidak hanya mengandalkan keserdasan intelektual saja, tetapi juga kecerdasan emosional dan spiritual. Caleg dituntut memiliki mental yang kuat sebagai konsekuensi pemegang amanah rakyat dan hanya parpol yang bersangkutan sajalah yang mengerti dan memahami para calonnya. Jika kekalahan dalam pemilu saja sudah membuat para caleg frustasi dan melakukan tindakan yang bodoh, tidak dewasa, dan tidak professional, mereka pasti akan menjadi lebih frustasi lagi ketika menghadapi persoalan-persoalan yang pastinya akan jauh lebih rumit dan membutuhkan kesabaran, akal sehat, dan tentu saja mental yang kuat ketika mereka telah menjadi anggota parlemen nantinya.&lt;br /&gt; Selain itu kejadian ini dapat menjadi kritikan khusus bagi pemerintah akan sistem demokrasi yang ada. Jumlah parpol yang kalah tentunya semakin banyak dengan banyaknya jumlah parpol yang ikut dalam pemilu. Dengan semakin banyaknya parpol yang kalah, semakin banyak pula kepentingan yang tidak terfasilitasi, dan pastinya semakin banyak pula caleg yang frustasi. Dan tidak menutup kemungkinan semakin beraneka ragam pula cara mereka dalam mengapresiasikan kekalahan mereka. Malangnya sering kali kekalahan ini diapresiasikan dengan tindakan yang negatif, salah satunya adalah bunuh diri. Artinya pemerintah disini membuka ruang untuk terjadinya kasus-kasus seperti ini. Kedepannya kejadian ini bisa dijadikan salah satu pertimbangan dalam memutuskan jumlah parpol yang boleh ikut dalam pemilu berikutnya.  &lt;br /&gt;                                                            Yogyakarta, 23 April 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-2025240297965182361?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/2025240297965182361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/04/gagal-jadi-anggota-parlemen-caleg-jadi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/2025240297965182361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/2025240297965182361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/04/gagal-jadi-anggota-parlemen-caleg-jadi.html' title='GAGAL JADI ANGGOTA PARLEMEN, CALEG JADI FRUSTASI'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-4268236324405504475</id><published>2009-04-09T10:17:00.000-07:00</published><updated>2009-04-09T10:19:55.631-07:00</updated><title type='text'>Lomba Nasyid Pemuda Indonesia 2009</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px; "&gt;Buat temen-temen yang punya team nasyid dan ingin mencoba mengikuti FNI (Sekarang namanya FNPI) ada lomba nasyid tingkat nasional dengan audisi di 5 kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini info lengkapnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asosiasi Nasyid Nusantara (ANN) Pusat bekerjasama dengan&lt;br /&gt;Kantor Kementerian Pemuda &amp;amp; Olahraga mengadakan :&lt;br /&gt;“FESTIVAL NASYID PEMUDA INDONESIA (FNPI) 2009?&lt;br /&gt;Memperebutkan :&lt;br /&gt;Total Hadiah Rp.50 Juta dan&lt;br /&gt;Piala Tetap Menegpora RI&lt;br /&gt;Audisi akan dilaksanakan di 5 kota&lt;br /&gt;(Banten, Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah &amp;amp; Bali)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadwal AUDISI FNPI 2009 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BANTEN&lt;br /&gt;25 April 2009&lt;br /&gt;Plaza CBD Ciledug&lt;br /&gt;Jl.HOS Cokroaminoto Ciledug,Tangerang&lt;br /&gt;Cp : Ramli 0816839580&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAWA BARAT&lt;br /&gt;26 April 2009&lt;br /&gt;Mall Mayofield&lt;br /&gt;Jl. KH. Raden Abdullah bin Nuh, Cianjur&lt;br /&gt;Cp : Hendra 085220021617&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAWA TENGAH&lt;br /&gt;3 Mei 2009&lt;br /&gt;Taman Budaya Raden Saleh&lt;br /&gt;Jl. Sriwijaya, Semarang&lt;br /&gt;Cp : Aries 081325637456&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RIAU&lt;br /&gt;10 Mei 2009&lt;br /&gt;Mall Ska&lt;br /&gt;Jl. Soekarno-Hatta, Pekanbaru&lt;br /&gt;Cp : Ghozali 081371004987&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BALI&lt;br /&gt;17 Mei 2009&lt;br /&gt;GOR Al-Bana&lt;br /&gt;Jl. Tukad Yeh Ho III Renon, Denpasar&lt;br /&gt;Cp : Ahmad Rosadi Lubis 085739917705/ 081805677805&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GRAND FINAL FNPI 2009&lt;br /&gt;Ahad, 24 Mei 2009&lt;br /&gt;Plaza Graha Pemuda dan Olahraga&lt;br /&gt;KEMENEGPORA RI&lt;br /&gt;Jl. Gerbang Pemuda No.3 Senayan, Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk info dan Syarat PENDAFTARAN silahkan menghubungi langsung CP audisi masing2 kota…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persyaratan tim nasyid mengikuti audisi FNPI 2009 :&lt;br /&gt;1. Berusia antara 17-35 tahun dengan dibuktikan oleh fotokopi KTP (kartu tanda penduduk). Apabila ada anggota tim yang berusia diluar yang telah ditetapkan maka anggota tersebut tidak diperkenankan ikut dalam satu tim tersebut. Anggota tersebut harus diganti atau jumlah anggota tim yang didaftarkan berarti berkurang&lt;br /&gt;2. Tim nasyid yang mengikuti festival (audisi) belum pernah membuat/mengeluarka n album baik major label maupun indie label&lt;br /&gt;3. Setiap tim boleh menampilkan nasyidnya secara acapella murni, menggunakan minus one (latar belakang musik) maupun dengan alat/perkusi&lt;br /&gt;4. Penggunaan alat yang diperbolehkan hanya 2 jenis alat dan personilnya termasuk dalam 6 orang dalam anggota tim nasyid. Semua kebutuhan pendukung (CD, alat perkusi) disiapkan sendiri&lt;br /&gt;5. Memiliki jumlah anggota tim minimal 4 orang maksimal 6 orang termasuk tim perkusi&lt;br /&gt;6. Untuk audisi per daerah, tidak digunakan persyaratan nasyid wajib atau pilihan. Setiap tim nasyid mempersiapkan 2 nasyid yang dilaporkan ke panitia daerah judul nasyid dan nada dasarnya, baik nasyid buatan sendiri maupun nasyid dari tim nasyid yang sudah ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;so.., bagi tim nasyid di seluruh tanah air, silahkan daftarkan tim nasyid kalian sekarang juga…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;———— ——— ——— ——-&lt;br /&gt;Asosiasi Nasyid Nusantara (ANN) Pusat&lt;br /&gt;Gedung Natura&lt;br /&gt;Jln. Margonda Raya. No. 535 A. Telp/Faks. 021-91266961&lt;br /&gt;Email : ann_190806@yahoo. com&lt;br /&gt;Milist : asosiasi&lt;br /&gt;Milist : asosiasi_nasyid_ nusantara@ yahoogroups. com&lt;br /&gt;Website : www.ann.or.id&lt;br /&gt;Friendster : www.friendster.com/annpusa&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-4268236324405504475?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/4268236324405504475/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/04/lomba-nasyid-pemuda-indonesia-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/4268236324405504475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/4268236324405504475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/04/lomba-nasyid-pemuda-indonesia-2009.html' title='Lomba Nasyid Pemuda Indonesia 2009'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-4271700559362665254</id><published>2009-04-03T09:28:00.000-07:00</published><updated>2009-04-03T09:29:48.901-07:00</updated><title type='text'>DPT KISRUH, PEMILU JADI RUSUH</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;Tidak terasa 5 hari lagi gong pesta demokrasi akan segera dibunyikan. Berbagai persiapan untuk kesana sampai saat ini masih dilakukan. Dimana-mana terdengar teriakan orang yang menjagokan calonnya masing-masing. Jutaan poster bagaikan cat yang menutupi seluruh permukaan tembok dan dinding yang ada. Spanduk-spantuk laksana kain jemuran &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;yang bergelantungan dimana-mana. Semua orang tertawa gembira, semangat, penuh antusias mengikuti pawai terbuka yang dilakukan di jalan-jalan desa sampai kota. Sungguh luar biasa memang ketika jati diri dan kesadaran masyarakat telah tergadaikan dengan janji-janji yang diumbar oleh para caleg yang tidak bosan-bosannya mengumandangkan kata-kata mutiara yang enak didengar di telinga, indah, visioner dan penuh harapan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Namun kelihatannya pesta demokrasi kali ini layaknya pesta biasa yang telah kehilangan substansi dan idealita. Pesta ini tidak dipersiapkan dengan baik dan terkesan apa adanya, asal jadi dan tidak professional. Harapan akan lahirnya sebuah &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;represevtative government&lt;/i&gt;, yaitu pemerintahan yang mewakili seluruh aspirasi masyarakat Indonesia melalui pesta demokrasi ini sepertinya hanya sekedar mimpi indah yang kita tidak tahu kapan akan terjadi. Hambatan-hambatan pelaksanaan pemilu silih berganti hadir dan mewarnai pola pikir dan pandangan masyarakat terhadap pemilu kali ini. Ada yang menanggapinya dengan sikap yang positif, namun ada pula yang negatif, walau tidak bisa disangkal bahwa banyak juga orang yang tidak peduli akan pemilu kali ini. Mulai dari permasalahan surat suara pemilu yang terlambat sampai, sampai namun ke tempat tujuan yang salah, kurang jumlahnya, bahkan ada pula yang rusak; sosialisai pemilu yang terlambat; metode pemilihan dengan sistem contrengan yang mengundang banyak kontroversi dan sampai saat ini belum ada jawaban cerdas mengapa memilih metode seperti itu; dana kampanye yang tidak masuk akal; penggelembungan suara yang tidak rasional; sampai kepada permasalahan yang sangat spektakuler dan masih hangat diperbincangkan yaitu masalah DPT (Daftar Pemilih Tetap). Sangat lucu dan menggelikan memang ketika ada anak umur 3 tahun yang namanya tercatat sebagai daftar pemilih pada pemilu legislatif. Ada juga kakek-kakek dan nenek yang sudah sangat tua, berumur banyak, namun masih juga mendapat kehormatan untuk memilih karena namanya masuk dalam DPT. Belum lagi nama yang dobel dan ganda. Dan yang paling tidak masuk akal adalah orang yang telah meninggal dunia dan namanya ternyata tercantum dalam DPT. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Kasus yang terbaru mungkin kasus pemalsuan DPT pemilihan kepala daerah Jatim yang sampai saat ini masih hangat dibahas. Disatu pihak banyak yang ingin agar kasus ini ditindaklanjuti karena dikhawatirkan akan menjadi ilustrasi bagi munculnya kasus yang sama di daerah yang lainnya. Dengan fakta ini muncul argument untuk menjastifikasi adanya pengunduran pemilu legislatif mengingat permasalahn DPT ini adalah permasalahan yang sangat krusial. DPT adalah jantung sebuah pemilu. Bagaimana mungin kita melaksakana pemilu jika pemilihnya saja bermasalah. Yang ada akan terjadi ketidakpercayaan masyarakat terhadap hasil pemilu yang ada. Namun pihak yang lainnya memandang bahwa permasalahan ini janganlah diperpanjang, ditutupi saja sehingga tidak menimbulkan permasalahan yang lebih serius, apalagi kejadian ini hanya terjadi di Jawa Timur, itupun di hanya di dua kabupaten, Sampang dan Bangkalan. Argumen yang ditawarkan adalah &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;misi penyelamatan pemilu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Dua argument ini memang sama-sama benar. Mana yang lebih diutamakan tergantung kekuatan argument masing-masing. Namun kita harus sadar bahwa pemilu adalah amanah konstitusi yang memang harus dilaksanakan. Ketika tidak dilaksanakan maka secara sadar kita telah melanggar konstitusi. Diundur saja telah dianggap melanggar karena dalam kontitusi, pemilu dilaksanakan sekali dalam 5 tahun, tidak lebih dan tidak kurang. Kita juga harus cermat memprediksikan segala kemungkinan yang terjadi. Bayangkan saja misalnya pemilu ini pada akhirnya diundur, pemilu presiden juga pasti akan mengundur. Akan terjadi kevakuman dalam pemerintahan, masyarakat akan semakin tidak percaya terhadap keseriusan pemerintah dalam melaksanakan pesta demokrasi ini. Dapat dimungkinkan akan membuka berbagai macam peluang lahirnya gerakan dan tindakan yang melawan pemerintah. Kekisruhan mungkin terjadi bahkan sampai kepada tindakan-tindakan anarkisme. Pemilu adalah permasalahan kepentingan, dan ketika kepentingan orang terusik, mati pun tidak menjadi persoalan yang penting kepentingan bisa diperjuangkan. Itu baru hal pengunduran pemilu, bagaimana jika pemilu ini dibatalkan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Disaat-saat seperti ini sudah seharusnya kita bisa berpikir cerdas, solutif, dan paham situasi. Yang harus diperhatikan adalah keberlanjutan pemerintahan yang akan mengawal seluruh peri kehidupan berbangsa dan bernegara. Jika permasalahannya adalah DPT, sesegera mungkin harus diselesaikan. Poin pentingnya adalah bahwa pemilu ini harus diselamatkan jika tidak ingin menimbulkan persoalan yang lebih parah lagi. Masih ada waktu untuk kita secara bersama-sama mempersiapkan pemilu ini dengan usaha semaksimal mungkin. KPUD juga harus lebih transparan, cerdas, dan serius dalam menyikapi permasalahan ini. KPUD harus kerja lebih ekstra dalam menangani permasalahan DPT agar cepat diperoleh DPT yang definitif. Partai-partai politik seharusnya membantu karena para pemilih itu adalah sumber suara mereka juga. Akan lebih baik jika parpol tidak hanya sibuk kampanye saja, namun juga ikut memantau dan mengawasi pelaksanaan pemilu. Jika kita sadar bahwa pemilu adalah sarana yang sampai saat ini masih dipandang sebagai representatif dari sistem demokrasi untuk mencapai Indonesia yang lebih baik dan bermartabat, maka menyelamatkan pemilu adalah pilihan yang cerdas. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;margin-bottom: 0.0001pt; line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman';"&gt;Yogyakarta, 1 April 2009&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-4271700559362665254?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/4271700559362665254/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/04/dpt-kisruh-pemilu-jadi-rusuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/4271700559362665254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/4271700559362665254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/04/dpt-kisruh-pemilu-jadi-rusuh.html' title='DPT KISRUH, PEMILU JADI RUSUH'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-8287784878941374196</id><published>2009-03-20T07:46:00.000-07:00</published><updated>2009-03-20T07:47:48.912-07:00</updated><title type='text'>LANGKAH PENGUSAHA MENUJU PENGUASA</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Kita semua pasti mengenal sosok Jusuf Kalla, atau yang bernama lengkap Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla ini. Sedikit mengupas tentang karir beliau, Jusuf Kalla (66) memulai karir politiknya di era pemerintahan Abdurrahman Wahid sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI merangkap Kepala Bulog selama kurang dari setahun (1999-2000), kemudian di masa Presiden Megawati Soekarnoputri beliau dipilih menduduki jabatan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat selama tahun 2001-2004 walaupun kemudian beliau mengundurkan diri karena maju sebagai calon wakil presiden mendampingi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Orang pasti sangat mengenal Jusuf Kalla dengan karirnya sebagai pengusaha. Tidak tanggung-tanggung memang kesuksesannya dalam bidang bisnis. Jenjang karier yang pernah &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dia tempuh antara lain sebagai Direktur Utama NV. Hadji Kalla (1968-2001), Direktur Utama PT. Bumi Karsa (1969-2001), Komisaris Utama PT. Bukaka Teknik Utama (1988-2001), Direktur Utama PT. Bumi Sarana Utama (1988-2001), Direktur Utama PT. Kalla Inti Karsa (1993-2001), dan Komisaris Utama PT. Bukaka Singtel International (1995-2001). Alhasil sebelum memasuki kursi panas pemerintahan pun Jusuf Kalla memang orang yang sudah terkenal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Apalagi setelah Jusuf Kalla berhasil menggantikan posisi Akbar Tanjung sebagai Ketua Umum Partai Golkar, nilai tawarnya semakin meningkat. Citranya dimata masyarakat dan para tokoh pun sangat positif, baik dari dalam partai maupun luar partai. Walau ia merupakan pengusaha yang kaya raya, tetapi ia tidak pernah terlibat dalam skandal apapun. Keberhasilannya menjadi wakil presiden mendampingi SBY tentu saja merupakan nilai tambah tersendiri untuk membuktikan kemampuan dan kapabilitasnya untuk duduk di kursi kekuasaan. Kiprah Jusuf Kalla dalam parti Golkar pun tidak diragukan lagi. Banyak terobosan baru yang dilakukannya untuk memajukan partai, salah satunya pada 10 Januari 2007 yang lalu saat ia melantik 185 pengurus Badan Penelitian dan Pengembangan Kekaryaan Partai Golkar di Kantor DPP Partai Golongan Karya di Slipi, Jakarta Barat. Hal ini merupakan langkah yang cukup strategis untuk memantapkan posisinya di dalam partai Golkar tentunya, disamping seringnya ia mengadakan silaturahmi ke tokoh-tokoh nasional.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Berangkat dari itu semua, sebentar lagi suasana akan lebih menegangkan tentunya karena hari pemilihan capres maupun cawapres sudah terbilang dekat. Gonjang-ganjing peluang Jusuf Kalla menjadi presiden pun telah banyak dibahas dan diberitakan. Saat ini memang masih tergolong awal untuk memastikan siapa yang sangat berpeluang menjadi presiden maupun wakil presiden, karena pemilu legislatif juga belum berlangsung. Kampanye terbuka juga belum waktunya diadakan. Hasil &lt;i style=""&gt;polling&lt;/i&gt; terkadang memang manjur, tetapi itu tidak bisa dijadikan patokan. Sesuai dengan ketentuan, bakal capres yang paling berpeluang tentu saja adalah mereka yang sudah mengantongi tiket parpol dan juga sudah memiliki gabungan parpol yang akan mengusungnya. Itu pun belum cukup. Parpol maupun gabungan parpol harus memenuhi 20% kursi di DPR dan memperoleh 25% suara pileg untuk bisa optimis menang dalam pemilu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sedangkan di dalam partai Golkar sendiri, walau belum diumumkan siapa calon yang akan maju, namun dengan kiprah dan juga pencapaiannya selama ini Jusuf Kalla adalah calon yang paling kuat. Sebagian besar DPD I partai Golkar pun mendukungnya untuk maju. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Beberapa partai juga sudah meminangnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;sebagai capres maupun cawapres. Berita yang paling terbaru yaitu pinangan PKS untuk mengusungnya menjadi capres dan Hidayat Nur Wahid sebagai cawapres. Sangat mengejutkan memang apalagi PKS melalui presidennya, Tifatul Sembiring menyebutnya sebagai “The Inspiring Man” karena terobosan maupun ide-idenya dalam kebijakan di bidang ekonomi. Walaupun beberapa survei belakangan ini menyatakan bahwa beliau lebih berpeluang besar menjadi wakil presiden dibanding menjadi presiden, namun hal itu karena beliau belum mengajukan dirinya menjadi presiden. Belum mengajukan jadi presiden saja dukungan sudah kuat, apalagi kalau sudah mengajukan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 200%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 200%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Partai Golkar memang partai yang sudah sangat terkenal. Keberhasilan partai Golkar memenangkan pemilu legislatif 2004 membuktikan bahwa dukungan rakyat terhadap Partai Golkar masihlah besar. Malah ada yang memprediksikan bahwa perolehan suara Partai Golkar untuk pemilihan kali ini akan melebihi 30% sehingga Partai Golkar dapat mengusung calonnya sendiri. Walaupun tahun ini saingan Partai Golkar cukup kuat, seperti Demokrat, PDIP maupun partai-partai lainnya, namun partai ini sampai sekarang masih memiliki nilai tawar yang cukup tinggi. Oleh karena itu, dengan masih cukup tingginya dukungan rakyat kepada Partai Golkar, banyaknya dukungan partai lain untuk mengusung Jusuf Kalla, membuktikan bahwa peluang Jusuf Kalla menjadi presiden sangat besar, apalagi peluangnya menjadi calon wakil presiden tentunya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-8287784878941374196?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/8287784878941374196/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/03/langkah-pengusaha-menuju-penguasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/8287784878941374196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/8287784878941374196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/03/langkah-pengusaha-menuju-penguasa.html' title='LANGKAH PENGUSAHA MENUJU PENGUASA'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-2470174888223958590</id><published>2009-03-05T19:13:00.000-08:00</published><updated>2009-03-05T19:14:56.832-08:00</updated><title type='text'>DETIK-DETIK MENJELANG PEMILU LEGISLATIF 2009</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Tidak terasa 33 hari lagi kita akan melaksanakan salah satu pesta terbesar bangsa ini,yaitu pesta demokarasi untuk memilih calon wakil rakyat yang nantinya akan duduk di atas kursi panas pemerintahan. Cita-cita demokrasi sebagai pintu gerbang lahirnya suatu era kehiduan bermasyarakat yang lebih baik pun telah dinanti-nanti. Rakyat sudah bosan dengan berbagai janji-janji. Lahirnya pemimpin-pemimpin yang hebat, yang mampu mengayomi dan memberikan kesejahteraan, sepertinya telah menjadi mimpi terindah bangsa ini setelah sekian lama berada dalam kekecewaan yang cukup mendalam. Kita seperti orang asing di negeri sendiri, dan menjadi miskin di negara yang sangat kaya raya ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dalam beberapa bulan ini, negara kita sudah seperti papan pengumuman yang ditempeli oleh jutaan poster dengan kreasi yang bermacam-macam. Tidak tanggung-tanggung, semua media digunakan sebagai ajang sosialisasi dan kampanye partai kepada masyarakat luas. Baliho, spanduk, leaflet, facebook, friendster, pun tidak ketinggalan, bahkan di TV &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kita sering melihat berbagai macam iklan baik komersial maupun layanan masyarakat, dibuat untuk memperkenalkan para calon ini kepada masyarakat luas. Luar biasa memang, dan sangat menarik. Semua calon berlomba-lomba untuk mencari amanah. Dengan kesungguhan dan tekad yang kuat, rakyat dibuatnya terharu dan terpesona. Sorak sorai rakyat yang mendukung para calon menjadi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;vitamin tersendiri bagi mereka, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;ibarat motor yang diberi bensin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Sebagaimana sebuah pesta, pasti ada kepanitiaan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang dibentuk. Panitia bertugas untuk mengkonsep dan menjalankan acara. Humas bertugas mengantar surat undangan kepada semua sanak saudara dan para handai taulan. Surat tersebut berisi informasi mengenai semua kegiatan pesta. Seorang humas yang professional pasti memiliki perencanaan waktu untuk mengantar surat. Hal ini dilakukan agar surat dapat sampai tepat waktu. Biasanya humas mengantar surat sebulan bahkan ada yang 2 bulan sebelumnya agar para undangan bisa mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya sesuai dengan permintaan panitia. Begitu juga dengan pemilu yang sebentar lagi akan kita hadapi. KPU adalah panitia sah yang dibentuk untuk mengatur jalannya pemilu agar tujuan dari pemilu ini dapat tercapai. Salah satu tugas KPU adalah sosialisasi , sebagaimana tugas humas&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;adalah mengantar surat. Jika humas hanya mengantar surat kepada ratusan atau ribuan orang, KPU melakukan sosialisasi kepada ratusan juta jiwa yang ada diseluruh Indonesia, baik di tingkat pusat maupun daerah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Negara kita ini memang terkadang sangat suka untuk mencoba-coba hal yang baru. Salah satunya adalah tentang pemilu ini nantinya. Hal ini terkait dengan kriteria calon terpilih dan juga tata cara pemilihan. Kalau sebelumnya calon yang terpilih itu adalah calon dengan nomor urut pertama, maka untuk pemilihan kali &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;ini dengan sistem suara terbanyak. Artinya nomor urut berapapun dia dalam partainya, jika mendapatkan suara terbanyak, akan tetap memenangkan pileg (pemilihan legislatif). Selain itu tata cara pemilihannya pun tahun ini agak berbeda. Jika sebelumnya pemilihan dilakukan dengan mencoblos surat suara, tahun ini,dengan mencontreng. Hanya metode contrengan yang dianggap sah , sedangkan garis bawah, tanda lingkaran dan tanda silang dianggap tidak sah. Tanda centang yang tidak sempurna seperti tidak lurus dalam memberi tanda juga dianggap sah. Jika surat suara tersebut ditandai dengan tanda centang dan mencoblos secara bersamaan, tanda surat suara itu juga dianggap tidak sah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Cukup kreatif memang ide ini tapi belum tentu aplikatif. Dalam beberapa waktu ini di banyak media sering diberitakan mengenai terlambatnya sosialisasi oleh KPU kepada masyarakat mengenai tata cara pemilihan ini. Di beberapa daerah bahkan sampai saat ini belum dilakukan sosialisasi sama sekali. Ada yang baru dilakukan beberapa minggu yang lalu dan ada juga yang dilakukan dalam minggu-minggu ini. Padahal sesuai dengan peraturan KPU No. 9 tahun 2008 menyatakan bahwa sosialisasi informasi pemilu dan pendidikan pemilih kepada berbagai lembaga pemerintah dan nonpemerintah dan seluruh masyarakat di semua tingkatan seharusnya sudah dilakukan sejak 1 Maret sampai dengan Desember 2008 oleh KPU, KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, PPK, PPS, PPLN serta pihak lain. Bayangkan saja dengan luasnya wilayah negara kita ini namun persiapan yang dilakukan tidak maksimal dan terlihat tidak professional. Katanya ingin membangun Indonesia lebih baik, tapi pelaksananya saja main-main dan tidak serius. Karena lambatnya sosialisai olek KPU, di Yogyakarta beberapa waktu yang lalu telah dilakukan sosialisai oleh Ibu-Ibu PKK kepada masyarakat di daerah Gunug Kidul. Luar biasanya sosialisai ini dilakukan dengan menggunakan dana pribadi tanpa meminta bantuan darimanapun. Masyarakat sangat senang dan menyambut baik adanya kegiatan ini karena memang masyarakat belum mengetahui tata cara pemilihan yang baru. Sungguh tragis memang ketika sosialisi ini dilakukan oleh lembaga setingkat PKK padahal KPU di tingkat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;daerah juga sudah dibentuk. Beberapa waktu lalu Tim Komisi II DPR juga telah melakukan pengamatan ke daerah-daerah dan menemukan bahwa sebanyak 30 persen masyarakat masih melakukan kesalahan dalam penandaan. Bayangkan saja jika hal ini terjadi di seluruh Indonesia apalagi di daerah-daerah yang sulit terjangkau, dapat dipastikan bahwa mereka akan mengalami kesulitan dan salah dalam mencontreng karena tidak pernah mendapatkan penjelasan. Jika salah dalam memilih maka suara dinyatakan tidak sah. Jika sebagian besar pemilih ternyata dinyatakan tidak sah, maka suara tidak akan mencapai target. Jika target suara ternyata kurang, bagimana dengan legitimasi rakyat terhadap calon terpilih? Apakah nantinya kita mengetahui bahwa calon yang terpilih memang benar-benar pilihan sebagian besar rakyat Indonesia jika suara rakyat saja tidak terapresiasikan dikarenakan salah dalam mencontreng? Jika hal ini terjadi dapat dimungkinkan akan dilakukan pemilihan ulang. Bayangkan saja jika jumlah suara yang tidak sah mencapai 50% ditambah lagi adanya golput yang diperkirakan mencapai 30%? Tragis bukan !!!! Kalaupun pemilu diulang kembali maka dana juga harus dipersiapkan kembali, sumberdaya harus dikumpulkan lagi, akan dibuka kembali tender kepada perusahaan percetakan untuk mencetak surat suara. Akan ada persiapan yang tentunya tidak sebentar. Bahkan kemungkinan pemilihan presiden juga akan mundur. Kondisi masyarakat pasti semakin kacau dan semakin panas. Akan banyak demonstrasi yang terjadi sebagai bentuk kritik masyarakat khususnya kepada KPU dan juga pemerintah selaku penanggung jawab. Jika hal ini terjadi, maka negara dalam kondisi sangat rawan akan masuknya berbagai campur tangan. Kondisi ini dapat dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk menimbulkan kekacauan. Dapat dimungkinkan kekacauan ini mengarah kepada ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah. Posisi pemerintah dimata rakyat semakin buruk. Lebih buruknya lagi jika kondisi ini mengakibatkan meningkatnya jumlah golput (golongan putih) yang ada karena tidak lagi percaya kepada pemerintah yang tidak serius lagi mengurusi negara ini. Pada akhirnya akan terbangun paradigma berpikir tersentralisasi bahwa tidak ada satupun orang di negara ini yang bisa dipercaya, professional dan bisa diandalkan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Ketika KPU ditanya mengenai keterlambatan ini, mereka menjawab bahwa permasalahan utamanya adalah mengenai dana dan sumber daya yang terbatas. Dana dari pusat datangnya terlambat sehingga daerah tidak bisa melakukan apa-apa sebelum dana itu turun. Jawaban ini sangat tidak professional dan memalukan jika kita bandingkan dengan usaha yang dilakukan oleh ibu-ibu PKK tadi. Seharusnya KPU mencari solusi alternatif seperti bekerjasama dengan pihak swasta, LSM, lembaga pendidikan, media baik cetak maupun elektronik dan sumber lainnya. Lembaga-lembaga tersebut pastinya akan sangat senang menerima tawaran kerjasama ini mengingat pentingnya kegiatan sosialisasi ini dilakukan kepada masyarakat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Oleh karena itu kondisi seperti ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Walau masih tertinggal satu bulan lagi menjelang pemilu, kita tidak boleh menyerah. Semua orang harus bekerjasama dalam menyukseskan program sosialisasi tata cara pemilihan ini. Cara yang paling efektif memang melalui media televisi. Kalau perlu menjelang pemilihan legislatif nanti semua siaran televisi menyiarkan tata cara pemilihan ini dengan frekuensi yang sesering mungkin sehingga masyarakat akan mudah untuk belajar dan memahami. Jika kita memang menginginkan era yang baru bagi bangsa ini kearah yang lebih baik maka jangan sampai kita lepas tangan dan membiarkan masalah ini begitu saja, apalagi sampai tidak perduli dengan masalah ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Yogyakarta, 3 Maret 2009&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-2470174888223958590?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/2470174888223958590/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/03/detik-detik-menjelang-pemilu-legislatif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/2470174888223958590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/2470174888223958590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/03/detik-detik-menjelang-pemilu-legislatif.html' title='DETIK-DETIK MENJELANG PEMILU LEGISLATIF 2009'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-5882348892377806680</id><published>2009-03-05T19:06:00.000-08:00</published><updated>2009-03-05T19:12:18.419-08:00</updated><title type='text'>KEPEMIMPINAN DAN ENTREPENEURSHIP DI ERA PERKEMBANGAN ZAMAN</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;INRTODUCTION&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Setiap manusia dilahirkan dalam perbedaan serta potensi yang tidak sama. Ada yang terlahir menjadi anak petani dan ada yang terlahir sebagi anak konglomerat. Ada yang terlahir di tempat lereng gunung yang sangat jauh dari keramaian, namun ada pula yang terlahir di kota metropolitan yag sangat maju. Di sisi lain ada yang pandai bermain musik, namun ada pula yang pintar melukis. Ada yang memiliki kecerdasan yang tinggi, tetapi ada pula yang memiliki kecerdasan di bawah rata-rata. Semuanya ada secara alami, dan tidak seorang pun yang tahu di mana dia akan dilahirkan dan dengan potensi apa dia akan menjalani hidup. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Indonesia adalah contoh dari negara-negara yang mengalami pemantapan jati diri dari negara yang dijajah menjadi negara merdeka dan berdaulat, kemudian saat ini Indonesia mencoba mengeksistensikan dirinya sebagai negara berkembang yang tengah berusaha menuju era kemapanan. Indonesia lahir sebagai suatu negara yang mencoba untuk berdampingan dengan negara-negara yang ada, mulai dari negara berkembang sampai dengan negara maju. Indonesia dengan segala upaya ingin membuktikan bahwa dirinya adalah negara yang besar, yang didirikan oleh founding fathers yang sangat luar biasa, dengan potensi sumberdaya baik alam dan manusia yang sungguh kaya, dan ingin membuktikan bahwa Indonesia bisa bersaing dengan seluruh bangsa di seluruh dunia. Namun sebagai negara yang besar, tentunya banyak permasalahan yang sedang melanda negeri ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Ir. Heru K. Wibawa, M.Sc dalam bukunya berjudul ” Sang Visionaris (Mengelola Mimpi Menjadi Realita) mencoba membagi kelemahan atau kondisi dasar dari Bangsa Indonesia:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kondisi Dasar Pertama&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;, keterlambatan perkembangan budaya mengikuti dinamika masyarakat (seperti diakui oleh pakar sosiologi Indonesia, Selo Sumarjan). Pemberhangusan budaya telah menciptakan pengerdilan diri dan kecanggungan dalam menyesuaikan dengan perubahan zaman. Singkatnya anak-anak muda kita lebih berpedoman pada budaya negeri seberang dalam mencari jati diri daripada berpijak pada nilai-nilai luhur budaya sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kondisi kedua&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;, mentalitas babu, yang membuat bangsa ini selalu mudah ditipu oleh para penguasa dan pemimpinnya. &lt;i&gt;Eagle flies alone, but ducks go together&lt;/i&gt; dan nampaknya garuda tinggal menjadi simbol mati tak berarti, karena kita lebih suka menjadi beo dan bebek (pengikut atau peniru).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kondisi Ketiga&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;, sifat hipokrit yang sangat mendominasi perilaku bangsa ini. Apa yang dikatakan bukanlah yang dilakukan. Slogan dan motto adalah kegemaran mata dan mulut, tetapi tidak pernah singgah dalam hati&lt;i&gt;. Verbalisme&lt;/i&gt;! Tanpa integritas diri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kondisi keempat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt; adalah betapa sulitnya bangsa ini menghargai tatana, hukum dan peraturan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kondisi kelima&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt; adalah rusaknya sistem sosial yang kita bangun di atas ketidakadilan, keserakahan, dan kronisme. Jurang kaya-miskin secara sistematis diperdalam dan diperlebar; kesempatann terbatas si miskin selalu saja masih dijarah oleh si kaya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Benarlah apa yang disampaikan di atas sebagai kelemahan utama bangsa ini dimana secara garis besar berkutat pada permasalahan karakter individu bangsa ini yang sudah mengakar dari zaman ke zaman, dari generasi ke generasi, selalu dan sampai saat ini belum terdapat perubahan lebih baik yang signifikan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;APA YANG MENJADI KEBUTUHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;SEORANG PEMIMPIN MASA DEPAN?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Tantangan terbesar bagi bangsa ini yang sebenarnya adalah bagaimana setiap individu sanggup meyakinkan dirinya untuk berubah. Negeri ini mungkin tidak akan berubah. Sistem dan struktur masyarakat yang sudah melekat boleh saja tetap, tetapi kita bisa mulai berjuang melalui apa yang dapat dilakukan, yaitu terhadap diri sendiri (individual solving approach). Sebagai seorang pemuda, kita bisa mengubah hidup kita, cita-cita, masa depan, dan kehidupan anak keturunan kita, maupun bangsa kita melalui perubahan diri kita. Bagaimana seseorang menjadi pemimpin yang ideal bagi dirinya sendiri disebut sebagai kemerdekaan pradana, dan bagaimana seseorang mampu mengembangkan pengaruh kebaikannya bagi orang-orang di sekelilingnya dan lingkungannya adalah kemerdekaan purna.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Oleh karena itu, sebagai seorang pemimpin masa depan, kita harus mempersiapkan diri kita dengan kepemimpinan yang kuat&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tentunya. Namun kita juga harus menyadari bahwa kondisi bangsa ini dan dunia setiap saat selalu berubah. Apalagi di tengah-tengah perkembangan zaman ke arah yag lebih moderen. Sebagai seorang pemuda, kita harus mengetahui situasi dengan sebaik-baiknya agar kita dapat berperan secara maksimal. Untuk dapat bergabung dengan masyarakat sekitar, dengan paham yang berbeda-beda, dengan kepentingan yag berbeda-beda, dengan tujuan yang berbeda-beda, kita harus lebih siap dan mampu menyesuaikan diri dengan berbagai macam lingkungan. Hal ini sangat penting jika kita ingin menjadi orang yang berpengaruh dan memberi pengaruh di kalangan mereka. Namun sebelum itu, kita harus melihat dan banyak belajar sejarah kepemimpin yang ada sejak jaman prakemerdekaan sampai saat ini agar kita bisa memposisikan diri kita secara tepat di tengah-tengah lingkungan sekitar kita. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Banyak praktisi telah menggambarkan berbagai macam tren kepemimpinan dan siapa saja aktor yang dominan pada saat itu. Pada era 1900-1930an, yang menjadi tren seorang pemimpin adalah mereka-mereka yang telah memperoleh pendidikan moderen. Mereka adalah aktor yang dominan yang dikenal memiliki intelektual yang tinggi, seperti misalnya Soekarno dan Hatta. Sedangkan pada era 1940-1960an yang menjadi tren kepemimpinan adalah perjuangan fisik dan yang menjadi aktor dominannya adalah angkatan bersenjata. Pada pada era-era tersebut angkatan bersenjata acap kali tampil sebagai “dewa penyelamat bangsa”, misalnya dalam kegiatan-kegiatan perlawanan terhadap pemberontakan dan juga perjuangan melawan para penjajah. Perjuangan fisik menjadi dominan karena tuntutan untuk mempertahankan negara. Kemudian dilanjutkan pada era 1960-1990an dimana yang menjadi tren kepemimpinan adalah organisasi sosial dan yang menjadi aktor dominannya adalah para organisatoris/aktivis. Pada era tersebut, organisasi sosial banyak terbentuk dikalangan aktivis mahasiswa sehingga kita pernah mendengar adanya aksi perlawanan yang dilakukan oleh para aktivis mahasiswa pada tahun 1998. Dan pada era 1990-sekarang yang menjadi tren utama adalah pasar/dunia bisnis dan yang menjadi aktor dominan adalah para entrepreneur. Mereka-mereka yang dapat menguasai pasar akan mampu menguasai segalanya. Di dalam pasar semuanya dipertaruhkan dan ketika kita tidak mampu menguasainya maka kita akan dipermainkan oleh mereka. Persiapan kita untuk masa sekarang ini adalah para enterpreneur yang dapat menguasai pasar dan jaringan. Mereka adalah hero “penyelamat” kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Namun dari tahun 1900an sampai sekarang, kita bisa melihat kontribusi yang telah diberikan oleh pemimpin-pemimpin kita bagi kemajuan bangsa ini. Sudahkah kita memperoleh predikat sebagai negara yang maju? Dan apakah masalah bangsa ini telah banyak terselesaikan? Setiap orang pasti memiliki jawaban yang berbeda dan pada kenyataannya kita bisa melihat sendiri kondisi bangsa yang memang sangat memprihatinkan ini. Lalu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang menjadi pertanyaan adalah kepemimpinan yang seperti apa yang memang benar-benar diharapkan akan mampu menghasilkan sebuah perubahan bagi bangsa ini kearah yang lebih baik dimasa depan? Tentu saja tidak mudah memberikan jawaban untuk pertanyaan seperti ini, apalagi pada kenyataanya memang susah mencari pemimpin yang memang benar-benar professional dan sesuai dengan harapan. Para praktisi juga tidak bisa memastikan model kepemimpinan seperti apa yang diharapkan mampu untuk memimpin bangsa ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kondisi di masa depan pastinya akan lebih menantang lagi, apalagi dengan semakin meningkatnya persaingan dalam dunia bisnis dan teknologi informasi. Oleh karena itu pemimpin di masa depan diharapkan mampu memiliki beberapa sifat, antara lain :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;a.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Visioner dan pemimpi. Tanpa mimpi tidak akan ada kemajuan. Seorang pemimpin masa depan harus memiliki mimpi yang tinggi kemudian dia bisa mengatur dan mengarahkan dirinya untuk mencapai mimpi itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;b.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pemimpin haruslah memiliki moral yang baik sehingga dia tidak akan berpikir untuk melakukan kejahatan dan tindakan-tindakan yang merugikan orang lain dan bangsa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;c.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Transparansi, akuntabilitas, dan siap dikoreksi. Seorang pemimpin harus siap dikoreksi apabila memang telah terbukti melakukan kesalahan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;d.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pemimpin harus memiliki pengetahuan yang luas sehingga dia mampu menjawab berbagai pertanyaan. Pemimpin juga harus mengetahui sejarah kepemimpin masa lalu sehingga dapat dijadikan pelajaran untuk perbaikan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;e.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Seorang pemimpin haruslah jujur karena dia acap kali dihadapkan dengan berbagai keadaan yang kurang menguntungkan. Pemimpin harus bisa jujur dalam tindakan dan perbuatan sehingga akan terhindar dari kegiatan yang buruk seperti korupsi dan kegiatan-kegiatan yang lainnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;f.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pemimpin harus berani karena dengan berani akan tampaklah sebuah semangat dan keseriusan. Pemimpin harus berani menghadapi berbagai ancaman, gangguan, tantangan dan hambatan yang pasti akan dihadapi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;g.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pemimpin harus mampu bernegosiasi. Hal ini sangat penting karena banyak permasalahan yang membutuhkan negosiasi. Pemimpin yang tidak mampu bernegosiasi dan tidak pandai dalam berbicara akan terlihat sebagai pemimpin yang bodoh dan tidak akan terlihat kharismanya. Apalagi dalam permasalahan –permasalahan yang menyangkut kekayaan bangsa seperti daratan dan lautan, apabila pemimpin tidak bisa bernegosiasi maka kekayaan bangsa ini akan diambil oleh negara lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;h.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pemimpin harus persuatif yaitu mampu mempengaruhi orang lain untuk dapat melaksanakan peraturan yang telah dibuat dan patuh terhadap perintah, terutama program-program kegiatan yang telah dibuat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;i.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;Pemimpin harus mampu melihat kondisi. Kondisi bangsa setiap saat akan berbeda sehingga pemimpin harus siap dalam menghadapi setiap perubahan dan realita yang ada. Apalagi pada jaman sekarang dimana teknologi informasi sangat berkembang dan seperti yang telah disebutkan diatas bahwa dunia bisnis juga berkembang pesat. Oleh karena itu pemimpin juga harus siap menghadapi situasi apapun dan tidak kaget. Seorang pemimpin harus bisa cepat tanggap dan mempersiapkan diri dengan segala kemungkinan yang akan terjadi sehingga segala perubahan dapat diatasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;j. Pemimpin harus dapat melihat peluang di setiap krisis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Banyak pemimpin yang tidak dapat melihat peluang di setiap krisis. Pemimpin yang mampu melakukan ini hanyalah pemimpin yang selalu berpikiran positif, menganggap bahwa disetiap kejadian pasti ada hikmah yang baik yang akan datang. Dengan berpikiran seperti ini, setiap krisis ataupun persoalan yang muncul akan dapat ditanggapai dengan tenang, dan mudah dalam mencari solusi. Oleh karena itu, jangan menjadi pemimpin yang pesimistik, selalu negatif thinking, selalu menyalahkan orang lain atas masalah yang menimpa dan tidak bisa tampil di depan menjadi panutan ketika kita sedang dalam keadaan bahaya. Pemimpin model ini adalah pemimpin yang hanya bagus pada saat kondisi yang aman, tenang, tidak ada konflik, namun tidak bisa berbuat apa-apa pada saat kondisi kritis. Dan realitanya, banyak model pemimpin seperti ini di dunia ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 6pt 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;            &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;  &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;TANTANGAN KITA KEDEPANNYA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dari berbagai prediksi yang telah dicoba untuk diungkapkan, kedepannya kita akan berhadapan dengan perkembangan jaman yang semakin moderen. Jaman telah dikuasai oleh orang-orang yang ahli dalam bisnis dan teknologi. Bisa kita lihat sekarang, berbagai produk elektronik telah berkembang dengan cepat dan setiap saat berganti dengan yang baru. Berbagai macam produk dihasilkan, mulai dari obat-obatan, makanan, pakaian, bahan pangan, kendaraan, dan lain sebagainya. Dimana-mana kita melihat ada banyak pelatihan entrepreneurship. Dunia benar-benar telah maju dan akan semakin maju dengan ditemukannnya berbagai macam teknologi baru yang mendukung penemuan berikutnya. Pabrik-pabrik banyak didirikan dengan bangunan yang semakin mewah dan megah. Cara berpikir orang menjadi semakin praktis dan tidak mau menghadapi pekerjaan yang berat, yang menggunakan tenaga untuk melakukannya, seperti kerja di lahan pertanian, peternakan, kehutanan dan sebagainya. Orang semakin percaya diri ketika memakai pakaian jas, karena dianggap kaya dan memiliki pekerjaan yang baik dan layak. Persaingan produk diantara negara-negara juga semakin kompetitif. Produk dalam negeri semakin kalah bersaing dibandingkan produk luar yang memiliki kualitas lebih baik dan harga yang lebih murah. Berbagai macam perusahaan multinasional mulai masuk ke negara kita untuk memasarkan produk-produk mereka. Dibanyak tempat kita dapat melihat bahwa sebagain besar produk yang ada di pasaran adalah produk impor. Masyarakat semakin konsumtif dan selalu berusaha untuk memiliki barang yang baru.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Untuk barang-barang elektronik kita dapat melihat perkembangan yang sangat luar biasa, seperti handphone, computer, television, AC, dan alat elektronik lainnnya yang setiap saat selalu berganti dengan teknologi yang terbaru. Dunia semakin memposisikan dirinya sebagai suatu tempat yang sangat menarik bagi mereka-mereka yang memiliki kekuatan modal yang kuat dan akan semakin menjadi tempat yang sangat menyengsarakan bagi mereka yang miskin, melarat, dan tidak sejahtera. Orang kaya akan semakin kaya dan yang miskin menjadi semakin miskin. Orang yang dapat mengikuti perkembangan jaman adalah orang yang dapat menguasai ini semua dan orang yang dianggap akan menguasai dunia juga adalah orang-orang yang mampu menguasai dua elemen ini. Sunguh tragis memang, tetapi ini adalah kenyataan yang tidak bisa kita pungkiri, apalagi di tengah era globalisasi yang membuat persaingan menjadi lebih terbuka dan tidak ada lagi jembatan antara dalam dan luar negeri, semuanya bersaing untuk bisa hidup dan mencari keuntungan. Dengan melihat berbagai realita ini, kita sebagai pemuda harus benar-benar memahami situasi dan berusaha menempatkan diri dalam posisi yang strategis sehingga kita bisa mengambil peran yang nyata sebagai agen pembawa perubahan. Kita harus mampu menunjukkan jati diri kita sebagai calon pemimpin masa depan, yang menjadi alat penggerak kemajuan bangsa, menjadi pemikir-pemikir yang handal dan memiliki kapasitas dan kapabilitas yang baik sehingga kita akan mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di dunia ini. Tetapi kita harus tetap ingat bahwa kita memiliki budaya yang kuat. Jangan sampai budaya itu menjadi hilang karena terikut arus perubahan. Budaya bangsa harus tetap menjadi pedoman kita dalam berbuat dan berprilaku karena itu akan menunjukkan jati diri kita yang sebenarnya. Kita telah terkenal sebagai bangsa yang beradab dan memiliki ciri khas tersendiri sehingga perlu dijaga dan dipertahankan. Tidak ada lagi waktu untuk menunggu terlalu lama, kita harus segera mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dalam menghadapi perubahan jaman yang semakin maju dan moderen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;WHAT CAN WE DO NOW?&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Setelah kita memahami berbagai realita kepemimpinan yang ada, kita mengetahui kondisi nyata bangsa ini, kita mengetahui apa tantangan bangsa ini kedepannya, dan apa yang seharusnya kita miliki sebagai seorang pemimpin, sekarang saatnya kita mencoba untuk melakukan tindakan konkrit yang dapat mendukung diri kita untuk menjadi pemimpin yang benar-benar berpengaruh dan dibutuhkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kita mengetahui bahwa tidak mudah untuk menyatu dalam lingkungan sosial yang beragam. Namun sebagai seorang pemimpin, kita harus bisa menjadi panutan dan berada di tengah-tengah mereka. Untuk mencapi hal itu, kita harus bisa melakukan pendekatan secara emosional dengan mereka baik secara forml maupun informal. Kita harus menunjukkan diri kita bahwa kita mampu dan memiliki kapasitas dan kualitas yang baik. Hal ini dapat didukung dengan berbagai ide-ide cemerlang yang kita berikan kepada mereka. Apalagi jika mereka bisa melihat karakter kepemimpinan kita secara nyata melalui aktivitas kita sehari-hari, kelakukan kita, kebiasaan kita, cara berbicara kita yang baik dan sopan, akan mampu memberikan kesan yang baik kepada mereka terhadap diri kita. Jika mereka sudah percaya kepada kita dengan seutuhnya, maka berbagai pengaruh dapat kita berikan secara terbuka. Kita akan mudah dalam membentuk kelompok-kelompok masyarakat dengan berbagai tujuan yang telah kita rencakan. Kita akan mudah untuk mempengaruhi mereka agar mereka dapat membantu kita dengan sebaik-baiknya, dengan kemampuan mereka secara optimal, apalagi di era sekarang dimana entrepreneur menjadi trend masyarakat, kita akan mudah mengajak mereka untuk bergabung dalam berbagai urusan bisnis, yang tujuannya untuk mencai keuntungan dengan semaksimal mungkin. Pada saat sekarang, sektor bisnis sangat populer. Orang lebih senang melihat orang yang sukses karena bisnisnya daripada orang yang bekerja di perusahaan pemerintah. Orang menganggap bahwa dengan menjadi pengusaha mereka akan kaya raya dan makmur. Berbagai macam bentuk kegiatan bisnis dibentuk dimana-mana dengan nama yang berbeda-beda yang sering kita kenal dengan istilah Multi Level Marketing. Dalam bisnis ini, kita ditekankan untuk berusaha secara optimal untuk menjadikan kehidupan kita kedepannya menjadi lebih makmur dan kaya raya. Berbagai macam produk dijual dengan metode yang berbeda-beda. Kesemuanya itu dilakukan dengan sukarela walaupun harus bekerja keras untuk itu. Terkadang waktu bekerja dalam satu hari bisa mencapai lebih dari 12 jam. Sungguh ironi memang. Tetapi ternyata cukup banyak orang yang mengikuti bisnis ini walaupun resiko gagalnya juga cukup besar, dikarenakan orang yang mengajak mereka untuk bergabung adalah orang yang sangat luar biasa. Dengan berbagai pengaruh yang ditanamkan kepada mereka, banyak orang yang mengikuti jejak langkah mereka dalam bisnis ini. Kemapuan untuk mengajak orang bergabung dalam bisnis juga merupakan suatu keahlian kepemimpinan yang spesial bagi seseorang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Oleh karena itu, untuk memunculkan bakat itu, banyak hal yang dapat kita lakukan. Untuk menjadi orang yang berwibawa dan memiliki kemampuan public speaking yang bagus, kita dapat melatihnya ketika&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kuliah, tepatnya di organisasi kemahasiswaan. Disana kita dilatih untuk menjadi seorang yang memiliki talenta yang bagus, mampu memanage tim dengan baik, dan mencapai tujuan organisasi dengan sempurna. Dengan seringnya kita bergaul dengan masyarakat dan elemen lainnya, kita akan terbiasa bergaul dengan mereka, mengetahu karakter mereka, cara bicara mereka, kesenangan dan ketidaksukaan mereka, sehingga kita akan mudah dalam menempatkn posisi kita kita di tengah-tengah mereka. Hal ini akan mendorong kita untuk lebih mudah dalam menguasai keadaan yang sangat diperlukan ketika kita ingin memberikan pengaruh kita kepada mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Kemudian mengingat era sekarang adalah era bisnis dan teknologi, kita harus bisa menguasainya jika kita ingin sukses dan mampu bertahan hidup di tengah-tengah persaingan yang sekamin berat. Untuk melatih kemampuan bisnis kita, banyak cara yang dapat dilakukan, seperti membuka usaha, belajar berdagang, mengikuti&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kegiatan bisnis di Multi Level Marketing atau semacamnya, dan sebagainya. Usaha-usaha ini akan melatih kita agar kita memiliki jiwa bisnis yang baik dan terampil, mampu membaca peluang usaha yang bagus dan terampil dalam mencari anggota tim. Selain itu, kegiatan ini juga mampu melatih mental kita karena dalam berbisnis kita dihadapkan pada keadaan untung atau rugi. Jika kita telah terbiasa menghadapi kedua keadaan ini, kita akan semakin dewasa dan mudah dalam memecahkan persoalan dengan berbagai pengalaman yang telah kita rasakan sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 12pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;APA PERAN PEMERINTAH UNTUK MENDUKUNG PROGRAM INI?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Pemerintah pada dasarnya memiliki peranan yang cukup besar dan strategis dalam pengembangan jiwa kepemimpinan dan entrepreneurship kepada generasi muda. Pemerintah saat ini masih diakui memiliki pengaruh yang cukup besar untuk setiap program pengembangan di berbagai bidang yang ada. Selama ini kita lihat memang telah banyak program-program peningkatan j&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="IN"&gt;iw&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;a kepemimpinan dan entrepreneur yang diselenggarakan oleh pemerintah, baik secara langsung maupun dengan kerjasama dengan bidang yang lain, baik akademisi, LSM, perusahaan, lembaga swasta dan lainnnya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="IN"&gt;, d&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;an ternyata &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="IN"&gt;memang cukup berpengaruh. Misalnya saja untuk peningkatan jiwa kewirausahaan dan bisnis, pemerintah sering mengadakan program-program kreativitas mahasiswa dalam bentuk lomba yang diselenggarakan setiap satu tahun sekali, mulai dari universitas sampai kepada nasional. Hal ini sangat penting sebagai langkah awal pengenalan mahasiswa kepada dunia bisnis, atau bagi yang sudah mengenal dunia bisnis, ini merupakan kegiatan yang mendorong peningkatan kualitas dan kemampuan bisnis kita sambil melatih jiwa kepemimpinan kita karena kita diharuskan untuk bersatu-padu, bekerjasama dalam sebuah tim untuk mencapai tujuan yang sudah disepakati bersama. Tentu saja hal ini sangat sulit, namun ketika ada kemauan pasti segala macam hambatan pasti dapat diatasi. Selain itu program-program bantuan untuk mendukung kegiatan bisnis sangatlah dibutuhkan. Negara kita ini memiliki banyak sekali entrepreneur tetapi sedikit yang memiliki modal. Terkadang ada&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt; bantuan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="IN"&gt; modal tetapi persyaratan administrasinya sangat sulit dan sangat mengikat sehingga terkadang para bisnisman tidak berani ambil resiko untuk mengambil dana tersebut. Pinjaman juga sebaiknya diberikan dalam bentuk uang tunai sehingga mudah untuk diatur dan dikelola dengan perencanaan yang telah dibuat. Selain itu training-training untuk pengembangan kepribadian dan e&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="IN"&gt;trepreneurship sebaiknya lebih ditingkatkan lagi dan kalau bisa lebih serius sehingga akan terbentuk entrepreneur- entrepreneur yang handal. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Selama ini, sekolah-sekolah maupun lembaga yang berbasis bisnis hanya dikelola oleh pihak swasta, padahal biaya di lembaga swasta sangatlah mahal dan hanya orang memiliki uang saja yang mampu sekolah atau kuliah di lembaga itu. Padahal banyak sekali pemuda yang mungkin secara financial tidak begitu kaya, namun memiliki potensi yang cukup baik dan berkemampuan tinggi. Potensi seperti ini jika tidak didukung oleh pemerintah, maka akan sangat merugikan negara. Oleh karena itu, sarana dan prasarana harus dibangun yang salah satunya adalah kampus ataupun sekolah berbasis bisnis yang khusus bagi pemuda yang kurang mampu sehingga potensi mereka bisa lebih berkembang dan bisa menjadi optimal. Kemudian program yang cukup penting lainnnya yaitu bagi para lulusan perguruan tinggi yang kesulitan dalam mencari pekerjaan. Pemerintah juga harus memberikan perhatian kepada mereka dalam bentuk program yang aplikatif dan memiliki prospek yang cerah, mulai dari pengelolaan usaha tertentu yang sudah disiapkan, pemberian bantuan dana, dan bantuan lainnya. Kalau perlu, sebelum mereka lulus dari universitas masing-masing, mereka telah diberi training maupun pelatihan-pelatihan berstandar tinggi sehingga ketika mereka lulus dapat langsung diterima oleh perusahaan baik dalam maupun luar negeri karena mereka telah mendapatkan sertifikasi ataupun pengakuan secara nasional maupun internasional.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Oleh karena itu, kita semua harus bersatu-padu, bantu membantu dalam usaha untuk membentuk pemimpin-pemimpin yang memiliki kompetensi yang unggul dan diakui secara internasional. Semua pihak harus bekerjasama dan berpartisipasi secara aktif, baik pemerintah, masyarakat, institusi pendidikan , swasta dan juga kita sebagai pemuda yang nantinya akan menggantikan para pemimpin bangsa nantinya. Jika kita menginginkan agar negara ini bisa maju dan bisa bersaing dengan negara-negara lainnya, maka kita harus bersungguh-sungguh belajar dan berkarya untuk melatih diri kita. Ingat, bahwa tantangan kedepan akan lebih besar dan menantang, sehingga pemimpin yang tangguh sangat dibutuhkan demi terciptanya Indonesia yang lebih baik dan bermartabat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: right; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Yogyakarta, 1st of March 2009&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-5882348892377806680?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/5882348892377806680/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/03/kepemimpinan-dan-entrepeneurship-di-era.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/5882348892377806680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/5882348892377806680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/03/kepemimpinan-dan-entrepeneurship-di-era.html' title='KEPEMIMPINAN DAN ENTREPENEURSHIP DI ERA PERKEMBANGAN ZAMAN'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-2697421561325644861</id><published>2009-02-26T21:47:00.000-08:00</published><updated>2009-02-26T21:51:41.195-08:00</updated><title type='text'>POTENSI BESAR DI WILAYAH PERBATASAN</title><content type='html'>Gemah ripah loh jinawi. Kalimat yang cukup singkat tapi memiliki makna yang cukup mendalam. Kalimat itu menggambarkan betapa besar dan hebatnya negara kita ini dengan potensi yang sangat luar biasa dan melimpah ruah, mulai dari karakter masyarakatnya yang sangat ramah tamah sampai kepada potensi sumber daya alamnya yang sangat subur dan kaya raya, sampai-sampai dalam percakapan sehari-hari kita sering mendengar kata-kata “ tongkat kayu dan batu pun bisa jadi tanaman”.&lt;br /&gt;            Ketika duduk di bangku SD, kita memperoleh mata pelajaran IPS yang salah satu bahasannya mengenai karakteristik negara kita ini, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Negara kita dikenal sebagai negara kepulauan dengan letaknya secara geografis yang cukup strategis karena berada pada posisi silang, yakni diantara dua benua, benua Asia dan Australia serta diantara dua samudera, Samudera Hindia dan Pasifik. Dengan posisi seperti itu, wajarlah jika negara kita berbatasan dengan banyak negara tetangga. Di wilayah utara, ada Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur yang berbatasan langsung di daratan dengan Malaysia, tepatnya dengan Serawak dan Sabah, kemudian di wilayah timur ada Papua yang berbatasan dengan Papua New Guinea, selain itu ada Nusa Tenggara Timur yang berbatasan dengan Timor Lorosae, dan terakhir ada Pulau Miangas dan Marore yang merupakan perbatasan antara Indonesia dan Filipina. Sedangkan untuk lautan, negara kita berbatasan dengan sepuluh negara yaitu Singapura, Vietnam, Philipina, India, Thailand, Papua New Guinea, Malaysia, Australia, Palau, dan Timor Lorosae.&lt;br /&gt;            Sebagai sebuah wilayah, wilayah perbatasan memiliki peranan yang cukup strategis terhadap negara, antara lain dalam hal penentuan batas wilayah kedaulatan (territorial), pengembangan dan pemanfaatan sumber kekayaan alam, dan menjaga keamanan dan keutuhan wilayah. Dengan adanya batas wilayah, negara secara hukum akan mampu dan bebas dalam mengelola wilayahnya sebagai suatu hak territorial negara tersebut. Hal ini dapat memantapkan kedaulatan suatu negara terhadap bangsa lain, khususnya negara tetangga. Setelah negara memiliki kedaulatan dan kebebasan dalam mengelola wilayah perbatasan itu maka berbagai program peningkatan pengembangan kawasan dalam berbagai sektor dapat dilakukan. Sebagai contoh di wilayah perbatasan bagian utara, yaitu Kalimantan Barat dan Timur. Kita mengetahui bahwa wilayah tersebut sangat kaya akan potensi hutan dan merupakan kawasan konservasi. Dengan berbasis pengembangan potensi hutan, negara dapat memanfaatkannya untuk berbagai tujuan, misalnya pariwisata, hutan lindung, sampai kepada tindakan komersial untuk peningkatan perekonomian masyarakat setempat. Selain hutan, potensi lainnya yang dapat dimanfaatkan meliputi batubara, tambang migas, ikan dan kekayaan laut lainnya, namun belum dikelola secara optimal. Oleh karena itu potensi ini jangan sampai disia-siakan. Masyarakat harus diuntungkan dengan adanya potensi ini. Apalagi jika negara bisa fokus dalam pengembangnnya, posisi wilayah perbatasan sebagai pintu gerbang masuk ke negara kita dapat dimanfaatkan sebagai sarana yang bisa menggambarkan negara kita sebagai suatu negara yang memiliki potensi yang sangat besar. Hal ini dapat meningkatkan nilai tawar (bargaining value) negara kita sehingga ketika warga negara asing masuk ke negara kita, mereka dapat kagum walaupun baru melewati pintu gerbangnya saja. Paling tidak mereka telah memberikan pandangan (image) positif kepada negara kita, dan sektor pariwisata bisa diunggulkan untuk mencapai tujuan ini. Namun untuk bisa mencapai tahap ini, negara harus serius dalam perencanaan wilayahnya, mulai dari pembangunan infrastruktur yang memadai dan bertahan lama, seperti jalan raya, telepon umum, tempat-tempat persinggahan, tempat khusus untuk kerajinan lokal, dan sarana lainnya; akses informasi harus terbuka, kuat, lancar, dan berkelanjutan; adanya program pembangunan masyarakat untuk meningkatkan kualitas SDM; bekerjasama secara aktif dengan pemerintah daerah setempat; membuka selebar-lebarnya partisipasi sektor swasta dalam negeri untuk berinvestasi; dan publikasi melalui berbagai macam media agar dapat dikenal di seluruh dunia. Apalagi wilayah perbatasan juga berperan sebagai jalur perdagangan antara negara sehingga harus dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Jika tujuan besar ini dapat tercapai dan dalam pengelolaannya dapat terintegrasi secara sempurna dengan berbagai sektor lainnya, yang terjadi adalah peningkatan perekonomian masyarakat setempat dan berakhir pada pencapaian kemakmuran, baik secara ekomoni maupun sosial.&lt;br /&gt;            Selanjutnya wilayah perbatasan juga berperan dalam menjaga keamanan dan keutuhan wilayah. Hal ini tercermin dalam peran dan fungsinya. Dengan adanya wilayah perbatasan ini, berarti ada kesepakatan ataupun suatu perjanjian dengan negara tetangga yang secara hukum akan melahirkan berbagai macam peraturan dan undang-undang untuk menjamin dihormatinya hak-hak ataupun kedaulatan suatu negara. Masyarakat negara lain tidak boleh lagi dengan bebas masuk ke negara kita tanpa ijin yang jelas. Peraturan dan undang-undang juga dapat mengatur pola interaksi masyarakat khususnya dengan negara tetangga. Negara tetangga tidak bisa lagi mengambil sumberdaya kita dengan seenaknya karena telah dibatasi oleh wilayah teritorial negara lain dalam rangka menghormati kedaulatannya. Tidak ada lagi pencurian dan juga penjarahan. Jika kondisi ini dapat terjadi, keamanan negara pasti akan terjamin. Negara akan mampu menjaga keutuhan dan kedaulatannya. Namun untuk mencapai hal ini, negara harus berusaha keras untuk mengerahkan satuan keamanan yang dapat menjaga wilayah perbatasan. Peranan ini dapat diambil oleh TNI karena merekalah pihak yang berada di garis terdepan dalam menjaga keamanan dan keutuhan negara baik regional maupun nasional. TNI harus dipersiapkan dengan jumlah dan kualitas yang cukup, prasarana yang memadai, dan gaji yang sesuai sehingga memberikan motivasi untuk tetap semangat dalam bekerja.&lt;br /&gt;            Selain itu, masyarakat wilayah perbatasan merupakan warga negara sah yang merupakan SDM yang sangat potensial. Kita menyadari dengan jauhnya letak wilayah perbatasan dapat menyebabkan kurangnya pemahaman ideologi dan konstitusi negara kita. Hal ini merupakan sesuatu yang wajar. Oleh karena itu, program pembinaan oleh negara sangatlah penting untuk menanamkan semangat pancasila, UUD 1945, maupun nilai-nilai kebangsaan lainnya seperti semangat nasionalisme, cinta tanah air, rela berkorban, kepempinan nasional, sejarah dan budaya bangsa, dan pemahaman terhadap berbagai realita kebangsaan lainnya dengan tujuan menanamkan rasa kekeluargaan dan persaudaraan diantara kita yang berbahasa satu, berkebangsaan satu, dan bertanah air satu. Hal ini penting agar jangan sampai mereka terpengaruh budaya asing dikarenakan intensitas hubungan yang mungkin lebih besar. Selain itu upaya peningkatan kualitas SDM harus selalu dikembangkan, baik dalam pendidikan, kerohanian, dan juga bidang lainnya baik secara formal maupun informal sehingga masyarakat di wilayah perbatasan akan semakin pintar dan cerdas, loyal dan tidak akan meninggalkan negara kita karena mereka merasa diperhatikan dan dianggap sebagai warga negara kesatuan. Hal ini penting untuk menanamkan rasa bahwa negara sangat peduli terhadap mereka. Jika hal ini dapat berjalan mulus, dapat dipastikan bahwa banyak persoalan bangsa ini dapat teratasi, seperti kasus illegal loging, penyelundupan, pelarian orang, sampai kepada fenomena Askar Watoniah yang ada di Kalimantan. Intinya kita tidak ingin persolan ini kembali terulang dan menjadi semakin parah.&lt;br /&gt;            Oleh karena itu, pemerintah harus segera menyiapkan konsep baru yang strategis dan aplikatif dalam pengembangan dan pengelolan wilayah perbatasan. Berbagai tindakan konkrit dan terencana harus sudah mulai dibuat.  Semua pihak harus dilibatkan, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta, LSM, masyarakat setempat dan pihak yang berkepentingan lainnya jika kita menyadari bahwa pembangunan wilayah perbatasan ini merupakan bagian integral dari pembangunan nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="right"&gt;Yogyakarta, 25 Februari 2009&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-2697421561325644861?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/2697421561325644861/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/02/potensi-besar-di-wilayah-perbatasan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/2697421561325644861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/2697421561325644861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/02/potensi-besar-di-wilayah-perbatasan.html' title='POTENSI BESAR DI WILAYAH PERBATASAN'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-1101934331836517277</id><published>2009-02-24T18:26:00.001-08:00</published><updated>2009-02-24T18:28:58.924-08:00</updated><title type='text'>DAMPAK PEMANASAN GLOBAL TERHADAP ALAM DAN KEHIDUPAN MANUSIA</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:6.0pt;text-align:center; line-height:150%;tab-stops:49.65pt"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;SUMMARY&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%;tab-stops:49.65pt"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;                 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Pemanasan global adalah suatu fenomena yang sedang berkembang dan memberi dampak yang merugikan bagi kehidupan manusia dan juga alam. Pemanasan global adalah proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi. Dampak yang ditimbulkan dapat berupa: perubahan cuaca dan lautan, terjadinya pergeseran ekosistem dan degradasi lingkungan. Hal ini disebabkan meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia melalui efek rumah kaca. Dalam 100 tahun terakhir, rata-rata suhu bumi telah meningkat sebesar 0,6&lt;sup&gt;o&lt;/sup&gt;C, dan diperkirakan akan meningkat sebesar 1,4 sampai 5,8&lt;sup&gt;o&lt;/sup&gt;C pada 2050.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%;tab-stops:49.65pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;                 &lt;/span&gt;Bagi kehidupan manusia, efek pemanasan global ini mempengaruhi kesehatan manusia. Pemanasan global mampu mempengaruhi perubahan cuaca dan lautan, dan yang terjadi adalah peningkatan temperatur secara global (panas). Hal ini mengakibatkan munculnya penyakit-penyakit yang berhubungan dengan panas (heat stroke) dan kematian, terutama pada orang tua, anak-anak dan penyakit kronis. Kemudian dari munculnya fenomena pergeseran ekosistem ternyata memberi dampak pada penyebaran penyakit melalui air (Waterborne diseases) dan juga penyebaran penyakit melalui vektor (vector-borne diseases). Kita bisa melihat fenomena meningkatnya kasus Demam Berdarah. Penyakit ini ditularkan oleh Nyamuk Aedes aegypti yang berperan sebagai vektor penyakit. Ditambah pula dengan polusi udara hasil emisi gas-gas pabrik yang tidak terkontrol selanjutnya akan berkontribusi terhadap penyakit-penyakit saluran pernafasan seperti asma, alergi, coccidiodomycosis, penyakit jantung dan paru kronis, dan lain-lain. Sedangkan dampak pemanasan global terhadap lingkungan antara lain menyebabkan gagal panen bagi pertanian, bencana alam seperti banjir, angin kencang, dan kebakaran hutan. Timbulnya bencana alam biasanya disertai dengan perpindahan penduduk ke tempat-tempat pengungsian dimana sering muncul penyakit, seperti: diare, malnutrisi, defisiensi mikronutrien, trauma psikologis, penyakit kulit, dan lain-lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%;tab-stops:49.65pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;                 &lt;/span&gt;Jika kita membiarkan masalah ini berlanjut terus-menerus, akan muncul berbagai macam permasalahan seperti : lahirnya generasi muda yang memiliki kualitas yang rendah, baik dari segi kualitas fisik maupun rohani, sumberdaya alam yang semakin hilang, keamanan bangsa yang semakin terganggu dengan meningkatnya kriminalitas, dan kedepannya kita akan menjadi negara yang miskin, lemah, dijauhi dan mudah dikuasai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%;tab-stops:49.65pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;                 &lt;/span&gt;Oleh karena itu, berbagai alternatif pemecahan masalah harus diusahakan, seperti : memperbaiki pola hidup dan kebiasaan kita, pengurangan jumlah gas CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; di atmosfir, mengurangi konversi lahan pertanian, mengatasi dampak perubahan iklim, penerapan system pertanaman PTT (pengolahan tanaman terpadu) terhadap lahan pertanian dan pengembangan teknologi ramah lingkungan. Namun pada dasarnya masih banyak hal yang dapat kita lakukan demi terciptanya kelestarian lingkungan sehingga pemanasan global dapat dikurangi sampai ambang batas yang sama sekali tidak merugikan manusia dan alam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt; text-align:center;line-height:150%"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt;        INTRODUCTON&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Isu mengenai pemanasan global akhir-akhir ini menjadi populer dan telah banyak dibahas. Pemanasan global adalah proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi. Hal ini disebabkan meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia. Saat ini kita tengah menghadapi ancaman pemanasan global. Dalam 100 tahun terakhir, rata-rata suhu bumi telah meningkat sebesar 0,6&lt;sup&gt;o&lt;/sup&gt;C, dan diperkirakan akan meningkat sebesar 1,4 sampai 5,8&lt;sup&gt;o&lt;/sup&gt;C pada 2050. Sebagai sebuah negara kepulauan, perubahan iklim global tentunya akan sangat mempengaruhi Indonesia oleh karena dampak eksrim yang ditimbulkan. Dan hingga saat ini sudah banyak terlihat dampak-dampak perubahan iklim yang telah dirasakan. Berbagai dampak yang telah ditimbulkan membuat banyak orang berusaha untuk mengurangi pemanasan lebih lanjut ataupun berusaha untuk beradaptasi terhadap konsekuensi-konsekuensi yang ada, sambil mencari solusi dan melakukan berbagai macam penanggulangan agar dampak ini tidak menjadi sangat merugikan dan menimbulkan banyak kerusakan. Pemanasan global telah memberi dampak yang nyata kepada kehidupan manusia dan mempengaruhi perubahan lingkungan seperti: perubahan cuaca dan lautan, terjadinya pergeseran ekosistem dan degradasi lingkungan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-bottom:6.0pt;text-align:center; line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;GLOBAL WARMING AND IT’S IMPACT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Indonesia sebagai negara yang kegiatan ekonomi masyarakatnya bersandar pada sumber daya alam sangatlah rentan terhadap perubahan iklim. Sektor pertanian, kesehatan, perikanan, kelautan, pariwisata, kehutanan, dan perindustrian merupakan sektor-sektor yang kritis terkena dampak. Peningkatan kemampuannya sektor-sektor ini sangat perlu dilakukan, mampu beradaptasi dalam menghadapi dampak perubahan iklim, baik dari segi kegiatan ekonomi, namun khususnya dalam hal pembuatan kebijakan yang berhubungan dengan perubahan iklim. Pemanasan global mampu mempengaruhi perubahan cuaca dan lautan, dan yang terjadi adalah peningkatan temperatur secara global (panas). Hal ini mengakibatkan munculnya penyakit-penyakit yang berhubungan dengan panas (heat stroke) dan kematian, terutama pada orang tua, anak-anak dan penyakit kronis. Temperatur yang panas juga dapat menyebabkan gagal panen sehingga akan muncul kelaparan dan malnutrisi. Perubahan cuaca yang ekstrim dan peningkatan permukaan air laut akibat mencairnya es di kutub utara dapat menyebabkan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan bencana alam (banjir, badai dan kebakaran) dan kematian akibat trauma. Timbulnya bencana alam biasanya disertai dengan perpindahan penduduk ke tempat-tempat pengungsian dimana sering muncul penyakit, seperti: diare, malnutrisi, defisiensi mikronutrien, trauma psikologis, penyakit kulit, dan lain-lain. Kemudian dampak perubahan iklim ini juga menyebabkan terjadinya salah satu fenomena yag cukup serius di negara kita, yaitu El Nino. Pada tahun 1997/1998, El Nino telah menyebabkan terjadinya peristiwa pemutihan karang secara luas di beberapa wilayah seperti bagian timur Sumatera, Jawa, Bali dan Lombok. Di Kepulauan Seribu, Indonesia, 90-95% terumbu karang yang berada hingga kedalaman 25 meter mengalami kematian akibat pemutihan karang. Sementara di Bali Barat sendiri pemutihan karang menyerang sekitar 75-100% tutupan karang. Peristiwa El Nino tersebut juga telah mengakibatkan terbakarnya kawasan hutan yang hampir seluas 10 juta. Sementara 80% dari kejadian tersebut terjadi di lahan gambut. Padahal lahan gambut merupakan penyerap emisi karbon terbesar di dunia. Akibat peristiwa ini, sebanyak 0,81-2,57 Gigaton karbon dilepaskan ke atmosfer.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Kemudian dampak berikutnya dari fenomena pemanasan global adalah peristiwa pergeseran ekosistem. Adanya peristiwa pergeseran ekosistem ternyata memberi dampak pada penyebaran penyakit melalui air (Waterborne diseases) dan juga penyebaran penyakit melalui vektor (vector-borne diseases). Kita bisa melihat fenomena meningkatnya kasus Demam Berdarah. Penyakit ini ditularkan oleh Nyamuk Aedes aegypti yang berperan sebagai vektor penyakit. Nyamuk ini memiliki pola hidup dan berkembang biak pada daerah panas. Hal itulah yang menyebabkan penyakit ini banyak berkembang di daerah perkotaan yang panas dibandingkan dengan daerah pegunungan yang dingin. Namun dengan terjadinya Global Warming, dimana terjadi pemanasan secara global, maka daerah pegunungan pun mulai meningkat suhunya sehingga memberikan ruang (ekosistem) baru untuk nyamuk ini berkembang biak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Sedangkan degradasi lingkungan yang disebabkan oleh pencemaran limbah pada sungai juga berkontribusi pada waterborne diseases dan vector-borne disease. Ditambah pula dengan polusi udara hasil emisi gas-gas pabrik yang tidak terkontrol selanjutnya akan berkontribusi terhadap penyakit-penyakit saluran pernafasan seperti asma, alergi, coccidiodomycosis, penyakit jantung dan paru kronis, dan lain-lain.&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Indonesia adalah negara yang dikenal dunia sebagai negara agraris. Sebagian besar penduduknya adalah petani dan makanan utamanya adalah beras. Devisa negara yang dihasilkan dari pertanian juga cukup besar, misalnya dari perkebunan, kehutanan dan juga budidaya tanaman pertanian. Pertanian adalah sektor yang sangat penting karena fungsinya sebagai penyangga perekonomian di Indonesia. Oleh karena itu, pertanian menjadi faktor penentu keberlanjutan kehidupan manusia, khususnya di Indonesia. Namun berita buruknya adalah pemanasan global telah mempengaruhi pertanian di Indonesia. Dari informasi yang diperoleh dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian, dapat dilihat beberapa penemuan terakhir yang mulai memperjelas pengaruh iklim terhadap produksi pertanian. Pada pertemuan The Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) dilaporkan berbagai model simulasi untuk menduga pengaruh perubahan iklim terhadap produksi tanaman. Pengaruh pada produksi pertanian dapat disebabkan paling tidak oleh pengaruhnya terhadap produktivitas tanaman, pengaruh terhadap organisme pengganggu tanaman, dan kondisi tanah. Tanaman pangan yang tumbuh di daerah tropis, terutama gandum, akan mengalami penurunan hasil yang nyata dengan adanya kenaikan sedikit suhu karena saat ini gandum dibudidayakan pada kondisi suhu toleransi maksimum. Negara berkembang akan berada pada posisi sulit untuk mempertahankan kecukupan pangan. Perubahan iklim akan memacu berbagai pengaruh yang berbeda terhadap jenis hama dan penyakit. Perubahan iklim akan mempengaruhi kecepatan perkembangan individu hama dan penyakit, jumlah generasi hama, dan tingkat inokulum patogen, atau kepekaan tanaman inang. Kemudian peningkatan suhu udara merangsang terjadinya ledakan serangga vektor. Oleh karenanya penyebaran dan intensitas penyakit diduga akan meledak. Indonesia memiliki beberapa penyakit penting yang ditularkan oleh vektor seperti virus kerdil pada padi, CVPD pada jeruk, dan yang lainnya. Selain mempengaruhi pertumbuhan dan aktivitas vektor, peningkatan suhu juga mendorong aktivitas patogen tertentu. Patogen yang memiliki adaptabilitas pada suhu yang cukup luas akan mudah beradaptasi dengan peningkatan suhu udara. Berbagai kejadian ini tentu saja sangat mempengaruhi kehidupan tanaman, mengganggu proses fisiologinya, menghambat pertumbuhannya dan pada akhirnya akan mengurangi hasil produksinya. Bahkan di beberapa daerah, seperti di Sulawesi Selatan dan daerah lainnya sering kali mengalami gagal panen karena seluruh tanaman mengalami kematian. Oleh karena itu sungguh wajar apabila orang yang tinggal di sekitar daerah tropis merasa khawatir atas terjadinya perubahan iklim. Namun perlu disadari juga bahwa penyumbang masalah terjadinya perubahan iklim bukan hanya akibat konversi hutan atau lahan budidaya pertanian. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Kemudian dari laporan IPCC (International Panel on Climate Change) pada April 2007 tentang dampak, kerentanan, dan adaptasi pada perubahan iklim diperoleh informasi bahwa kurang lebih 20-30% tumbuhan dan hewan diperkirakan akan meningkat risiko kepunahannya jika kenaikan temperatur global rata-rata di atas 1,5 – 2,5 derajat celsius. Hal ini berarti, jika dari sekarang tidak dilakukan upaya-upaya pencegahannya, maka pada tahun 2100, dua per tiga dari spesies yang ada di bumi akan hilang. Dengan memperhatikan kontribusi yang cukup besar dari perubahan iklim terhadap hilangnya keanekaragaman hayati, bahasan tentang tantangan pada keanekaragaman hayati akibat dari perubahan iklim menjadi sasaran ketujuh dalam target Keanekaragaman Hayati 2010 yang dicanangkan oleh Konvensi Keanekaragaman Hayati untuk mengurangi laju kemerosotan keanekaragaman hayati. Indonesia sebagai salah satu negara ekuator, kepulauan, dan hutan tropis basah terbesar ketiga di dunia, dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki keanekaragaman hayati yang terbesar di dunia, dan digolongkan sebagai salah satu megadiversity country. Dua belas persen dari mamalia sedunia dimiliki Indonesia. Ini merupakan peringkat kedua setelah Brazil. Tujuh belas persen dari jumlah burung di dunia ada di Indonesia. Untuk kekayaan reptilia dan primata masing-masing menempati peringkat keempat dan peringkat keenam untuk amfibi. Semua kekayaan tersebut berada dalam kawasan Indonesia yang hanya 1,5 % dari luas dunia. Jika tantangan pada keanekaragaman hayati akibat dari perubahan iklim tidak diantisipasi dengan upaya yang memadai, kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia tersebut akan merosot atau bahkan hilang dengan cepat. Oleh karena itu, melihat realita yang terjadi dari beberapa kasus diatas, jelas terlihat bahwa pemanasan global ini sangat mempengaruhi negara kita. Potensi sumber daya alam kita yang berlimpah ruah pada akhirnya akan terganggu, rusak, bahkan menjadi hilang. Pertanian sebagai penyangga perekonomian pun menjadi terganggu kedudukannya. Pertanian menjadi semakin lemah bahkan terkadang menjadi permasalahan utama di negara ini. Lahan-lahan pertanian menjadi tidak potensial, produksi semakin turun, yang pada akhirnya akan menambah penderitaan masyarakat Indonesia karena berkurangnya bahan makanan untuk dikonsumsi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;margin-bottom: 0.0001pt; line-height: 150%; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;  DAMPAK PEMANASAN GLOBAL DI MASA DEPAN&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Pemanasan global benar-benar telah memberikan ancaman yang sangat besar kepada negara ini. Tidak hanya sumber daya manusianya, tetapi juga sumberdaya alam. Dua sumberdaya ini merupakan potensi terbesar bagi negara ini. Jika kondisi ini berlanjut berlarut-larut sampai beberapa tahun kedepan, kita akan mengalami banyak permasalahan, antara lain :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:0cm; margin-left:21.3pt;margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;text-indent:-21.3pt; line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;1. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Lahirnya generasi muda yang memiliki kualitas yang rendah, baik dari segi kualitas fisik maupun rohani. Kedepannya akan lahir anak-anak yang lahir cacat karena mendapatkan makanan dengan kualitas yang buruk dan kuantitas yang tidak mencukupi, ataupun karena serangan berbagai macam penyakit. Kita mengetahui bahwa semakin lama negara kita akan semakin mengarah kepada pengembangan sektor industri. Padahal sektor industri ini adalah salah satu penyumbang terbesar polusi udara di negara ini. Jika dibiarkan, udara akan semakin kotor, dan banyak masyarakat akan menghirupnya. Hal ini dapat menimbulkan berbagai macam penyakit pernafasan. Apalagi jika udara kotor ini dihirup oleh perempuan yang sedang mengandung, dapat dipastikan akan mengganggu perkembangan sang janin. Dan jika tidak diimbangi dengan penanaman pohon maka tidak ada lagi yang dapat menyerap asap hasil pabrik tersebut. Selain itu efek trauma yang disebabkan oleh berbagai macam bencana yang telah melanda masyarakat Indonesia cukup tinggi dan meninggalkan efek psikologis yang buruk yang tentu saja sangat mempengaruhi mental dan juga kepribadian dari anak, misalnya: kasus bencana banjir, gunung meletus dan sebagainya. Hal ini telah meninggalkan kesan yang tentu saja akan diingat sepanjang masa. Pada akhirnya akan muncul ketakutan-ketakutan dalam diri anak, rasa kurang percaya diri dan juga merasa selalu ingin dikasihani.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:0cm; margin-left:21.3pt;margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;text-indent:-21.3pt; line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;2. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Sumberdaya alam yang semakin hilang. Sumberdaya alam adalah potensi yang sangat strategis. Jika permasalahn pemanasan global ini dibiarkan terus, yang terjadi adalah terganggunya sumberdaya alam kita. Kedepannya kita tidak bisa lagi merasakan berbagai macam hasil dan keuntungan yang diperoleh dari sumberdaya alam kita. Tidak ada lagi yang dapat kita olah. Kehidupan kita akan semakin miskin, dan kita akan menjadi sangat bergantung kepada negara lain. Hal ini dikarenakaan sumberdaya alam kita adalah sektor utama yang kita kembangkan. Jika kita kehilangan sumberdaya alam kita, dapat dikatakan bahwa kita juga telah kehilangan negeri kita. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:0cm; margin-left:21.3pt;margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;text-indent:-21.3pt; line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;3.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Sumber daya alam kita ini adalah sektor yang menjaga keamanan bangsa. Banyak sekali investor yang menanam modalnya di negara kita. Jika sumberdaya alam kita hilang, investor akan pergi, perekonomian memjadi kacau, devisa kita menjadi kurang, pada akhirnya pemerintah kesulitan untuk memberikan subsidi kepada masyarakat. Apalagi jika terjadi kelaparan. Stok makanan dari pemerintah kurang. Ketika subsidi dari pemerintah datang, yang terjadi malah kericuhan untuk memperebutkan makanan. Dimana-mana terjadi kemiskinan dan pada akhirnya memicu tingkat kejahatan yang semakin menyebar. Hal ini dikarenakan oleh kebutuhan yang tidak terpeuhi. Pada akhirnya negara kita akan menjadi kacau balau dan masyarakatnya tidak terokontrol. Keamanan menjadi terganggu dan pemerintah tidak lagi mampu untuk mengatur masyarakat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:0cm; margin-left:21.3pt;margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;text-indent:-21.3pt; line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;4.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;   &lt;/span&gt;Permasalahan ini akan sangat mempengaruhi posisi negara kita di tingkat dunia. Kita tidak lagi dianggap negara berkembang, tidak lagi berdaulat, bahkan dianggap negara yang lemah. Negara-negara akan menjauhi kita karena kita tidak lagi mampu bersaing dengan negara lain di era yang terus berkembang ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Oleh karena itu, secepat mungkin kita harus mencari solusi untuk memecahkan permasalahan ini. Solusi yang cerdas adalah sangat dibutuhakan. Kita harus keluar dari kebiasaan , atau berupaya “thingking out of the box” untuk mencari solusi yang sempurna dan dapat diterapkan dengan sederhana. Usaha dan kesungguhan menjadi sangat penting jika kita tidak ingin kehilangan negara kita, dan generasi muda sebagai penerus bangsa ini kedepannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-top:0cm;margin-right:0cm; margin-bottom:6.0pt;margin-left:21.3pt;text-align:center;text-indent:-21.3pt; line-height:150%"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman'; font-weight: bold; text-decoration: underline;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="margin-top:0cm;margin-right:0cm; margin-bottom:6.0pt;margin-left:21.3pt;text-align:center;text-indent:-21.3pt; line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;THE SOLUTION OF THIS PROBLEM&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%;tab-stops:35.45pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;            &lt;/span&gt;Berbagai macam solusi dapat diterapkan dengan berbagai macam cara :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;1. Memperbaiki pola hidup dan kebiasaan kita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Sebagian besar munculnya pemanasan global ini juga disebabkan oleh perilaku dan tindakan manusia yang buruk. Kita mengetahui bahwa pemanasan global ini dipengaruhi oleh peristiwa efek rumah kaca. Efek rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi gas karbondioksida (CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;) dan gas-gas lainnya di atmosfer. Kenaikan konsentrasi gas CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar minyak (BBM), batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk mengabsorbsinya. Aktivitas manusia menggunakan kendaraan bermotor telah meningkatkan konsentrasi CO2 di udara. Selain itu aktivitas industri juga sangat mempengaruhi, mulai dari asap pabrik hasil pengolahan, limbah cair dan padat yang terbuang ke lingkungan tanpa pengolahan yang baik, sampai kepada produk yang dihasilkan yang ternyata malah menciptakan sampah nonorganik yang malah mengotori lingkungan. Hal ini dapat menyebabkan suhu udara yang meningkat dan sampai kepada pemanasan secara global. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Pola hidup yang baik dan teratur harus dibiasakan, mulai dari penggunaan kendaraan bermotor secara hemat, tidak membuang sampah sembarangan, mengumpulkan sampah-sampah organik yang sulit terdegradasi, dan mengurangi pemakaian barang-barang yang dapat mengotori kualitas udara di sekitar kita, seperti parfum, kosmetik dan lain sebagainya. Membiasakan diri berjalan kaki akan meningkatkan kesehatan tubuh sehingga tidak perlu menggunakan kendaraan bermotor. Kebersihan dan kelestarian lingkungan harus selalu dijaga dan dipertahankan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;2. Pengurangan Jumlah Gas CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; di atmosfir &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Upaya penanggulangan pemanasan global adalah dengan pengurangan jumlah gas CO&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;di atmosfir dengan mereduksi pemanfaatan bahan bakar fosil dan produksi gas rumah kaca. Kemudian, menekan atau menghentikan penggundulan hutan, serta penghutanan kembali tanah-tanah kritis secara besar-besaran untuk menciptakan wilayah serapan gas CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;. Serta melokalisasi gas CO&lt;sub&gt;2 &lt;/sub&gt;atau dengan menangkap dan menyuntikkannya ke dalam sumur-sumur minyak bumi. Hutan dapat menyerap CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; dan mengeluarkan O&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; yag sangat dibutuhkan manusia. Semakin banyak pohon yang ditanam, semakin banyak pula CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; yang diserap dan O&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; yang dihasilkan. Udara akan semakin segar, bersih, dan suhu lingkungan pun akan semakin dapat dikendalikan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;3. Mengurangi konversi lahan pertanian &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Dalam beberapa waktu ini, sering kali lahan pertanian, baik lahan budidaya tanaman pangan, hortikultura, perkebunan maupun kehutanan telah dikonversi menjadi pabrik-pabrik industri maupun bangunan pemukiman dan perkantoran. Kita sudah banyak kehilangan hutan kita karena telah ditebang. Hal ini menjadikan hutan menjadi berkurang, pohon-pohon semakin sedikit, banjir pun menjadi sangat rawan terjadi. Pencemaran udara semakin tinggi karena jumlah pohon semakin berkurang sedangkan udara semakin tercemar oleh pollutan. Hal ini menyebabkan kondisi lingkungan semakin hari semakin bertambah panas. Oleh karena itu, pemerintah selaku stake holder harus benar-benar membuat kebijakan untuk mengurangi laju konversi lahan pertanian sehingga pertanian dapat kita pertahankan. Dan kita selaku pemuda harus selalau tanggap terhadap berbagai kebijakan yang muncul dan ikut memberikan masukan kepada pemerintah untuk pengelolaan pertanian ke arah yang lebih baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;4. Mengatasi dampak perubahan iklim.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%;tab-stops:78.0pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;a. Membangun sistem informasi dan database mengenai dampak-dampak perubahan iklim, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%;tab-stops:78.0pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;    &lt;/span&gt;termasuk di dalamnya:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt; mso-add-space:auto;text-align:justify;text-indent:-18.0pt;line-height:150%; mso-list:l1 level1 lfo1;tab-stops:78.0pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;mso-fareast-font-family: Wingdings;mso-bidi-font-family:Wingdings"&gt;&lt;span style="mso-list:Ignore"&gt;v&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Mengidentifikasi dampak-dampak perubahan iklim yang telah dan akan terjadi di Indonesia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt; mso-add-space:auto;text-align:justify;text-indent:-18.0pt;line-height:150%; mso-list:l1 level1 lfo1;tab-stops:78.0pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:Wingdings;mso-fareast-font-family: Wingdings;mso-bidi-font-family:Wingdings"&gt;&lt;span style="mso-list:Ignore"&gt;v&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Menetapkan daerah-daerah yang kritis akan dampak sebagai prioritas untuk melakukan tindakan adaptasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%;tab-stops:78.0pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;b. Mengembangkan sistem peringatan dini akan bencana-bencana alam yang akan terjadi, seperti &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%;tab-stops:78.0pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;    &lt;/span&gt;kebakaran hutan, banjir, badai, pemutihan karang, dsb&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%;tab-stops:78.0pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;c. Manajemen dampak akan dampak-dampak perubahan iklim yang terjadi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:0cm; margin-left:14.2pt;margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;text-indent:-14.2pt; line-height:150%;tab-stops:78.0pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height: 150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;d. Pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat ketika &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:0cm; margin-left:14.2pt;margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;text-indent:-14.2pt; line-height:150%;tab-stops:78.0pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height: 150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;    &lt;/span&gt;dampak perubahan iklim terjadi. Hal ini harus dilakukan dengan dukungan dan partisipasi berbagai pihak yang terkena dampak. Untuk itu, satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah pentingnya melibatkan masyarakat di sekitar lokasi dalam pelaksanaan strategi adaptasi ke masyarakat lokal. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:0cm; margin-left:14.2pt;margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;text-indent:-14.2pt; line-height:normal;tab-stops:78.0pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%;tab-stops:78.0pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;5. Penerapan system pertanaman PTT (pengolahan tanaman terpadu) terhadap lahan pertanian&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:0cm; margin-left:14.2pt;margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;text-indent:-14.2pt; line-height:150%;tab-stops:35.45pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height: 150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:2"&gt;            &lt;/span&gt;Berdasarkan informasi dari Balai Perlindungan Tanaman, Badan Penelitian dan Pembangunan Pertanian dan juga dari Departemen Pertnian Republik Indonesia, dengan penerapan system pertanaman PTT (pengolahan tanaman terpadu) dan SRI (system of rice intensification) mampu menekan laju emisi gas rumah kaca. Beberapa teknologi sudah dihasilkan Balai Perlidugan Tanaman untuk mendukung upaya ini antara lain (1) mengganti cara pengairan sawah yang berterusan dengan cara pengairan terputus dapat mengurangi emisi CH&lt;sub&gt;4 &lt;/sub&gt;sampai 78% (2) pemilihan varietas padi rendah emisi gas ini dari lahan sawah. Penciri umum dari varietas tersebut adalah berumur genjah, efektif memanfaatkan hasil fotosintesis, jumlah anakan sedikit dan memiliki kapasitas oksidasi perakaran yang kuat. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan PTT (pengolahan tanaman terpadu) padi sawah tidak saja dapat memberikan keuntungan melalui pengefisiensian pemanfaatan sumber daya pertanian dan peningkatan prdoduktifitas tetapi juga dapat membantu menjaga keseimbangan alam secara global.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-top:0cm;margin-right:0cm;margin-bottom:0cm; margin-left:14.2pt;margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;text-indent:-14.2pt; line-height:normal;tab-stops:35.45pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%;tab-stops:78.0pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;6. Pengembangan teknologi ramah lingkungan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%;tab-stops:42.55pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;              &lt;/span&gt;Kita selaku orang terpelajar sejatinya memiliki tingkat kreativitas yang tinggi. Dalam upaya untuk mengurangi dampak pemanasan global, kita harus berpikir untuk menciptakan suatu produk yang ramah lingkungan. Misalnya saja plastik. Fenomena plastik sebagai alat pembungkus setiap barang yang kita beli adalah sesuatu yang wajar. Namun kita juga harus sadar bahwa plastik adalah bahan yang sulit terdegradasi di alam. Jika setiap orang selalu menggunakan plastik, dan setiap hari melakukan transaksi pembelian barang atau kegiatan lainnya yang menggunakan bahan plastik, dapat dibayangkan berapa banyak sampah plastik yang ada. Sampah ini pada akhirnya akan menimbulkan bau yang tidak enak, mengotori udara dan pada akhirnya akan membuat suhu lingkungan meningkat. Olah karena itu, kita harus berpikir untuk membuat suatu teknologi bahan pembungkus yang bersifat organik, yang mudah terdegradasi sehingga tidak mencemari lingkungan. Misalnya lagi untuk bahan bakar. Sekarang teknologi telah diarahkan untuk menciptakan bahan bakar yang organik, dimana bahan tersebut terproses secara sempurna sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar. Belum lagi di banyak daerah banyak telah banyak dilakukan kegiatan pengolahan sampah, khususnya sampah-sampah yang sulit terdegradasi, seperti sterofoam, yang digunakan sebagai bahan campuran dalam pebuatan batu bata yang digunakans ebagai bahan bangunan. dan masih banyak lagi sebenarnya hal-hal yang dapat kita lakukan. Pada intinya adalah bagaimana kita berusaha untuk tidak melakukan sesuatu yang mengakibatkan tercemarnya lingkungan. Dan masih banyak lagi barang yang dapat kita modifikasi sehingga aman dan tidak mencemari lingkungan, seperti kosmetik, minyak wangi (parfum), sterofoam dan lain-lain sehingga lingkungan menjadi bersih dan tidak mencemari udara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;tab-stops:42.55pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:115%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%;tab-stops:42.55pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;7. Kebijakan pemerintah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%;tab-stops:42.55pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;              &lt;/span&gt;Pemerintah adalah pihak yang memiliki kekuatan yang sangat potensial untuk menghentikan semakin meningkatnya pemanasan global. Pemerintah harus membuat kebijakan yang dapat menjaga kelestarian lingkungan. Beberapa hal yang dapat dilakukan seperti :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt; mso-add-space:auto;text-align:justify;text-indent:-18.0pt;line-height:150%; mso-list:l0 level1 lfo2;tab-stops:42.55pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-list:Ignore"&gt;a.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Penutupan pabrik-pabrik industri yang sangat banyak mencemari udara dengan asap pabriknya. Pemerintah harus mengurangi jumlah pabrik-pabrik industri yang memang sangat mencemari lingungan dengan limbahnya. Paling tidak pemerintah memberikan waktu kepada pabrik tersebut untuk berupaya mengurangi pencemaran oleh limbah. Jika memang tidak bisa, pemerintah harus tegas dalam menyelesaikan persoalan ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom: .0001pt;mso-add-space:auto;text-align:justify;text-indent:-18.0pt;line-height: 150%;mso-list:l0 level1 lfo2;tab-stops:42.55pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-list:Ignore"&gt;b.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Membuat standar penilaian bagi emisi kendaraan bermotor. Jika memang emisi karbon yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor telah melampaui batas maka kendaraan bermotor tersebut tidak boleh lagi beroperasi. Penilaian ini dapat menggunakan alat pengukur emisi karbon yang tentu saja dapat dikembangkan dan dibuat. Pemerintah dapat bekerjasama dengan berbagai pihak untuk membuat aturan mengenai hal ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom: .0001pt;mso-add-space:auto;text-align:justify;text-indent:-18.0pt;line-height: 150%;mso-list:l0 level1 lfo2;tab-stops:42.55pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-list:Ignore"&gt;c.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Bekerjasama dengan dunia internasional untuk kembali menegaskan kepada negara-negara industri agar dapat mengurangi pencemaran udara oleh pabrik-pabrik industri tersebut. Indonesia harus dapat meyakinkan negara-negara di dunia untuk menandatangani dan meratifikasi Protokol Kyoto, yang mengarah pada pengurangan emisi gas-gas rumah kaca.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom: .0001pt;mso-add-space:auto;text-align:justify;text-indent:-18.0pt;line-height: 150%;mso-list:l0 level1 lfo2;tab-stops:42.55pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-list:Ignore"&gt;d.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Mendukung berbagai macam gerakan yang bertujuan untuk menghentikan pemanasan global. Misalnya program penanaman pohon, gerakan hemat listrik, pengelolaan limbah baik cair maupun padat, pengurangan penggunaan barang-barang kosmetik, dan juga memberikan sanksi yang tegas bagi pelaku penebangan hutan dan pembakaran hutan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt; mso-add-space:auto;text-align:justify;text-indent:-18.0pt;line-height:150%; mso-list:l0 level1 lfo2;tab-stops:42.55pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-list:Ignore"&gt;e.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:150%; font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Memberikan bantuan kepada pihak-pihak yang berusaha untuk menciptakan teknologi yang ramah lingkungan dan masih banayk lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%;tab-stops:49.65pt"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt; line-height:150%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count: 1"&gt;                 &lt;/span&gt;Oleh karena itu, sebagai seorang pemuda hendaklah kita berupaya untuk ikut berperan serta dalam usaha menangani dampak pemanasan global. Misalnya dengan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat melalui kegiatan seminar, workshop, diskusi, sharing dan lain sebagainya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan efek pemanasan global ini. Apalagi jika kita mampu menginisiasi mereka secara praktik di lapangan, pastinya akan segera mudah dipahami dan dilaksanakan. Selain itu, kita juga dapat membuat poster-poster, spanduk, stiker dan tulisan-tulisan baik di koran, majalah maupun di internet yang pada intinya untuk mengajak semua masyarakat baik pemerintah, swasta, LSM, organisasi eksternal, akademisi, peneliti, pusat studi, lembaga pendidikan dan lain sebagainya agar dapat turut berperan serta dalam melestarikan lingkungan sekitar. Selain itu, kita sendiri secara pribadi juga harus memiliki tekad yang kuat untuk terus menjaga lingkungan di sekitar kita. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%;tab-stops:49.65pt"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman';"&gt;Wassalam&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:150%;tab-stops:49.65pt"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align: right;margin-bottom: 0.0001pt; "&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;line-height:115%;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Yogyakarta, 19&lt;sup&gt;th &lt;/sup&gt;of February 2009&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-1101934331836517277?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/1101934331836517277/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/02/dampak-pemanasan-global-terhadap-alam_24.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/1101934331836517277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/1101934331836517277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/02/dampak-pemanasan-global-terhadap-alam_24.html' title='DAMPAK PEMANASAN GLOBAL TERHADAP ALAM DAN KEHIDUPAN MANUSIA'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-5595795140011399068</id><published>2009-02-23T08:42:00.000-08:00</published><updated>2009-02-23T09:15:17.378-08:00</updated><title type='text'>“Pemilu 2009”, Benarkah Ratu Adil Itu Akan Tiba?</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;     Pemilu 2009 merupakan momentum yang sangat krusial bagi masa depan Indonesia 5 tahun kedepan. Pada tahun 2009 akan berlangsung pesta demokrasi yang biasa dilakukan setiap 5 tahun sekali, yaitu pemilihan umum (pemilu) yang bertujuan untuk memilih wakil-wakil kita yang akan duduk di kursi pemerintahan. Dalam sejarah perpolitikan di Indonesia, pada tahun 1999 tercatat 48 partai politik yang bertarung dalam pemilu, kemudian pada tahun 2004 tercatat 24 partai politik, dan pada tahun 2009 banyak politisi yang memprediksikan mengenai penurunan jumlah parpol yang akan bertarung yaitu 12 partai atau setengah dari jumlah partai pada pemilu sebelumnya. Namun apa yang terjadi sungguh diluar prediksi. Tahun 2009 tercatat sebanyak 38 partai yang akan bertarung dalam pemilu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Jika kita melihat kondisi perpolitikan yang ada di Amerika, disana hanya ada 2 partai politik yang bertarung dalam pemilu, yaitu Partai Demokrat dan Partai Republik yang pada akhirnya dimenangkan oleh Barrack Obama (47) yang merupakan delegasi dari Partai Demokrat. Barrack Obama adalah presiden ke-44 sekaligus presiden kulit hitam pertama di Amerika. Barack Obama (47) dikenal sebagai sosok politisi yang senang berkomunikasi baik langsung maupun tidak dengan warga AS. Beliau memiliki sebuah audiofile podcasting yang merupakan suatu kemasam dari ide-ide, pendapat dan pikirannya yang masih baru yang selalu bisa diakses oleh publik di seluruh dunia. Suaranya yang bersahaja dan ramah mengesankan seolah-olah beliau sedang berbicara langsung secara personal kepada para pendengarnya. Hal ini tentunya patut dijadikan sebuah keuntungan yang belum tentu dimiliki oleh setiap politisi dimanapun. Kemenangan Barrack Obama membawa sebuah harapan baru bagi perdamaian dunia dan membawa perubahan yang sangat luar biasa tentunya bagi perkembangan kehidupan masyarakat di Amerika. Sosok yang muncul dari seorang Barrack Obama adalah sosok yang memiliki visi dan misi yang jelas dan semangat yang kuat. Barrack Obama telah berhasil menghipnotis penduduk Amerika dengan berbagai janji-janji yang diutarakan disetiap orasi yang disampaikan. Tak ayal lagi, banyak penduduk Amerika yang menaruh harapan besar kepada Barrack Obama karena memang terbukti bahwa Barrack Obama adalah orang yang sangat komitmen dengan apa yang diucapkannya, dan dia juga adalah orang yang sangat berpengaruh di Partai Demokrat. Sosok seperti inilah yang seharusnya dimiliki setiap pemimpin, apalagi pemimpin dunia yang tentu saja memiliki peran yang cukup besar bagi kemajuan suatu bangsa.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Kita bisa melihat bagaimana kemudian sosok pemimpin yang ada di Indonesia saat ini. Sebelumnya telah muncul pemimpin-pemimpin besar bangsa ini, seperti Soekarno, Hatta, Syahrir, Tan Malaka dan lain-lain. Namun jika melihat kondisi SDM yang ada saat ini, kita belum menemukan orang-orang yang memiliki kapabilitas seperti Barrack Obama. Kemudian jika kita mengingat kembali sosok Hugo Chavez (54) , kita pasti akan mengingat seorang tokoh transformatif dan revolusioner, yang berusaha dengan semaksimal mungkin memperjuangkan kepentingan kaum miskin di negaranya, dengan berbagai tindakan nyata yang telah dilakukan, yang salah satunya adalah menasionalisasi aset-aset strategis di negaranya yaitu Venezuela. Chavez berusaha mengembalikan semua aset strategis negara yang telah dijual dalam proyek privatisasi oleh rejim pemerintahan pro liberalisme sebelum Chavez. Tindakan itu dilakukannya setiap kali dia terpilih menjadi presiden dengan berbagai perencanaan yang matang sekali, dan sampai bulan Agustus 2008 kemarin, ia telah berhasil menguasai anak usaha Lafarge dan Holcim, namun gagal mencapai kesepakatan untuk mengambil anak usaha Cemex dan memutuskan &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;untuk membekukannya. Hal ini merupakan suatu pencapaian yang sangat luar biasa. Ide-ide yang memang sangat cerdas yang muncul dari seorang Hugo Chavez merupakan bukti komitmen yang kuat untuk memperjuangkan kepentingan rakyat walau apapun risikonya, walau apapun konsekuensinya. Keberanian dan kenekatan menjadi poin penting bagi suksesnya politik nasionalisasi yang diusahakan olehnya yang tentu saja dengan strategi yang baik pula.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Orang-orang seperti inilah yang akan dikenang sepanjang masa. Dan sepanjang 63 tahun kemerdekaan bangsa ini, belum muncul sosok-sosok pemimpin yang memiliki kredibilitas dan kapasitas yang sangat luar biasa, yang kemudian membuat banyak orang merasa kagum dan yakin akan perubahan yang akan dibawaanya. Rakyat sudah sering mendengar janji-janji palsu dan kata-kata bohong dari para pemimpin. Masih banyak persoalan bangsa ini yang belum terselesaikan, mulai dari pendidikan, kemiskinan, korupsi, sampai kepada persoalan kerakyatan dan kemanusiaan, misalnya lumpur lapindo, sengketa tanah dan konflik kesukuan dan juga keagamaan. Dan tidak terasa sebentar lagi kita akan menyaksikan bersama-sama diselenggarakannya pesta demokrasi itu untuk kembali memilih para pemimpin yang nantinya akan mengemban amanah rakyat. Tidak tanggung-tanggung, ada 38 orang calon dari partai berbeda yang akan maju. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang lama yang banyak orang sudah mengetahui kapabilitasnya. Sejak beberapa waktu yang lalu, kampanye telah dilakukan dengan berbagai cara. Melalui media, penempelan publikasi di sepanjang jalan dan juga melalui berbagai macam seminar dan diskusi yang dilaksanakan, yang semuanya dilakukan dalam rangka menawarkan kembali berbagi janji-janji kepada rakyat. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Namun rakyat sekarang sudah mulai cerdas dalam memilih. Rakyat tidak akan melakukan kesalahan berulang-ulang. Walau banyak yang ikut dalam ranah kepartaian, namun diprediksikan banyak pula yang nantinya akan tergabung dalam Golongan Putih (Golput). Tindakan ini sebagai bentuk kekecewaan dan kekhawatiran rakyat jika nantinya dipimpin oleh orang yang tidak benar dan tidak dapat dipercaya. Dan realitanya dari 38 partai yang ada, tidak seorang pun calon presiden yang menonjol dan mampu menghinoptis rakyat secara luas sampai saat ini. Munculnya fenomena Golput ini membuat MUI mengeluarkan fatwa bahwa tindakan tidak ikut dalam kegiatan pemilu (golput) adalah haram hukumnya. Fenomena Golput seharusnya dijadikan otokritik dan introspeksi bagi semua lembaga politik, terutama partai-partai, untuk serius memperbaiki diri dan kinerjanya. Golput atau Gerakan Golput bukan dilawan dengan fatwa haram.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Kondisi ini tentu saja sangat menyudutkan bagi orang-orang yang tidak memilih. Pada akhirnya rakyat akan memilih dengan keterpaksaan. Namun dalam hati nurani mereka sebenarnya menolak. Apa ini yang kita harapkan? Apa kemudian rakyat salah jika tidak memilih? Pertanyaan ini silahkan dijawab dengan hati nurani kita. Kalaulah memang kita ingin adanya perubahan, mari secara bersama-sama kita bangun bangsa ini. Jika memang partai memiliki peran besar dalam penyiapan SDM yang berkualitas maka partai harus benar-benar serius dalam usaha membentuk sosok pemimpin yang memang benar dapat dipercaya oleh rakyat, yang memiliki visi,misi, strategi dan solusi yang cerdas yang dapat menghipnotis rakyat dan dapat dibuktikan secara nyata dan tidak hanya janji-janji semata.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Tidak ada kata terlambat selagi kita masih dapat berusaha dan berbuat. Sampai nantinya menjelang pemilu, kesempatan itu masih ada untuk dapat memunculkan sosok yang dapat menjadi jagoan. Sekarang kita tinggal menunggu apakah memang benar bahwa “Ratu Adil” itu akan muncul di tengah-tengah kita?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;“Tidak ada yang pasti dalam hidup ini kecuali perubahan itu sendiri, dan perubahan itu akan terbukti jika dimotori oleh orang-orang yang peduli dan memiliki hati nurani”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="right" style="text-align:right"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Wassalam&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-fareast-Times New Roman&amp;quot;;mso-ansi-language:EN-US;mso-fareast-language: EN-US;mso-bidi-language:AR-SAfont-family:&amp;quot;;font-size:12.0pt;"&gt;Yogyakarta, 1 januari 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-5595795140011399068?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/5595795140011399068/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/02/pemilu-2009-benarkah-ratu-adil-itu-akan_23.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/5595795140011399068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/5595795140011399068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/02/pemilu-2009-benarkah-ratu-adil-itu-akan_23.html' title='“Pemilu 2009”, Benarkah Ratu Adil Itu Akan Tiba?'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-1811277123337565054</id><published>2009-02-23T08:26:00.000-08:00</published><updated>2009-02-23T08:28:05.594-08:00</updated><title type='text'>Coba Renungkan : Benarkah Kamu Seorang Pemimpin Masa Depan?</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36.0pt;line-height: 150%"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;Apakah kamu seorang pemimpin masa depan? Pertanyaan yang singkat tapi cukup membuat kita melihat&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;kembali apakah kapasitas diri kita memang sudah cukup memadai untuk menjadi seorang pemimpin dan apakah kita memang cocok untuk menjadi seorang pemimpin. Sudah menjadi sesuatu yang mutlak bahwa seorang pemimpin harus memiliki jiwa kepemimpinan. Bagaimana mungkin seorang pemimpin akan mampu mempengaruhi bawahannya untuk melaksanakan perintahnya apabila ia tidak memiliki jiwa kepemimpinan? Bagaimana mungkin seorang pemimpin akan mampu menjadi contoh dan menjadi panutan apabila dalam dirinya tidak ada yang bisa diteladani? Begitu pentingnya nilai-nilai kepemimpinan ini sehingga sangat wajar apabila sering dibahas dalam berbagai pelatihan dan juga seminar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36.0pt;line-height: 150%"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;Banyak praktisi telah menggambarkan berbagai macam tren kepemimpinan dan siapa saja aktor yang dominan pada saat itu. Pada era 1900-1930an, yang menjadi tren seorang pemimpin adalah mereka-mereka yang telah memeperoleh pendidikan moderen. Mereka adalah aktor yang dominan yang dikenal memiliki intelektual yang tinggi, seperti misalnya Soekarno dan Hatta. Sedangkan pada era 1940-1960an yang menjadi tren kepemimpinan adalah perjuangan fisik dan yang menjadi aktor dominannya adalah angkatan bersenjata. Pada pada era-era tersebut angkatan bersenjata acap kali tampil sebagai “dewa penyelamat bangsa”, misalnya dalam kegiatan-kegiatan perlawanan terhadap pemberontakan dan juga perjuangan melawan para penjajah. Perjuangan fisik menjadi dominan karena tuntutan untuk mempertahankan negara. Kemudian dilanjutkan pada era 1960-1990an dimana yang menjadi tren kepemimpinan adalah organisasi sosial dan yang menjadi aktor dominannya adalah para organisatoris/aktivis. Pada era tersebut, organisasi sosial banyak terbentuk dikalangan aktivis mahasiswa sehingga kita pernah mendengar adanya aksi perlawanan yang dilakukan oleh para aktivis mahasiswa pada tahun 1998. Dan pada era 1990-sekarang yang menjadi tren utama adalah pasar/dunia bisnis dan yang menjadi aktor dominan adalah para entrepreneur. Mereka-mereka yang dapat menguasai pasar akan mampu menguasai segalanya. Di dalam pasar semuanya dipertaruhkan dan ketika kita tidak mampu menguasainya maka kita akan dipermainkan oleh mereka. Persiapan kita untuk masa sekarang ini adalah para enterpreneur yang dapat menguasai pasar dan jaringan. Mereka adalah &lt;i&gt;hero&lt;/i&gt; “penyelamat” kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36.0pt;line-height: 150%"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;Namun dari tahun 1900an sampai sekarang, kita bisa melihat kontribusi yang telah diberikan oleh pemimpin-pemimpin kita bagi kemajuan bangsa ini. Sudahkah kita memperoleh predikat sebagai negara yang maju? Dan apakah masalah bangsa ini telah banyak terselesaikan? Setiap orang pasti memiliki jawaban yang berbeda dan pada kenyataannya kita bisa melihat sendiri kondisi bangsa yang memang sangat memprihatinkan ini. Lalu &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;yang menjadi pertanyaan adalah kepemimpinan yang seperti apa yang memang benar-benar diharapkan akan mampu menghasilkan sebuah perubahan bagi bangsa ini kearah yang lebih baik dimasa depan? Tentu saja tidak mudah memberikan jawaban untuk pertanyaan seperti ini, apalagi pada kenyataanya memang susah mencari pemimpin yang memang benar-benar professional dan sesuai dengan harapan. Para praktisi juga tidak bisa memastikan model kepemimpinan seperti apa yang diharapkan mampu untuk memimpin bangsa ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36.0pt;line-height: 150%"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;Kondisi di masa depan pastinya akan lebih menantang lagi, apalagi dengan semakin meningkatnya persaingan dalam dunia bisnis dan teknologi informasi. Oleh karena itu pemimpin di masa depan diharapkan mampu memiliki beberapa sifat, antara lain :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top:0cm" start="1" type="a"&gt;  &lt;li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;mso-list:l0 level1 lfo1;      tab-stops:list 36.0pt"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;Visioner      dan pemimpi. Tanpa mimpi tidak akan ada kemajuan. Seorang pemimpin masa      depan harus memiliki mimpi yang tinggi kemudian dia bisa mengatur dan      mengarahkan dirinya untuk mencapai mimpi itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;  &lt;li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;mso-list:l0 level1 lfo1;      tab-stops:list 36.0pt"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;Pemimpin      haruslah memiliki moral yang baik sehingga dia tidak akan berpikir untuk      melakukan kejahatan dan tindakan-tindakan yang merugikan orang lain dan      bangsa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;  &lt;li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;mso-list:l0 level1 lfo1;      tab-stops:list 36.0pt"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;Transparansi,      akuntabilitas, dan siap dikoreksi. Seorang pemimpin harus siap dikoreksi      apabila memang telah terbukti melakukan kesalahan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;  &lt;li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;mso-list:l0 level1 lfo1;      tab-stops:list 36.0pt"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;Pemimpin      harus memiliki pengetahuan yang luas sehingga dia mampu menjawab berbagai      pertanyaan. Pemimpin juga harus mengetahui sejarah kepemimpin masa lalu      sehingga dapat dijadikan pelajaran untuk perbaikan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;  &lt;li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;mso-list:l0 level1 lfo1;      tab-stops:list 36.0pt"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;Seorang      pemimpin haruslah jujur karena dia acap kali dihadapkan dengan berbagai      keadaan yang kurang menguntungkan. Pemimpin harus bisa jujur dalam      tindakan dan perbuatan sehingga akan terhindar dari kegiatan yang buruk      seperti korupsi dan kegiatan-kegiatan yang lainnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;  &lt;li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;mso-list:l0 level1 lfo1;      tab-stops:list 36.0pt"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;Pemimpin      harus berani karena dengan berani akan tampaklah sebuah semangat dan      keseriusan. Pemimpin harus berani menghadapi berbagai ancaman, gangguan,      tantangan dan hambatan yang pasti akan dihadapi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;  &lt;li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;mso-list:l0 level1 lfo1;      tab-stops:list 36.0pt"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;Pemimpin      harus mampu bernegosiasi. Hal ini sangat penting karena banyak      permasalahan yang membutuhkan negosiasi. Pemimpin yang tidak mampu      bernegosiasi dan tidak pandai dalam berbicara akan terlihat sebagai      pemimpin yang bodoh dan tidak akan terlihat kharismanya. Apalagi dalam      permasalahan –permasalahan yang menyangkut kekayaan bangsa seperti daratan      dan lautan, apabila pemimpin tidak bisa bernegosiasi maka kekayaan bangsa      ini akan diambil oleh negara lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;  &lt;li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;mso-list:l0 level1 lfo1;      tab-stops:list 36.0pt"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;Pemimpin      harus persuatif yaitu mampu mempengaruhi orang lain untuk dapat melaksanakan      peraturan yang telah dibuat dan patuh terhadap perintah, terutama      program-program kegiatan yang telah dibuat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;  &lt;li class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;mso-list:l0 level1 lfo1;      tab-stops:list 36.0pt"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;Pemimpin      harus mampu melihat kondisi. Kondisi bangsa setiap saat akan berbeda      sehingga pemimpin harus siap dalam menghadapi setiap perubahan dan realita      yang ada. Apalagi pada jaman sekarang dimana teknologi informasi sangat      berkembang dan seperti yang telah disebutkan diatas bahwa dunia bisnis      juga berkembang pesat. Oleh karena itu pemimpin juga harus siap menghadapi      situasi apapun dan tidak kaget. Seorang pemimpin harus bisa cepat tanggap      dan mempersiapkan diri dengan segala kemungkinan yang akan terjadi      sehingga segala perubahan dapat diatasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt; &lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language:IN"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Kita sebagai mahasiswa sebenarnya memiliki dua peran, yaitu sebagai anak muda dan sebagai bagian dari masyarakat. Sebagai anak muda kita harus memiliki niat untuk masa depan yang baik dan sukses dengan meningkatkan kemampuan akademik dan intelektual kita. Tapi kita juga harus sadar bahwa kita juga bagian dari masyarakat dan akan terlibat dalam kegiatan masyarakat. Mahasiswa adalah motor perubahan sosial dan nantinya akan menggantikan posisi para pemimpin bangsa ini. Oleh karena itu untuk menciptakan masa depan bangsa menjadi lebih baik tentu saja kita harus mampu memiliki jiwa-jiwa kepemimpinan yang mantap. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-1811277123337565054?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/1811277123337565054/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/02/coba-renungkan-benarkah-kamu-seorang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/1811277123337565054'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/1811277123337565054'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/02/coba-renungkan-benarkah-kamu-seorang.html' title='Coba Renungkan : Benarkah Kamu Seorang Pemimpin Masa Depan?'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-7616451934947526988</id><published>2009-02-23T08:17:00.000-08:00</published><updated>2009-02-23T08:22:41.154-08:00</updated><title type='text'>PALESTINA : ANTARA KEMANUSIAAN DAN  POLITIK</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;    Masih segar dalam ingatan kita betapa hebatnya penderitaan rakyat Palestina atas serangan Israel di Jalur Gaza pada tanggal 27 Desember 2008 lalu. Sampai dengan 8 Januari kemarin tercatat lebih dari 700 orang telah meninggal dunia, termasuk di dalamnya 220 anak-anak yang masih di bawah usia 17 tahun, dan lebih dari 3000 orang lainnya luka-luka. Berita serangan Israel ini telah sampai ke seluruh penjuru dunia dan mendapat perhatian yang cukup serius. Banyak pihak yang mengecam tindakan Israel atas Palestina karena tindakan ini dinilai sangat tidak manusiawi. Walaupun Israel memberi alasan bahwa tindakan mereka sebagai aksi balas dendam atas serangan Gerakan Perlawanan Hamas kepada Israel, namun tetap saja tindakan mereka tidak masuk akal karena korban yang berjatuhan banyak sekali dan umumnya dari pihak sipil yang tidak berdosa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Aksi yang dilakukan masyarakat dunia sebagai bentuk kecaman terhadap tindakan Israel sangat banyak diberitakan. Mulai dari aksi oleh anak-anak sampai orang dewasa. Banyak terjadi demonstrasi yang dilakukan oleh berbagai pihak, baik LSM, pemerintahan, swasta, lembaga kemasyarakatan, ormas, dan sampai kepada mahasiswa yang pada intinya meminta suatu keadilan bagi rakyat Palestina. Opsi yang diutarakan juga sangat beragam, mulai dari meminta PPB selaku pihak yang berwenang penuh untuk memaksa Israel melakukan gencatan senjata dengan Palestina, meminta negara untuk memboikot produk-produk Israel, memutuskan hubungan bilateral dengan Israel, sampai kepada pengiriman relawan ke Palestina sebagai bentuk solidaritas sesama saudara yang mayoritas beragama Islam. Tidak tanggung-tanggung, banyak relawan yang pada akhirnya berangkat ke Palestina dengan membawa makanan dan obat-obatan. Di sana banyak masyarakat Palestina yang luka-luka namun tidak mendapatkan pengobatan yang intensif dan serius. Bantuan apapun yang diberikan kepada mereka pasti sangat membantu, mulia, dan konkrit. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Namun yang menjadi permasalahan adalah munculnya berbagai pendapat bahwa tindakan membantu kaum Palestina ini dianggap sebagai bentuk tindakan politik yang dilakukan demi memperoleh simpati dari masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia yang sebentar lagi akan mengadakan PEMILU. Memang benar bahwa relawan yang dikirim kesana sebagian besar berasal dari partai politik tertentu. Namun harus kita lihat kembali konteksnya bahwa tindakan ini benar-benar merupakan tindakan kemanusiaan. Pertikaian dan pertentangan diantara parpol pun terjadi yang tentu saja sangat mempengaruhi pandangan rakyat. Parpol lain mengecam bahwa tindakan pengiriman relawan tersebut dianggap sebagai tindakan dalam rangka memanfaatkan moment sebagai salah satu bentuk kampanye yang dilakukan. Pernyataan ini dikuatkan oleh realita bahwa dalam memberikan bantuan, parpol tersebut membawa-bawa identitas partai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Persoalan ini seakan menjadi rumit, dan sebagai rakyat yang masih menahan kesedihan atas tragedi di Palestina tentu saja melihat ini sebagai sebuah berita yang pastinya kurang enak untuk didengar. Padahal realitanya sendiri kita tidak tahu dengan pasti, apakah memang tindakan tersebut murni atas dasar kemanusiaan ataukah memang benar bahwa tindakan ini merupakan salah satu upaya kampanye bagi suatu parpol. Rakyat kembali dipaksa untuk berpikir dan yakin bahwa bangsa kita ini memang bangsa yang tidak bermoral. Dan yang menjadi kambing hitamnya adalah satu parpol tertentu. Di siaran TV juga beberapa kali disiarkan mengenai debat seputar &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;Pengiriman Relawan ke Palestina :&lt;/b&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;Perlu atau Tidak&lt;/b&gt;. Sebagian menyatakan perlu dan sebagian yang lain menyatakan tidak perlu. Yang menyatakan “tidak perlu” berpendapat bahwa &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;persoalan ini biarlah diselesaikan oleh PPB selaku pihak yang berwenang dan dianggap memiliki kekuatan yang besar. Sedangkan yang menyatakan “perlu” dianggap mengandung unsur politis dan pada akhirnya mendapat sambutan yang tidak sehat dari banyak orang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Sikap saling curiga sepertinya sudah menjadi makanan kita sehari-hari. Hanya sedikit orang yang selalu berpikiran positif dan selalu mencari hikmah dari setiap kejadian. Pertikaian dan perdebatan selalu muncul dan sepertinya menjadi solusi atas setiap kejadian . Kondisi ini seharusnya tidak muncul dan tidak boleh muncul disaat-saat suasana yang mengharu biru hati kita atas penderitaan saudara kita di Palestina sedang mencapai klimaks. Seharusnya saat ini kita harus selalu berusaha mencari solusi yang cerdas, konkrit dan dapat langsung dirasakan dan diterapkan agar penderitaan mereka segera berakhir, bukan malah bertikai yang pada akhirnya membuat kita menjadi tidak semangat, dan takut untuk berbuat. Sikap saling curiga ini seharusnya jangan sampai ada di benak kita yang pada akhirnya akan mengurangi ide-ide dan tindakan kita karena takut jika mendapat pandangan yang negatif dari masyarakat. Pada akhirnya karena perlakuan dan ulah dari beberapa orang saja membuat arah gerak kemanusiaan kita menjadi tidak semangat, lambat, dan tidak kompak. Selain itu kepada pihak yang memang benar-benar bersungguh-sungguh dan ihklas untuk membantu, dipandang perlu untuk tetap memperhatikan dan memprediksi tanggapan dan pendapat orang lain sebagai salah satu langkah dalam memperlancar tujuan utama suatu tindakan kemanusiaan yang memang benar-benar dilandasi rasa peduli. Hal ini dipandang penting sehingga orang dapat menerima dan malah dapat membantu dengan sebesar-besarnya bantuan yang dapat diberikan walaupun tidak berarti mengurangi semangat untuk tetap berbuat. Namun point penting dari semua itu adalah sikap prasangka yang baik dan dewasa, memandang segala sesuatu dengan sudut pandang yang positif yang akan mendorong kita untuk berlomba-lomba dalam mengerjakan suatu kebaikan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;span style="mso-tab-count:1"&gt;            &lt;/span&gt;Oleh karena itu sebagai kesimpulan, marilah kita memandang bahwa persoalan Palestina ini adalah persoalan murni kemanusiaan tanpa suatu tendensi apapun. Jika memang dibelakang hari ada hikmah yang dapat diraih, biarlah ia menjadi suatu karunia dari Allah Tuhan Semesta Alam atas kebaikan-Nya dan kemurnian hati kita yang melakukan segala sesuatu hanya karena-Nya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family:&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; Wassalam&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0cm;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;line-height:normal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Times New Roman';"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align: right;margin-bottom: 0.0001pt; line-height: normal; "&gt;&lt;span style="font-size:12.0pt;font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;"&gt;Yogyakarta, 9 Januari 2009&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-7616451934947526988?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/7616451934947526988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/02/palestina-antara-kemanusiaan-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/7616451934947526988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/7616451934947526988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/02/palestina-antara-kemanusiaan-dan.html' title='PALESTINA : ANTARA KEMANUSIAAN DAN  POLITIK'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7585344194528581957.post-2813486616355951095</id><published>2009-02-23T08:01:00.000-08:00</published><updated>2009-02-23T08:08:27.173-08:00</updated><title type='text'>INDONESIA 2030 : ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36.0pt;line-height: 150%"&gt;Kalau kita menelaah kembali sejarah perjuangan&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;bangsa Indonesia, kita akan sangat bangga kepada para pejuang kita yang telah berjuang mengorbankan seluruh potensi dan kekayaan yang dimiliki demi terwujudnya bangsa Indonesia yang merdeka. Sejak tahun 1945 sampai saat ini, kita bisa melihat sendiri bagaimana kondisi bangsa ini dan bagaimana usaha para pemimpin kita dalam menata kehidupan rakyat Indonesia dan juga sistem pemerintahan dalam rangka mencapai sebuah bangsa yang makmur dan berkembang. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang terkenal memiliki berbagai macam potensi, baik dari segi SDM-nya maupun SDA-nya. Kita bisa melihat berapa banyak professor maupun guru besar yang ada di negeri ini, berapa banyak kiai yang ada untuk membina akhlak ummat manusia di negeri ini, berapa banyak ahli-ahli politik kita untuk bisa mempertahankan kedaulatan negara, dan berapa banyak sumber daya alam kita yang tersedia baik di darat, dan di lautan dan masih banyak lagi. Itu semua merupakan harta yang tidak ternilai dari Tuhan dan jika semua potensi itu bisa dimaksimalkan pasti akan menciptakan sebuah bangsa yang maju dan akan diakui oleh negara-negara lain.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36.0pt;line-height: 150%"&gt;Tetapi yang menjadi pertanyaan adalah sudah seberapa berhasilkah Indonesia menjadi bangsa yang diharapkan dan tercermin dalam pikiran kita? Realita yang terjadi ternyata sungguh sangat memprihatinkan. &lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Semua harapan dan angan-angan tentang bangsa ini telah jauh melenceng dari perkiraan. Segala potensi baik SDM maupun SDA tidak termanfaatkan semaksimal mungkin malahan SDM dan SDA menjadi penyebab timbulnya berbagai permasalahan bangsa ini. Kebanyakan orang-orang pintar menggunakan kepintarannya untuk korupsi dan kegiatan pelanggaran hukum lainnya, bukan malah menggunakan kepintarannya untuk bisa mengelola bangsa ini kearah yang lebih baik. Sumber-sumber daya alam malah menjadi masalah, misalnya lumpur lapindo, kekurangan bahan pangan dan lainnya. Sumber-sumber alam banyak yang sangat potensial sudah tidak lagi termanfaatkan. Sungguh sangat ironis sekali ketika seharusnya kita bisa menggunakan sumber daya tersebut untuk kepentingan bersama, tetapi pada kenyataannya karena ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab, berbagai masalah menjadi timbul.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36.0pt;line-height: 150%"&gt;&lt;span lang="SV" style="mso-ansi-language:SV"&gt;Beberapa pernyataan diatas hanya merupakan sebagian dari realita yang terjadi pada bangsa ini dan setiap dari kita pasti bisa melihat dari berbagai aspek dan sudut pandang yang berbeda. Kemudian muncul pertanyaan, kira-kira Indonesia akan seperti apa dan apa yang kita harapkan dari Indonesia pada tahun 2030 ? Jika kita bertanya pada kaum hedonis pasti mereka akan bersikap acuh tak acuh dan tidak peduli. Dan realita yang terjadi ketika saya dan kita semua ditanya tentang hal ini, kita pasti akan bingung dan lebih jauh lagi mungkin akan memasrahkannya pada yang maha kuasa sesuai dengan takdirnya. Tetapi walau bagaimanapun harus ada orang-orang yang memikirkannnya. Harus ada orang yang bergerak radikal namun terencana untuk menciptakan suatu perubahan bangsa ini. Namun siapah orang itu? Mereka adalah kita sebagai calon pemimpin bangsa. Memang kita tidak tahu apa yang akan terjadi dan bagaiman kondisi Indonesia pada tahun 2030. Tetapi selama kita bisa berusaha untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi bangsa ini walaupun hanya hal-hal yang kecil, insya allah harapan kita akan kemajuan bangsa ini di tahun 2030 akan bisa tercapai. Kemudian timbul lagi pertanyaan, Indonesia yang seperti apa yang kta harapkan pada tahun 2030 itu? Setiap orang dari kita pasti akan menjawab Indonesia yang maju. Konteks maju mengandung pengertian dari berbagai aspek. Tetapi yang paling mendasar adalah kondisi yang maju terutama dari sisi kesejahtetaan masyarakat, penguasaan teknologi dan informasi, penguasaan dunia enterpreneurship, SDM yang mampu bersaing dalam pasar internasional dan yang terpenting adalah kemajuan dari sisi moral bangsa ini, karena moral bangsa adalah sesuatu yang sangat urgent sekali sebagai dasar bagi kita untuk memimpin bangsa ini kearah yang lebih baik lagi. Semua angan-angan itu merupakan acuan bagi kita untuk menentukan langkah kedepan seperti apa sehingga sangat diharapkan adanya kesadaran dalam diri kita untuk mau ambil bagian sebagai agen pembawa perubahan &lt;i&gt;(agent of change)&lt;/i&gt;.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Indonesia di tahun 2030 dalam mimpi dan angan kita pasti akan tercapai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36.0pt;line-height: 150%"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align: right;line-height: 150%; "&gt;Yogyakarta, 30 September 2007&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7585344194528581957-2813486616355951095?l=syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/feeds/2813486616355951095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/02/indonesia-2030-antara-harapan-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/2813486616355951095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7585344194528581957/posts/default/2813486616355951095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://syaifulamri-pemimpinmasadepan.blogspot.com/2009/02/indonesia-2030-antara-harapan-dan.html' title='INDONESIA 2030 : ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN'/><author><name>syaifulamri</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17725037567675210823</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_yBF9OEFtzbc/S6iWq2umFyI/AAAAAAAAAHY/yrgwI7RxLw0/S220/14113_1377968297929_1493547488_1037161_4470425_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
